Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Daerah

Kebijakan Cemindo Gemilang Dinilai Sepihak dan Bisa Picu Konflik Antar Nelayan

Suara Nusantara by Suara Nusantara
21 February 2019
in Daerah, Featured
Reading Time: 1 min read
A A
2
SHARES
16
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Kabupaten Lebak – Kebijakan PT Cemindo Gemilang terkait dengan penghentian kerja sama Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) Terminal Khusus (Tersus) dinilai sepihak dan bisa memicu konflik antar masyarakat nelayan.

“Kebijakan ini kami anggap sepihak dan berpotensi terhadap adu domba masyarakat nelayan,” kata Eko Priyono, Ketua Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat Laut Qidul (Kolaqi), Kamis (21/2/2019).

Eko mengatakan, nelayan yang tergabung dalam Himpunan Nelayan Muara Madur (Hinamma) yang menjadi anggota Kolaqi sebagai buruh tenaga kerja bongkar muat merasa terusik dan terusir.

BACAJUGA

Prediksi Real Madrid vs Alaves: Pertaruhan Harga Diri Los Blancos!

725 Pelanggaran Fasos-Fasum, DPRD Pertanyakan Ketegasan Pemprov DKI

“Mereka harus berhadapan dengan teman-teman sendiri (nelayan) karena kebijakan ini. Harusnya sebelum mengeluarkan kebijakan, Cemindo mempertimbangkan kearifan lokal, apa yang menjadi kesalahan Kolaqi. Kami kan punya pembina, yaitu KUPP (Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan) dan Dinas Koperasi Lebak,” papar Eko.

Cemindo Gemilang melalui surat pemberitahuan tertanggal 9 Januari 2019 mengakhiri kerja sama TKBM Tersus.
Dalam surat itu, per tanggal 1 Februari 2019, Kolaqi tak lagi menjadi KTKBM di Tersus produsen Semen Merah Putih, di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak.

“Kami merasa Kolaqi belum pernah bekerja sama dengan Cemindo. Kami sudah kirim surat meminta klarifikasi kerja sama mana yang dimaksud itu dan kami mohon lampirkan Nota Perjanjian Kerja Sama (NPKS) tapi sampai saat ini belum dijawab,” ungkapnya.

Eko menjelaskan, Cemindo Gemilang selaku pengelola tidak memberikan pekerjaan secara langsung kepada Kolaqi.

“Cemindo memberi pekerjaan melalui Perusahaan Bongkar Muat (PBM) yang bergerak di bidang stevedoring dan cargodoring. PBM memerlukan tenaga kerja bongkar muat dan melalui SPKnya melakukan order buruh kepada lembaga yang menaungi secara administrasi,” ujarnya.

Jadi kata Eko, ketika ada hal-hal yang bersifat indisipliner pekerjaan yang bisa merugikan dan lain-lain, Cemindo tidak bisa mengeluarkan letter protes kepada Kolaqi.

“PBM lah yang berhak mengevaluasi kami secara langsung dan menerbitkan letter protes kepada kami selaku lembaga pengerah jasa tenaga kerja bongkar muat. Bukan berarti kami tidak terima dievaluasi oleh Cemindo, tapi hari ini kami dievaluasi dan langsung diputus diusir yang akhirnya timbul gejala sosial,” tutupnya. (And/nji)

ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Seorang pria tega membunuh ibu tirinya lantaran tak dipinjamin hp (dok suaranusantara.com)
Daerah

Sadis! Tak Dipinjami Hp, Pria di Tangerang Tega Habisi Ibu Tirinya

by Feri Spt
21 April 2026

Suaranusantara.com- Sadis, satu kata yang tepat menggambarkan sebuah peristiwa...

Daerah

Breaking News: Eks Kadis DLH DKI Ditetapkan sebagai Tersangka Kasus Bantargebang

by SNC 7
20 April 2026

Suaranusantara.com - Mantan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI...

MBG program prioritas pemerintah (Instagram @bradio956fm)

Diduga Usai Menyantap MBG, 63 Balita dan Ibu Menyusui di Cianjur Alami Keracunan

20 April 2026

Gubernur DKI Lantik 11 Pejabat Baru, Syafrin Liputo Jadi Wali Kota Jaksel

15 April 2026
Ranperda Air Minum Mulai Dibahas, DPRD DKI Tekankan Pemerataan Layanan untuk Warga

Ranperda Air Minum Mulai Dibahas, DPRD DKI Tekankan Pemerataan Layanan untuk Warga

13 April 2026
DPRD DKI Sidak Pasar Minggu, Temukan Tumpukan Sampah

DPRD DKI Sidak Pasar Minggu, Temukan Tumpukan Sampah

13 April 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan jadi Dewan Pembina PSI (instagram @yusufmuhammad)

Lama Tak Terlihat, Begini Kondisi Terbaru Jokowi

9 months ago
Bareskrim Geledah Kantor PT Pertamina Patra Niaga Usut Korupsi BBM

Bareskrim Geledah Kantor PT Pertamina Patra Niaga Usut Korupsi BBM

3 years ago
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (instagram @pramonoanungw)

Pramono Anung Tak Izinkan Atlet Israel ke Jakarta: Tak Ada Manfaatnya

7 months ago
Anggota DPR RI Yasonna Laoly (DDok. FB/Yasonna H Laoly)

Begini Kata Yasonna Laoly soal Megawati Sebut Sering Jadi Sasaran Penyadapan

1 year ago
Ganjar Pranowo (Dok Tim Ganjar)

Ganjar Pranowo Lanjutkan Kampanye di Jawa Tengah, Pagi ini Ketemu Petani di Blora

2 years ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

Habiburokhman: Sistem Peradilan Kita Masih Berat Sebelah

BERITA TERKINI

Nasional

Selamat dari Serangan Laut Arab, 3 Pelaut RI Akhirnya Kembali ke Tanah Air

by SNC 7
21 April 2026

Suaranusantara.com – Pemerintah menegaskan komitmennya dalam melindungi pelaut Indonesia yang menghadapi risiko di perairan internasional, menyusul insiden...

Dari Suara ke Makna: Perempuan dan Warisan Kartini di Era Digital

Dari Suara ke Makna: Perempuan dan Warisan Kartini di Era Digital

21 April 2026
Mallorca vs Valencia

Prediksi Mallorca vs Valencia: Misi Menjauh dari Zona Merah di Markas Angker

21 April 2026
Brighton vs Chelsea

Prediksi Brighton vs Chelsea di Premier League: Tim Tamu Lebih Diunggulkan!

21 April 2026

Air Mata Pekerja Rumah Tangga Pecah Saat UU PPRT Disahkan

21 April 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com