Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Nasional

Mengingat Kembali Tragedi Trisakti 12 Mei 1998

Suara Nusantara by Suara Nusantara
12 May 2023
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
Mengenang Tragedi Trisakti ( Wikipedia )

Mengenang Tragedi Trisakti ( Wikipedia )

4
SHARES
34
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaranusantara.com – Tanggal 12 Mei merupakan momentum kelam bagi seluruh mahasiswa Indonesia. Pada tanggal tersebut, diperingati sebuah tragedi besar bernama Tragedi Trisakti.

Pada tragedi tersebut, ada empat mahasiswa yang kehilangan nyawanya karena penembakan. Saat itu, para mahasiswa sedang melakukan demonstrasi kepada Presiden Soeharto agar mundur dari jabatan presiden.

Empat mahasiswa yang gugur itu adalah Elang Mulia Lesmana, Hafidin Royan, Heri Hartanto dan Hendriawan Sie.

BACAJUGA

Kuliah Dialihkan Secara Online Pasca Kebakaran, Mahasiswa Binus Anggrek Kebingungan Tak Bisa Masuk Kampus

Ibas: Jangan Pernah Merasa Kecil, Mahasiswa KIP-K Jadi Inovator di Sektor Energi, Pangan dan Teknologi

Pasca tragedi itu, gelombang perlawanan mahasiswa untuk menurunkan rezim orde baru bukannya surut, namun justru semakin kuat dan lantang.

Untuk memperingati perjuangan tersebut, setiap tanggal 12 Mei diperingati sebagai Hari Peringatan Tragedi Trisakti.

Lantas apa yang terjadi pada 21 Mei 1998?

Demonstrasi mahasiswa di Universitas Trisakti merupakan rangkaian aksi mahasiswa yang menuntut adanya reformasi sejak awal 1998.

Aksi mahasiswa makin masif, berani, dan terbuka pasca MPR mengangkat kembali Presiden Soeharto untuk ketujuh kalinya dalam Sidang Umum MPR 10 Maret 1998.

Jika sebelum Sidang Umum 1-11 Maret 1998 aksi Mahasiswa dilakukan di dalam kampus, setelah sidang itu berjalan, pola perlawanan mahasiswa berubah dengan sering melakukan aksi di luar kampus.

pada 5 Maret 1998 saat sidang MPR berjalan, perwakilan mahasiswa sempat bertemu dengan Fraksi ABRI untuk menyampaikan penolakan pada laporan pertanggungjawaban Soeharto.

Namun, aspirasi tersebut hanya didengarkan dan tidak dipenuhi. Adapun aksi di di depan kampus Trisakti tercatat sebagai salah satu demonstrasi mahasiswa terbesar yang dilakukan di luar kampus.

Posisi kampus yang terletak di Grogol, Jakarta Barat, membuat Trisakti menjadi lokasi yang strategis untuk demonstrasi karena dekat dengan gedung DPR/MPR.

Karena alasan itu, Universitas Trisakti kemudian menjadi titik kumpul para mahasiswa dari berbagai kampus.

aksi dimulai di dalam kampus pada pukul 11.00 WIB dengan salah satu agendanya mendengarkan orasi Jenderal Besar AH Nasution.

Meski Nasution tak jadi datang, aksi tetap dilanjutkan dengan mendengarkan orasi dari para guru besar, dosen dan mahasiswa.
Dua jam berselang, pukul 13.00 WIB, para mahasiswa keluar kampus menuju jalan S Parman. Mereka berniat melakukan long march ke gedung DPR/MPR di Senayan.

Barisan depan long march diisi oleh para mahasiswa yang membagikan mawar pada aparat kepolisian yang mengadang ribuan peserta demonstrasi.

Negosiasi kemudian terjadi antara perwakilan pimpinan mahasiswa dan alumni yakni Dekan Fakultas Hukum Universitas Trisakti Adi Andojo dengan Komandan Kodim Jakarta Barat Letkol (Inf) A Amril.

Kesepakatannya, demonstrasi hanya bisa berjalan sampai depan Kantor Wali Kota Jakarta Barat, yakni 300 meter dari pintu utama Universitas Trisakti.

Maka mahasiswa kemudian melanjutkan aksi dengan menggelar mimbar bebas menuntut agenda reformasi dan Sidang Istimewa MPR.
Aksi berjalan sampai pukul 17.00 WIB tanpa ketegangan berarti. Beberapa peserta aksi juga sudah mulai kembali masuk ke lokasi kampus.

Namun, saat sekitar 70 persen mahasiswa peserta aksi sudah kembali ke dalam kampus, suara letusan senjata api terdengar dari arah aparat keamanan.

Sontak para mahasiswa berhamburan dan berusaha untuk menyelamatkan diri. Ada yang memasuki kampus, ada juga yang melompati pagar tol untuk menyelamatkan diri.

Aparat keamanan lalu bergerak dan memukuli peserta demonstrasi. Mahasiswa tak tinggal diam melihat aksi tersebut dan mulai melakukan perlawanan dengan melemparkan benda apa saja dari dalam kampus kepada aparat

diketahui penembakan tidak hanya dilakukan dari aparat keamanan yang berjaga di sekitar kampus Trisakti.

