Suaranusantara.com – Komunitas Cide Kode (Cikod) Kota Tangerang sukses menggelar acara yang bertajuk Membara “Membuat 1000 Bakcang Rame – rame” di Kampung Tehyan, Minggu 23 Juni 2024 kemarin.
Acara yang digelar secara meriah tersebut, berhasil mengundang animo para generasi muda untuk ikut terlibat berpartisipasi.
Graciana Aurelia atau Cide Ana selaku ketua panitia pelaksana mengatakan, pihaknya merasa bangga bisa menggelar kegiatan yang dapat memberikan edukasi kepada para generasi muda.
Salah satunya adalah tradisi mengikat Bakcang, sebuah kegiatan yang biasa dilakukan masyarakat Benteng atau warga keturunan saat menyambut hari besar.
“Sungguh pengalaman yang luar biasa, bisa melestarikan salah satu budaya masyarakat Cina Benteng. Yaitu membuat atau mengikat bakcang,” jelasnya.
Selain mengikat 1000 bakcang, kegiatan Membara juga diisi dengan beragam kegiatan dan perlombaan.
Seperti demo Seni Beladiri Wushu, Menari Cokek, Lomba Ngibing hingga membagikan bakcang yang sudah matang kepada para pengunjung dan pengisi acara.
Influencer Elsa Novias Sena turut serta dalam kegiatan tersebut. Menurut dara peranakan Tionghoa asal Kota Tangerang atau biasa disebut Cina Benteng, pembuatan bakcang biasa dilakukan oleh masyarakat peranakan pada saat perayaan Peh Cun.
“Setiap Hari Peh Cun makanan wajib yang dimakan adalah bakcang oleh orang Tionghoa. Di keluargaku selalu beli jadi tidak pernah buat. Zaman nenek ku dia selalu buat bakcang sendiri. Jadi aku gak pernah cobain bungkus bakcang dan ngiket bakcang,” kata penggagas Benteng Walk In Tour itu.
Kata Elsa, ternyata membuat bakcang tidak semudah mengkonsumsinya. “Susah-susah gampang, tapi untungnya diajarin satu-satu sama encim-encim cara masukkin dan ngiketnya,” tambahnya.
Ia pun merasa bangga setelah bakcang dinobatkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB) milik Kota Tangerang.
“Tentunya merasa bangga karena bakcang dari Kota Tangerang ini kebanyakan pakai beras, beda dengan yang lain mayoritas menggunakan ketan,”
“Daging kecap nya juga pakai kecap dari Tangerang yaitu kecap SH jadi rasanya mungkin berbeda dari yang lain yang menjadikan bakcang dari Tangerang itu unik,” singkatnya. (Panji)


















Discussion about this post