Suaranusantara.com- Harga perak murni keluaran PT Aneka Tambang Tbk kembali menguat pada perdagangan Senin (23/2/2026). Kenaikan ini melanjutkan tren positif yang sudah terlihat sejak akhir pekan lalu, seiring pergerakan harga perak global yang menanjak di tengah sentimen geopolitik.
Mengacu pada laman resmi Logam Mulia, harga perak Antam hari ini naik Rp1.100 menjadi Rp54.250 per gram. Sebelumnya, pada Sabtu (21/2/2026), harga tercatat melonjak Rp4.000 ke level Rp53.150 per gram, setelah sehari sebelumnya, Jumat (20/2/2026), naik Rp750 ke posisi Rp49.150 per gram.
Untuk ukuran batangan, harga dasar perak murni Antam berbobot 250 gram dipatok Rp13.962.500, dengan harga termasuk PPN 11 persen menjadi Rp15.498.375. Sementara itu, varian 500 gram dibanderol Rp27.125.000, atau Rp30.108.750 setelah PPN.
Produk perak Antam seri Heritage juga mengalami penyesuaian harga. Ukuran 31,1 gram dipasarkan di level Rp2.234.995, dengan harga termasuk PPN 11 persen sekitar Rp2.480.844. Adapun varian 186,6 gram dibanderol Rp12.288.346, atau Rp13.640.064 setelah PPN.
Kenaikan harga domestik sejalan dengan penguatan perak di pasar global. Di pasar internasional, harga perak kembali menembus area US$86 per troy ons. Penguatan terjadi di tengah perhatian pelaku pasar terhadap meningkatnya tensi geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran di kawasan Timur Tengah, yang mendorong minat pada aset lindung nilai.
Berdasarkan pemantauan dari Kitco, pada Minggu malam (22/2/2026) waktu AS, harga perak menguat 2,44 persen ke level US$86,58 per troy ons. Kenaikan ini turut menjadi katalis penguatan harga perak Antam di dalam negeri pada awal pekan.


















Discussion about this post