Aparat juga menembak mahasiswa dari atas fly over Grogol dan jembatan penyeberangan. Lebih parahnya lagi, aparat keamanan tidak hanya menghujani mahasiswa dengan peluru karet.

Pihak kampus menemukan aparat melakukan tembakan terarah dengan menggunakan peluru tajam. ( RIFKY/M-UBL )

Tags: 12 Mei 1998demonstrasiMahasiswaTragediTrisakti
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Mahfud MD soroti soal Nanik S Deyang yang belum diperiksa Kejagung (Instagram @terusterangmedia)
Nasional

Mahfud MD Minta Kejagung Jelaskan Soal Belum Periksa Nanik S Deyang Terkait Korupsi MBG

by Feri Spt
10 June 2026

Suaranusantara.com- Mahfud MD selaku mantan Menteri Koordinator Politik, Hukum,...

Nasional

Mahfud MD Desak Kejagung Turut Periksa Nanik S Deyang Terkait Korupsi MBG

by Feri Spt
10 June 2026

Suaranusantara.com- Nanik Sudaryati Deyang atau Nanik S Deyang, selaku...

Chatib Basri bertemu Presiden RI Prabowo Subianto di Istana, Jakarta pada Selasa 9 Juni 2026 (Instagram @chatibbasri)

Chatib Basri Angkat Bicara Soal Diisukan Jadi Menkeu Gantikan Purbaya

10 June 2026
Presiden RI Prabowo bertolak ke Lampung, Rabu pagi 10 Juni 2026 (Instagram @presidenrepublikindonesia)

Bertolak ke Lampung Rabu Pagi, Prabowo Resmikan RSUD dan Hadiri Munas HIPMI

10 June 2026
Rombongan DEN temui Presiden RI Prabowo Subianto bahas soal MBG (instagram @sekretariat.kabinet)

Rombongan DEN Temui Prabowo di Istana, Beri Saran Soal MBG

10 June 2026
Menkes Budi Gunadi saat bertemu Presiden RI Prabowo Subianto (Instagram @sekretariat.kabinet)

Menkes Budi Gunadi Temui Prabowo di Istana, Seskab Beberkan Isi Pertemuan

10 June 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani tanggapi soal kebijakan WFH (Instagram @shibtawidjajakamdani)

Begini Kata Pengusaha Soal Opsi WFH Demi Hemat BBM Imbas Perang Timur Tengah

3 months ago
Rupiah Melemah, Dolar AS Kuat (Dok ilustrasi)

Rupiah Menguat Tipis di Tengah Ketegangan Timur Tengah dan Menjelang RDG BI

3 months ago
Salah satu twibbon Lebaran 2026 (twibbonize.com)

Idulfitri 1447 H Segera Tiba, Berikut Link Twibbon Lebaran 2026 Download Gratis Langsung Pejeng Status di Medsos

3 months ago
Ilustrasi harga emas mulai dari Antam mengalami kenaikan (instagram @sukabumikuid)

Harga Emas Antam Kembali Melemah Buyback Ikut Turun

3 months ago
Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira (Instagram @andreaspareira)

Prabowo Akan Tertibkan Pengamat Tak Suka Pemerintahannya, PDI Perjuangan: Ini Risiko Rakyat yang Telah Memilih

3 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Andreas Hugo Pareira Minta Revisi UU HAM Tetap Jaga Kemandirian Komnas HAM

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

BERITA TERKINI

Rombongan DEN yang diketuai Luhut Binsar Pandjaitan bertemu Presiden RI Prabowo Subianto di Istana, Selasa 9 Juni 2026 (Instagram @sekretariat.kabinet)
Ekonomi

Rupiah Semakin Tertekan Rp 18.000 per Dolar AS, Luhut Cs Ingatkan Prabowo Soal Potensi Harga Naik Berdampak Langsung Kalangan Menengah ke Bawah

by Feri Spt
10 June 2026

Suaranusantara.com- Rupiah diketahui hingga Rabu 10 Juni 2026 masih berada di posisi zona merah yakni Rp.18.000 per...

Pertamina Naikkan Harga Pertamax dan Pertamax Green Mulai 10 Juni 2026, Pasokan BBM Dipastikan Tetap Aman

Pertamina Naikkan Harga Pertamax dan Pertamax Green Mulai 10 Juni 2026, Pasokan BBM Dipastikan Tetap Aman

10 June 2026
Harga Emas Perhiasan Raja Emas Indonesia Turun pada Rabu, Hartadinata Abadi dan Laku Emas Tetap Stabil

Harga Emas Perhiasan Raja Emas Indonesia Turun pada Rabu, Hartadinata Abadi dan Laku Emas Tetap Stabil

10 June 2026

Survei DEN ungkap Program MBG Serap 99 Persen Tenaga Kerja Lokal

10 June 2026

Survei DEN: Program MBG Tunjukkan Dampak Positif di Berbagai Sektor

10 June 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com