Kabupaten Lebak – Dua pekan jelang hari pencoblosan Pemilu 2019, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lebak menggelar simulasi pemungutan suara dan rekapitulasi, di Desa Parungsari, Kecamatan Sajira, Kamis (4/4/2019).
Simulasi dilakukan di lapangan yang memang menjadi salah satu Tempat Pemungutan Suara (TPS) di desa tersebut dengan melibatkan seluruh kelompok masyarakat yang telah mempunyai hak pilih pada 19 April 2019 nanti.
Divisi Teknis Penyelenggara KPU Lebak Lita Rosita menjelaskan, simulasi bertujuan agar pelaksanaan pemungutan suara di TPS berjalan lancar.
“Ketika ada permasalahan bisa diketahui dari sekarang, mereka (KPPS) bisa mengantisipasi. Jadi, petugas KPPS 1 sampai 7 bisa paham dengan tugas-tugasnya,” kata Lita.
Dari simulasi tersebut, PPK yang diundang nantinya akan mentransfer mengenai gambaran kondisi saat pemungutan suara berlangsung kepada PPS dan KPPS.
Pantauan di lokasi, tak sedikit pemilih yang salah memasukkan surat suara. Misalnya, surat suara DPRD provinsi dimasukkan ke kotak suara untuk calon presiden
“Fungsi simulasi ya seperti ini. Ada beberapa saja pemilih yang kurang paham, tapi oleh petugas pasti akan diarahkan. Sosialisasi terus dilakukan oleh Relasi (relawan demokrasi), dan kami berharap seluruh penyelenggara Pemilu paham dengan tugasnya,” papar Lita.
KPU Lebak mentargetkan partisipasi pemilih pada Pilpres dan Pileg yang digelar secara serentak di atas 70 persen.(and/aul)


















Discussion about this post