Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Peristiwa

Pembunuhan Berantai Dukun Pengganda Uang Banjarnegara, Berikut Kronologinya

Suara Nusantara by Suara Nusantara
5 April 2023
in Peristiwa
Reading Time: 3 mins read
A A
Slamet Tohari Dukun Pengganda Uang (istimewa

Slamet Tohari Dukun Pengganda Uang (istimewa

3
SHARES
21
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SuaraNusantara.com – Buat geger pembunuhan berantai dukun pengganda uang Selamet Tohari di Banjarnegara.

12 nyawa melayang menjadi korban kesadisan dukun pengganda uang tersebut.

Ke 12 korban tersebut di kubur diperkebunan miliknya hingga beberapa jenazah sulit di identifikasi.

BACAJUGA

Polisi Amankan Suami yang Diduga Bunuh Istri di Tangerang Selatan

Pekerja Migran Indonesia di Hongkong Jadi Korban Pembunuhan

Bagaimana peristiwa itu terungkap, berikut informasi selengkapnya.

Peristiwa sadis yang menimpa ke 12 korban tersebut terungkap saat PO (53), pria asal Sukabumi, Jawa Barat tersebut ditemukan tewas pada Sabtu, 1 April 2023 di Desa Balun, Kecamatan Banjarnegara.

Korban bernama PO ditemukan terkubur di pinggiran hutan, penemuan tersebut bermula saat PO dan anaknya GE bertemu Slamet Tohari dukun pengganda uang pada Juli 2022.

Kemudian 20 Maret 2023, PO mendatangani kembali Slamet Tohari namun tidak bersama dengan anaknya.

Hingga 23 Maret 2023, PO mengirim sebuah pesan kepada GE jika dirinya sedang berada di rumah Slamet di desa Alun, Banjarnegara. Dirinya berpesan jika PO sudah tidak bisa dihubungi untuk segera mencarinya bersama Aparat.

27 Maret 2023 GE melapor ke Polres Banjarnegara. Dari hasil pengembangan Polisi menangkap Selamet Tohari, dalam pengakuannya PO sudah meninggal dan dikubur dilahan perkebunan miliknya.

Sosok Selamet Tohari merupakan dukun pengganda uang di Desa Balun, kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara.

Melalui media sosial Facebook, Mbah Slamet mempromosikan dirinya sebagai dukun pengganda uang.

Dengan dibantu rekannya BS yang bertugas mempromosikan pelaku yang disebut-sebut bisa menggandakan uang.

“Jadi pelaku ini memiliki tangan kanan yakni BS yang bertugas mengunggah di Facebook. Dalam unggahannya ini BS menyebut jika pelaku ini orang pintar yang bisa menggandakan uang,” kata Kapolres Banjarnegara AKBP Hendri Yulianto.

Setelah membuat postingan, BS membuat jadwal untuk mempertemukan korban dengan Mbah Slamet.

Namun, uang tak kunjung berlipat yang dijanjikan dukun tersebut, korban kembali mendatangi pelaku.

“Korban ini menginginkan penggandaan uang. Jadi pelaku mengaku bisa menggandakan uang,” ungkap Hendri.

“Korban sudah memberikan mahar berkali-kali. Kemudian korban berusaha menagih karena yang katanya bisa menggandakan uang tapi tidak diberikan,” imbuhnya.

Slamet Tohari alis mbah Slamet ternyata pernah ditangkap karena transaksi uang palsu (upal) di Pekalongan Januari 2019 lalu.

Dirinya tertangkap hendak melakukan transaksi di sebuah minimarket di wiradesa, Pekalongan.

Berdasarkan hasil penulusuran polisi menemukan 10 jenazah dalam makam massal di kebun milik pelaku di Desa Balun, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara.

Dari kesepuluh jenazah, hanya satu yang berhasil teridentifikasi, yaitu PO (53), pria asal Sukabumi, Jawa Barat.

Sembilan korban lainnya tidak dapat terindentifikasi karna sudah menjadi kerangka, Slamet mengaku bahwa dirinya lupa nama-nama korban.

Namun dirinya hafal nama-nama asal kota para korban, diantaranya, Palembang, Tasikmalaya, Jogja dan Jakarta.

“Dari tersangka belum bisa mengingat nama-nama korban. Tetapi kalau asalnya mana saja masih ingat. Yakni ada yang dari Tasikmalaya, Palembang, Jogja, dan Jakarta. Untuk Tasikmalaya ada 2 korban,” ungkap Kapolres Banjarnegara AKBP Hendri Yulianto, Selasa, 4 April 2023.

Slamet Tohari tega membunuh para korbannya dengan cara meracuni mereka dengan racun jenis potasium dan dicampur obat penenang saat melakukan ritual bersama korban.

“Setelah ritual sekitar setengah 8 malam saya suruh minum yang dicampur dengan potasium dan obat penenang,” ungkapnya.

Usai minum ramuan beracun yang dibuat pelaku, para korban muntah-muntah dan tidak bisa berteriak minta tolong tidak sampai 5 menit korban meninggal dunia.

