
Nias Selatan-SuaraNusantara
Kapal Ambulance (Puskesmas Keliling) berjenis speed boat senilai Rp 2 miliar tenggelam di Pelabuhan Lama Telukdalam, hari Minggu malam (27/01/2018) kemarin.
Dari informasi yang dihimpun, kapal ambulance ini merupakan pengadaan tahun 2017 dan rencananya akan diberikan untuk masyarakat Kepulauan Batu (Tello) dan sekitarnya untuk antar jemput pasien.
“Kami sudah mendengar tentang tenggelamnya kapal ambulance itu. Hari ini kami sudah surati dinas terkait, dan masalah ini akan dibahas di RDP (Rapat Dengar Pendapat),” ucap Ketua Komisi B DPRD Nias Selatan Sokhiwanolo Waruwu kepada SuaraNusantara via selular, Senin (28/1/2018)
Sokhiwanolo pun menyampaikan rasa curiganya bahwa tenggelamnya speed boat ambulance ini diduga karena terbuat dari barang bekas atau kapal bekas yang direkondisi seolah-olah baru.
“Saya curiga jangan-jangan ini barang bekas, bocor masuk air lalu tenggelam. Dinas Kesehatan harus bertanggungjawab tentang ini karena menyangkut uang negara,” katanya.
Speed boat Ambulance Puskesmas Keliling ini bermesin Suzuki 600 PK 4. Saat ini bangkai kapal masih berada di Pelabuhan Lama Telukdalam dan rencananya akan diapungkan dari dalam air.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Nias Selatan Megawati You mengatakan, pihaknya belum menerima speed boat ambulance tersebut.
“Saya masih belum serah terima terkait kapal itu. Beberapa waktu lalu, saya meminta untuk dicek spesifikasi kapal tersebut. Tapi belum selesai hasil pengecekannya kapalnya sudah begitu (tenggelam),” tandas Megawati You kepada SuaraNusantara saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (28/1/2018).
Penulis: Wilson Loi

















