
Nias Selatan – SuaraNusantara
Sampah merupakan masalah yang kerap dihadapi oleh daerah yang sedang berkembang. Dalam satu hari, Telukdalam, ibukota Kabupaten Nias Selatan menghasilkan sekitar 9 ton sampah.
“Setiap hari ada tiga kali truk sampah mengangkut sampah-sampah itu ke TPA. Dalam satu truk ada sekitar 3 ton sampah. Truk kita ada tiga, jadi setiap harinya ada sekitar 9 ton sampah rumah tangga yang kita angkut ke TPA,” terang Hartawan Halawa, Pelaksana Tugas Kadis Lingkungan Hidup Kabupaten Nias Selatan, Senin (27/03/2017), saat ditemui di ruang kerjanya.
Sampah-sampah yang diangkut ke tempat pembuangan akhir (tpa) sebagian diolah menjadi pupuk kompos, sedangkan sampah non organik diolah untuk keperluan daur ulang.
Hartawan mengeluhkan keberadaan sejumlah anjing liar di lokasi tpa, yang kerap mengganggu petugas di pagi hari. Selain itu, jumlah personil yang tersedia saat ini tidak mencukupi.
“Kita hanya punya 35 tenaga penyapu jalan 25 tenaga pembersih parit, 8 orang tenaga di TPA. Bersama THL (Tenaga Honorer Lepas) hanya ada 120 orang, jumlah itu masih kurang, kita butuh sekitar 180 orang semua,” imbuh Hartawan.
Penulis: Wilson Loi
