“Setelah diminum, orangnya tidak sempat bilang seperti itu (teriak meminta tolong). Tidak bisa bilang apa-apa, muntah sedikit. 5 menit kemudian tidak terasa apa-apa. Nggak sampai bilang apa-apa. Potas itu ajaib sekali,” ucapnya.

Pelaku juga mengaku baru mengubur korbannya saat nadinya sudah tidak lagi berdetak.

“Pada saat meninggal dunia nadinya sudah betul-betul mati baru dikubur,” tambahnya.

Ke 9 korban meninggal dunia tersebut akhirnya dikubur di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Balun.

“Kenapa dimakamkan di sini, karena kejadiannya di sini. Dan 9 jenazah ini semuanya tidak ada yang teridentifikasi,” kata Kanit 3 Sat Reskrim Polres Banjarnegara Iptu Iman Sanyoto, Selasa, 4 April 2023. (Alief)

Tags: BanjarnegaraDukunPembunuhanPengganda UangSlamet Tohari
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Viral Video Ciuman Sesama Jenis di Kampus PNJ, Orang Tua Mahasiswa Minta Maaf dan Bersujud
Peristiwa

Viral Video Ciuman Sesama Jenis di Kampus PNJ, Orang Tua Mahasiswa Minta Maaf dan Bersujud

by snc12
3 June 2026

Suaranusantara.com - Sebuah video yang memperlihatkan dua pria berciuman...

Kebakaran Hebat Landa Permukiman Pasar Jiung Kemayoran, Diduga Dipicu Korsleting Listrik
Peristiwa

Kebakaran Hebat Landa Permukiman Pasar Jiung Kemayoran, Diduga Dipicu Korsleting Listrik

by snc4
3 June 2026

Suaranusantara.com - Kebakaran hebat melanda permukiman padat penduduk di...

Tiga Orang Tewas Tersengat Listrik Saat Pertunjukan Sisingaan di Cikarang Utara

Tiga Orang Tewas Tersengat Listrik Saat Pertunjukan Sisingaan di Cikarang Utara

3 June 2026

Melawan Saat Ditangkap, Pencuri Sapi di Bangkalan Tewas Ditembak Polisi

15 December 2025
Petugas Gulkarmat Jakarta Selatan, Sugeng saat diwawancarai di lokasi, pada Senin (29/9/2025). (Ilham F/Suaranusantara)

Diduga Akibat Korsleting Listrik, 3 Unit Kos-Kosan Di Kebayoran Lama Ludes Terbakar

29 September 2025
Aksi damai ojek online (ojol) bagi-bagi bunga mawar kepada masyarakat dan aparat (Dok: Mayzka)

Ratusan Ojol Gelar Aksi Damai di Monas

2 September 2025

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Rupiah Melemah, Dolar AS Kuat (Dok ilustrasi)

Rupiah Menguat Tipis di Tengah Ketegangan Timur Tengah dan Menjelang RDG BI

3 months ago
Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira (Instagram @andreaspareira)

Prabowo Akan Tertibkan Pengamat Tak Suka Pemerintahannya, PDI Perjuangan: Ini Risiko Rakyat yang Telah Memilih

3 months ago
Ilustrasi harga emas mulai dari Antam mengalami kenaikan (instagram @sukabumikuid)

Harga Emas Antam Kembali Melemah Buyback Ikut Turun

3 months ago
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani tanggapi soal kebijakan WFH (Instagram @shibtawidjajakamdani)

Begini Kata Pengusaha Soal Opsi WFH Demi Hemat BBM Imbas Perang Timur Tengah

3 months ago
Salah satu twibbon Lebaran 2026 (twibbonize.com)

Idulfitri 1447 H Segera Tiba, Berikut Link Twibbon Lebaran 2026 Download Gratis Langsung Pejeng Status di Medsos

3 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Andreas Hugo Pareira Minta Revisi UU HAM Tetap Jaga Kemandirian Komnas HAM

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

BERITA TERKINI

Manchester City
Olahraga

Sikut Arsenal, Manchester City Siapkan Rencana Darurat Angkut Sandro Tonali ke Etihad

by snc 14
5 June 2026

Suaranusantara.com - Manchester City mulai menyusun cetak biru masa depan demi mengantisipasi perombakan besar-besaran di skuad mereka....

Syarat Dapat Diskon Tiket Kereta 30% dari KAI Selama Liburan Sekolah

5 June 2026

Kabar Bahagia! KAI Beri Diskon 30% untuk Perjalanan 20 Juni hingga 5 Juli

5 June 2026
AVO AI Resmi Meluncur, Dirancang untuk Memantau Brand Muncul dan Dipersepsikan di Berbagai Platform AI

AVO AI Resmi Meluncur, Dirancang untuk Memantau Brand Muncul dan Dipersepsikan di Berbagai Platform AI

5 June 2026
Iliman Ndiaye

Manchester United Kejar Bintang Everton: Iliman Ndiaye Cocok untuk Skema Baru?

5 June 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com