Suaranusantara.com – PAM Jaya menjalin kerja sama dengan klub sepak bola Persija Jakarta sebagai bagian dari langkah percepatan layanan air bersih di Ibu Kota.
Kolaborasi itu disampaikan langsung oleh Direktur Utama PAM Jaya, Arief Nasrudin, di kantor pusat Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (3/7/2025).
“Alhamdulillah, hari ini PAM Jaya bersinergi dengan Persija. Ini adalah bagian dari strategi perusahaan untuk mempermudah layanan kepada masyarakat, khususnya dalam penyediaan air bersih,” ujar Arief.
Kerja sama ini juga melibatkan pesepakbola legendaris Bambang Pamungkas sebagai brand ambassador PAM Jaya, yang bertujuan untuk memperkuat kampanye penyadaran masyarakat akan pentingnya sambungan air bersih di Jakarta.
“Dengan menggandeng olahragawan, apalagi sepak bola yang digemari masyarakat, kami ingin meyakinkan bahwa menyambung pipa air bersih adalah langkah penting menuju masa depan yang sehat,” ucapnya.
Lebih lanjut, Arief mengatakan, bahwa kerja sama ini selaras dengan target besar yang telah dicanangkan Gubernur Jakarta Pramono Anung, yakni mewujudkan cakupan layanan air bersih 100 persen di seluruh wilayah Jakarta pada tahun 2029.
Karena memanfaatkan Persija sebagai kanal kampanye, maka logo PAM Jaya juga akan muncul di jersey resmi Persija.
“Ada beberapa penempatan strategis, salah satunya di jersey. Detail lainnya akan kami sampaikan kemudian lewat media,” ungkap Arief.
Terkait dampak kerja sama ini terhadap peningkatan jumlah pelanggan, Arief optimistis akan ada lonjakan signifikan. Meski belum menyebut angka pasti, dia menyatakan proyeksi pertumbuhan pengguna akan berjalan lebih cepat.
“Insya Allah bisa lebih cepat, karena kerja sama ini berlangsung sampai 2029. Target selesai, kerja sama juga rampung,” tuturnya.
Sementara, Direktur Persija Jakarta, Mohamad Prapanca mengungkapkan alasan memilih Bambang Pamungkas sebagai brand ambassador utama dalam kerja sama tersebut.
“Untuk mencapai target PAM Jaya dalam memasarkan layanan air bersih kepada masyarakat Jakarta, kami pilih Mas Bambang Pamungkas sebagai brand ambassador utama. Karena siapa yang tidak kenal Mas Bambang?. Figur publik yang dekat dengan warga dan mampu menyampaikan edukasi dengan cara yang tepat,” ujar Prapanca.
DDia menegaskan, bahwa kerja sama ini bukan hanya sekadar kampanye branding, melainkan bagian dari strategi jangka panjang.
“Setiap tiga bulan akan ada evaluasi. Kami akan tinjau apakah ada kenaikan pengguna, perubahan strategi, atau penyesuaian lainnya. Ini kolaborasi pertama, dan kami siap terus berkoordinasi agar target PAM Jaya tercapai,” kata dia.


















Discussion about this post