Kota Tangerang – Kasus terbakarnya RSUD Kota Tangerang memasuki babak baru. Polisi telah memeriksa beberapa saksi untuk mengetahui penyebab kebakaran.
Kasubag Humas Polres Tangsel Kompol Abdul Rachim menjelaskan, berdasarkan informasi yanh diperolehnya sudah ada empat orang saksi yang diperiksa. Namun ia enggan menyebut siapa saja keempat orang saksi yang diperiksa.
“saksi sudah 4 orang yang kita minta keterangan. Puslabfor Mabes Polri kemaren hari Selasa 26 Februari 2019 jam 14.00 wib sudah melakukan pemeriksaan. Kita sedang tunggu hasil dari Puslabfor,” singkatnya, Rabu (27/2/2019).
Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah mengatakan, saat ini sudah ada 18 klinik yang sudah beroperasi. Ke 18 klinik tersebut adalah penyakit dalam, bedah, obgyn, anak, jantung, paru, kulit, jiwa, syaraf, ortopedi, urologi, gigi, konservasi, gigi bedah mulut, gigi anak, penyakit mulut, MCU, ginjal, dan hipertensi.
“Mudah mudahan dua hari kedapan RSUD Sudah dapat beroperasi. Pengadaan juga telah dilakukan untuk pembelian. Tidak ada barang atau aset yang hilang,” ucapnya.
Kepala Humas RSUD Kota Tangerang, Lulu Faradis, mengatakan, hingga saat ini instalasi gawat darurat (IGD) masih tutup.Â
“Ada tiga poliklinik lagi yang belum beroperasi yakni poli Rehab Medic, Mata dan THT. IGD pun belum bisa kami operasikan sementara,” ujarnya.
Lulu mengatakan, jika ada pasien darurat maka akan dilarikan ke poliklinik umum, namun jika peralatannya tidak memungkinkan akan langsung dirujuk ke rumah sakit lainnya.Â
Lulu menjelaskan, pembukaan kembali pelayanan medis rumah sakit yang terletak di Jalan pulau Putri Raya, Kelapa Indah, Tangerang itu merupakan instruksi Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah.Â
Pelayanan sendiri dibuka mulai pukul 06.00 – 11.00 WIB. Sedangkan khusus poli ginjal dann hipertensi buka pada pukul 13.00-16.00 WIB.
Data yang diperoleh, pasca terbakarnya panel RSUS sudah ada 15 pasien yang dinyatakan boleh pulang. Sedangkan hari ini, Lulu mengatakan, belum mendapatkan datanya.
“Namun tiga pasien yang dirujuk ke puskesmas sudah pulang semua,” pungkasnya. (ger/nji)


















Discussion about this post