Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Daerah

Pemprov Aceh Makin Getol Berantas Pungli

Suara Nusantara by Suara Nusantara
7 November 2017
in Daerah
Reading Time: 2 mins read
A A
Sekretaris Daerah Aceh, Drs Dermawan MM (Foto: Humas Pemprov Aceh)

Sekretaris Daerah Aceh, Drs Dermawan MM (Foto: Humas Pemprov Aceh)

2
SHARES
13
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter
Sekretaris Daerah Aceh, Drs Dermawan MM (Foto: Humas Pemprov Aceh)

Banda Aceh-SuaraNusantara

Pemerintahan Provinsi Aceh berkomitmen memberantas pungutan liar. Penegasan tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Aceh, Drs Dermawan MM, saat membuka kegiatan Sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Pungli Sektor Perizinan dan Pengadaan Barang dan Jasa, di Ruang Serbaguna Setda Aceh, Selasa (7/11/2017).

“Bapak Gubernur selalu menegaskan, bahwa Pemerintah Aceh menganut mazhab hana fee atau tidak ada fee. Ini menjadi catatan bagi kita untuk mendukung komitmen Pimpinan daerah dengan tidak melakukan pungli, menolak menerima fee atau komisi dari manapun,” tegas Dermawan.

BACAJUGA

Bocoran Samsung Galaxy S27 Pro: Bakal Bawa Chipset Snapdragon 8 Elite Gen 6 Pro?

Prediksi Prancis vs Irlandia Utara: Pemanasan Krusial Kandidat Juara Dunia!

Sekda juga mengungkapkan, bahwa pungutan liar merupakan istilah yang sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia karena perilaku ini seakan sudah menjadi tradisi yang ada sejak lama.

“Pungli sengaja dibangun oleh oknum atau jaringan tertentu untuk mempermudah jalan bagi mereka yang tidak taat aturan, sehingga merusak dan memperburuk sistem hukum yang telah dibangun Pemerintah. Ironisnya, budaya Pungli ini sudah berlangsung secara masif sehingga tidak mudah untuk diberantas,” imbuh Sekda.

Dermawan menambahkan, dalam kacamata sosial, setidaknya ada tiga dampak buruk dari perilaku Pungli, yaitu perilaku ini akan sangat mengganggu dan memberatkan masyarakat karena Pungli menyebabkan ketidakadilan dalam pelayanan.

“Sektor perizinan dan pengadaan barang jasa di Aceh sudah satu pintu, yaitu di Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu. Saya berharap sosialisasi ini juga dilakukan di kabupaten/kota agar lebih masif,” kata Sekda.

Untuk diketahui bersama, paket proyek di Aceh tahun 2017 adalah sebanyak 1500 paket yang proses penyediaan barang dan jasanya dilakukan oleh 174 kelompok kerja (Pokja) di bawah Unit Layanan Pengadaan (ULP).

Selanjutnya, sambung Sekda, dalam konteks dunia usaha, Pungli bisa mempengaruhi iklim investasi dan merusak daya saing dunia usaha. “Orang yang tadinya mau berinvestasi di Indonesia, tapi karena adanya pungli, mereka menjadi enggan untuk mengembangkan usahanya sebab tradisi pungli adalah gambaran yang menunjukkan lemahnya tingkat kedisiplinan aparatur di negeri ini.”

Terakhir, maraknya pungli akan menjadi gambaran betapa merosotnya wibawa hukum. Aturan hukum yang telah disusun sedemikian rupa telah dicabik-cabik oleh perilaku buruk oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab.

“Oleh sebab itu, tidak ada kata lain yang bisa dikatakan dalam rangka memberantas Pungli, selain usaha keras untuk memberantas perilaku buruk ini hingga ke akar-akarnya. Untuk itu, perlu gerakan bersama yang dilakukan secara kolosal di semua lini agar dapat memerangi perilaku buruk ini,” ujar Dermawan.

Sekda juga mengingatkan agar Tim Saber Pungli yang sudah ada di Aceh tidak semata-mata bertugas memberi tindakan, tapi harus aktif memberikan pencerahan guna meningkatkan kesadaran para pihak untuk menjauhkan diri dari pungli

Oleh karena itu, lanjut Sekda, Pemerintah Aceh sangat menyambut baik kegiatan sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Pungli untuk sektor Perizinan dan Pengadaan Barang Jasa yang dilakukan oleh Pokja Unit Pencegahan Tim Saber Pungli Aceh.

“Sektor ini memang layak mendapat perhatian kita, sebab dari beberapa temuan yang ada, tindakan pungli di sektor ini cukup tinggi. Padahal, sektor perizinan dan pengadaan ini bersentuhan langsung dengan publik. Karena itu sangatlah tepat kalau Tim Saber Pungli Aceh melakukan visioning untuk mendukung upaya pemberantasan pungli di sektor ini.” kata Dermawan.

