Suaranusantara.com- Pergerakan harga emas batangan Antam menunjukkan volatilitas tinggi di penghujung Januari 2026. Setelah sempat mencetak rekor tertinggi sepanjang masa, harga emas kini justru mengalami koreksi tajam dalam waktu singkat.
Pada perdagangan Sabtu (31/1/2026), harga emas Antam tercatat turun drastis sebesar Rp260.000 dan berada di level Rp2.860.000 per gram. Penurunan ini terjadi hanya dua hari setelah harga emas berada di kisaran Rp3 jutaan per gram.
Sebelumnya, pada Jumat (30/1/2026), harga emas Antam sudah lebih dulu melemah Rp48.000 ke level Rp3.120.000 per gram. Koreksi tersebut datang setelah reli kuat yang terjadi sehari sebelumnya.
Pada Kamis (28/1/2026), harga emas Antam sempat melonjak Rp165.000 hingga mencapai Rp3.168.000 per gram. Lonjakan tersebut mencatatkan rekor all time high terbaru bagi emas Antam.
Meski tekanan cukup dalam terjadi di akhir Januari, secara tahunan harga emas Antam masih berada di jalur penguatan. Sepanjang 2026, harga emas telah naik lebih dari 14 persen dibandingkan posisi awal tahun yang masih berada di level Rp2.488.000 per gram.
Seiring dengan turunnya harga jual, nilai buyback emas Antam juga ikut tertekan. Pada Sabtu ini, harga beli kembali tercatat turun Rp285.000 dan berada di level Rp2.654.000 per gram.
Adapun dalam transaksi jual kembali emas batangan, ketentuan pajak tetap diberlakukan. Penjualan emas dengan nilai di atas Rp10 juta dikenakan PPh Pasal 22 sebesar 1,5 persen bagi wajib pajak ber-NPWP dan 3 persen bagi non-NPWP, sesuai aturan Kementerian Keuangan, dengan pemotongan dilakukan langsung saat transaksi buyback.
– Emas Antam 0,5 gram: Rp 1.480.000
– Emas Antam 1 gram: Rp 2.860.000
– Emas Antam 2 gram: Rp 5.660.000
– Emas Antam 3 gram: Rp 8.465.000
– Emas Antam 5 gram: Rp 14.075.000
– Emas Antam 10 gram: Rp 28.095.000
– Emas Antam 25 gram: Rp 70.112.000
– Emas Antam 50 gram: Rp 140.145.000
– mas Antam 100 gram: Rp 280.212.000
– Emas Antam 250 gram: Rp 700.265.000
– Emas Antam 500 gram: Rp 1.400.320.000
– Emas Antam 1.000 gram: Rp 2.800.600.000


















Discussion about this post