Suaranusantara.com – Perusahaan Vortex Bladeless merupakan sebuah startup asal Spanyol yang didirikan oleh David Yáñez, seorang mahasiswa teknik.
Turbin angin tanpa sayap mereka memiliki bentuk seperti silinder dengan ujung melengkung yang ditempelkan secara vertikal dengan batang elastis.
Mereka tampak seperti bergetar-bergetar, tetapi sebenarnya mereka dirancang untuk mengguncang dalam rentang angin dan menghasilkan listrik dari getaran tersebut.
Turbin angin tanpa sayap ini memiliki beberapa keunggulan dibandingkan dengan turbin angin konvensional, seperti:
- Tidak memerlukan kabel atau pipa untuk menghubungkan turbin dengan sumber listrik.
- Tidak memerlukan bahan bakar minyak atau gas untuk menjalankan turbin.
- Tidak menimbulkan polusi udara atau suara yang mengganggu lingkungan sekitar.
- Dapat beroperasi di berbagai kondisi cuaca dan lokasi, termasuk di daerah perkotaan dan pedesaan.
- Dapat digunakan bersamaan dengan panel surya untuk meningkatkan efisiensi energi.
Turbin angin tanpa sayap ini juga memiliki beberapa tantangan, seperti:
- Membutuhkan teknologi yang canggih dan mahal untuk membuat dan memelihara turbin.
- Membutuhkan penelitian lebih lanjut untuk menentukan faktor-faktor optimal yang mempengaruhi getaran dan daya output turbin.
- Membutuhkan dukungan regulasi dan insentif pemerintah untuk mendorong pengembangan dan penerapan teknologi ini.
Turbin angin tanpa sayap ini merupakan salah satu contoh inovasi dalam bidang energi terbarukan yang bertujuan untuk mengurangi dampak negatif dari pembangkit listrik tenaga uap besar (wind farms) terhadap lingkungan.
Perusahaan Vortex Bladeless telah mendapatkan persetujuan dari perusahaan energi negara Norwegia, Equinor, yang menyebutnya sebagai salah satu startup paling menarik di sektor energi. Perusahaan ini juga berencana untuk melakukan uji coba lebih lanjut pada tahun 2022


















Discussion about this post