Sekda berharap, kegiatan yang mengangkat tema ‘Mewujudkan Perizinan dan pengadaan Barang Jasa yang Murah, Mudah, Cepat dan Bebas Pungli’ ini dapat mendorong kesadaran para pihak untuk patuh kepada hukum, sehingga dapat menjadikan Aceh bebas dari berbagai tindakan pungutan ilegal.

“Kita berharap sektor perizinan dan pengadaan barang dan jasa di Aceh bersih dari segala pungutan ilegal, sehingga pelayanan publik dapat kita berikan dengan cepat, tepat, efisien, bersih dan berkualitas,” pungkasnya.

Sementara itu, Irwasda Polda Aceh, Kombes Pol Erwin Faisal, yang juga menjabat sebagai Ketua Pelaksana UPP Pungli Aceh dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Aceh terhadap Tim Saber Pungli Aceh.

Erwin mengungkapkan, sejak dibentuk Tim Saber Pungli Aceh telah berhasil melakukan 53 Operasi Tangkap Tangan dengan jumlah tersangka sebanyak 94 orang dan mengamankan barang bukti sebanyak Rp857 juta lebih.

Kontributor: MAS

ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Daerah

PLN-PAM Jaya Bersinergi Jaga Kelancaran Pasokan Air Bersih Saat Pemeliharaan Listrik

by Fifi
6 June 2026

Suaranusantara.com – PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya...

Daerah

Pemprov DKI Kebut Bersihkan Sampah di Muara Angke, Pengawasan Hulu Diperketat

by Fifi
6 June 2026

Suaranusantara.com — Pemprov DKI Jakarta menargetkan pembersihan tumpukan sampah...

Gubernur Pramono Sebut JFF 2026 Jadi Agenda Tetap Penggerak Inovasi Kota

6 June 2026

Mulai 7 Juni, CFD di Rasuna Said Kembali Digelar

6 June 2026

Dirut Agus Ungkap Strategi Besar Bank Jakarta untuk Ubah Wajah Ekonomi Ibu Kota

6 June 2026

Bank Jakarta Perkuat Peran sebagai Penghubung Ekosistem Pembangunan Kota

6 June 2026

POPULER MINGGU INI

Rupiah Melemah, Dolar AS Kuat (Dok ilustrasi)

Rupiah Menguat Tipis di Tengah Ketegangan Timur Tengah dan Menjelang RDG BI

3 months ago
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani tanggapi soal kebijakan WFH (Instagram @shibtawidjajakamdani)

Begini Kata Pengusaha Soal Opsi WFH Demi Hemat BBM Imbas Perang Timur Tengah

3 months ago
Salah satu twibbon Lebaran 2026 (twibbonize.com)

Idulfitri 1447 H Segera Tiba, Berikut Link Twibbon Lebaran 2026 Download Gratis Langsung Pejeng Status di Medsos

3 months ago
Ilustrasi harga emas mulai dari Antam mengalami kenaikan (instagram @sukabumikuid)

Harga Emas Antam Kembali Melemah Buyback Ikut Turun

3 months ago
Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira (Instagram @andreaspareira)

Prabowo Akan Tertibkan Pengamat Tak Suka Pemerintahannya, PDI Perjuangan: Ini Risiko Rakyat yang Telah Memilih

3 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Andreas Hugo Pareira Minta Revisi UU HAM Tetap Jaga Kemandirian Komnas HAM

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

BERITA TERKINI

Belanda vs Uzbekistan
Olahraga

Prediksi Belanda vs Uzbekistan: Ambisi Besar De Oranje!

by snc 14
8 June 2026

Suaranusantara.com - Laga uji coba terakhir sebelum genderang Piala Dunia 2026 resmi ditabuh akan menyajikan duel menarik...

Kepala BGN: Tahun 2026 Fokus pada Kualitas MBG, Bukan Kuantitas 

8 June 2026
Diskusi FPG MPR RI: Kepercayaan Investor Jadi Kunci Pengembangan Obligasi Daerah

Diskusi FPG MPR RI: Kepercayaan Investor Jadi Kunci Pengembangan Obligasi Daerah

8 June 2026
Mekeng Desak Percepatan UU Obligasi Daerah, Investor Butuh Kepastian Hukum

Mekeng Desak Percepatan UU Obligasi Daerah, Investor Butuh Kepastian Hukum

8 June 2026
Lestari Moerdijat

Lestari Moerdijat: Partisipasi Perempuan Rendah di sektor STEM, Hambat Daya Saing Bangsa

8 June 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com