SuaraNusantara.com – Bursa bakal calon bupati (Bacabup) Lebak, Banten, menghangat. Sejumlah figur menyatakan siap maju dengan mengambil formulir pendaftaran di partai politik (Parpol).
Nama lain calon bupati yang kini muncul adalah Rafik Rahmat Taufik. Sekjen Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Banten ini siap memenangkan Pilbup Lebak melalui jalur independen.
Baliho besar mantan jurnalis ini pun sudah menghiasi sejumlah titik di wilayah Kota Rangkasbitung. Dalam baliho itu, Rafik mengusung tagline ‘Kita Bikin Romantis’.
“Selama ini pilkada identik jadi ajang saling hujat dan hal negatif. Dengan tagline itu, saya ingin menjadikan pesta demokrasi menyenangkan dan menggembirakan karena masyarakat akan punya pemimpin baru yang membawa Lebak lebih maju,” kata Rafik, Minggu (5/5/2024).
Rafik mengatakan, kesiapan dirinya maju di Pilbup Lebak karena dukungan dari berbagai elemen masyarakat dan kepala desa. Ia optimis dengan pengalaman dan jejaring luas di pemerintahan mampu membawa Lebak lebih maju.
“Saya ingin Lebak ini lebih maju, ini yang jadi dorongan kuat saya mencalonkan diri,” ujar Rafik.
Menurutnya, memilih jalur independen artinya berkoalisi dengan masyarakat. Namun bukan berarti, ucap Rafik, ia anti terhadap parpol.
“Karena saya ingin berkoalisi dengan rakyat, dan akan menjadi petugas rakyat bukan petugas partai. Tetapi bukan berarti saya anti partai, karena ketika saya dipercaya memimpin Lebak, saya tetap membutuhkan partai sebagai mitra pemerintah,” paparnya.
Dengan potensi sumber daya yang dimiliki, mulai dari sektor pariwisata, pertanian hingga pertambangan, Kabupaten Lebak sudah selayaknya menjadi daerah yang maju berkembang. Rafik menjanjikan , potensi pendapatan asli daerah (PAD) bakal terus dimaksimalkan.
“Ditambah lagi letak Lebak yang berdekatan dengan Jakarta, kemudahan akses transportasi dengan dukungan KRL dan gerbang tol. Ini yang terus akan saya maksimalkan sebagai daya tarik bagi investor menanamkan modal yang berimbas positif bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” jelas Rafik.
Terkait dengan puluhan ribu KTP yang jadi syarat wajib calon perseorangan, Rafik meyakini bisa terpenuhi.
“Kalau melihat dukungan masyarakat, saya yakin syarat perseorangan itu bisa dipenuhi. Karena sampai saat ini, tim terus bergerak untuk memenuhi itu,” ungkapnya.
Lebih lanjut dikatakan Rafik, seluruh calon memiliki peluang menang yang sama dalam kontestasi Pilkada.
“Pilkada kontestasi terbuka, dan semua punya kesempatan yang sama. Tetapi ada hal yang harus diingat, masyarakat sudah cerdas menentukan siapa sosok yang akam dipilih menjadi pemimpin ke depan,” katanya.(Def)


















Discussion about this post