Suaranusantara.com – Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta melaporkan bahwa ekonomi DKI pada triwulan II tahun 2025 mengalami pertumbuhan sebesar 5,18 persen secara tahunan (year-on-year/yoy).
Kepala BPS DKI Jakarta, Nurul Hasanuddin mengatakan penyumbang terbesar pada pertumbuhan ekonomi kali ini yakni sektor Lapangan Usaha Transporasi dan Pergudangan sebesar 9,90 persen.
Sementara dari sisi pengeluaran, Komponen Ekspor mengalami pertumbuhan tertinggi sebesar 17,26 persen.
“Tentunya kalau kita lihat sektor-sektor yang memberikan sumbangan terkait dengan pertumbuhan ekonomi kita, di sini ada terkait dengan sektor transportasi, ini tumbuh 9,90 persen. Di sana juga ada sektor penyediaan akomodasi dan makan minum, ini tumbuh 9,79 persen. Dan juga ada sektor yang lainnya ya, terkait dengan sektor jasa lainnya, 8,31 persen. Dan juga kalau kita lihat yang paling besar ini terkait dengan struktur ekonomi kita, di Jakarta itu sektor perdagangan, itu tumbuh 5,91 persen,” kata Nurul saat ditemui usai merilis berita BPS di Jakarta Pusat, Selasa (5/8/2025).
Lebih lanjut, Nurul menjelaskan faktor pendorong yang membuat sektor transportasi mengalami kenaikan tertinggi.
Menurut dia, hal itu didukung dengan meningkatnya jumlah wisatawan yang datang ke Jakarta.
“Ketikan ada mobilitas yang meningkat pasti juga transportasi akan terdampak. Banyak sekali program gubernur terkait dengan rute transjakarta juga ada tambahan beberapa rute tranjakarta juga ini menjadikan satu indikator bahwa transportasi juga menjadi sektor, yang memberikan supportnya terhadap pergerakan ekonomi di Jakarta,” ucap Nurul.

















Discussion about this post