Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Ekonomi

Beli Token Listrik? Begini Cara Hitung KWh dan Manfaatkan Diskonnya

Drt by Drt
2 January 2025
in Ekonomi
Reading Time: 1 min read
A A
Token listrik (ist)

Token listrik (ist)

3
SHARES
22
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaranusantara.com- Mendapatkan kWh sesuai kebutuhan menjadi pertimbangan utama pelanggan token listrik prabayar. Namun, tahukah Anda bahwa nominal rupiah yang Anda bayar akan dipotong beberapa persen untuk Pajak Penerangan Jalan (PPJ)?.

Di sisi lain, pelanggan juga berkesempatan menikmati diskon 50 persen selama dua bulan di awal 2025. Yuk, pahami lebih dalam soal perhitungan kWh listrik!

Menurut informasi dari PLN, perhitungan jumlah kWh yang diperoleh melibatkan beberapa faktor, termasuk tarif dasar listrik dan Pajak Penerangan Jalan (PPJ). Pajak ini bervariasi antara 3 hingga 10 persen tergantung wilayah. Rumus perhitungannya adalah harga token dikurangi nilai PPJ, lalu dibagi tarif dasar listrik.

BACAJUGA

Super Indo Hadirkan Promo Diskon Produk Kecantikan dan Kesehatan hingga 10 Juni 2026

Lawson Hadirkan Promo Summer Festival, Beragam Menu Favorit Diskon hingga 15 Juni 2026

Sebagai contoh, pelanggan di Jakarta dengan daya listrik 1.300 VA yang membeli token Rp 50.000 akan dikenai PPJ sebesar 3 persen atau Rp 1.500. Setelah dikurangi pajak, nilai token menjadi Rp 48.500. Dengan tarif dasar Rp 1.444,70 per kWh, pelanggan akan mendapatkan daya sekitar 33,57 kWh.

Selain itu, tarif dasar listrik untuk berbagai golongan pelanggan juga berbeda. Pelanggan rumah tangga dengan daya 900 VA dikenakan tarif Rp 1.352 per kWh, sementara daya 1.300 VA hingga 2.200 VA sebesar Rp 1.444,70 per kWh. Pelanggan dengan daya lebih besar, seperti 6.600 VA ke atas, dikenakan tarif Rp 1.699,53 per kWh.

Kabar baik lainnya, PLN memberikan diskon 50 persen bagi pelanggan prabayar dan pascabayar pada Januari hingga Februari 2025. Diskon ini memungkinkan pelanggan hanya membayar setengah harga untuk mendapatkan kWh yang sama. Misalnya, pelanggan daya 2.200 VA yang biasanya mendapat 665,6 kWh dengan pembelian Rp 1 juta, kini dapat menikmati 1.281,9 kWh dengan diskon yang berlaku.

Pelanggan tidak perlu melakukan pendaftaran khusus untuk mendapatkan diskon, karena potongan harga akan diterapkan secara otomatis oleh sistem PLN. Periode pembelian token dengan diskon ini berlangsung hingga 28 Februari 2025, memberikan waktu yang cukup bagi pelanggan untuk memanfaatkannya.

Tags: Cara Menghitung KWhDiskontoken listrik
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Harga emas Antam turun per Senin 20 Juli 2026 (Freepek)
Ekonomi

Senin 20 Juli Harga Emas Antam Turun ke Level Rp 2,610 Juta, Buyback Ikutan Merosot Berikut Harga Lengkapnya

by Feri Spt
20 July 2026

Suaranusantara.com- Senin 20 Juli 2026 perdagangan emas batangan PT...

Menkeu Purbaya tolak tawaran bantuan pinjaman dana dari IMF (Instagram @tuturmediadigital)
Ekonomi

Terkuak! Ini Alasan Purbaya Tolak Tawaran Pinjaman dari IMF Senilai US$ 30 Miliar, Kemenkeu Beberkan

by Feri Spt
26 June 2026

Suaranusantara.com- Kementerian Keuangan (Kemenkeu) membeberkan alasan Menteri Keuangan (Menkeu)...

Pekan Kerajinan Jawa Barat 2026

Pekan Kerajinan Jawa Barat 2026 Digelar 26-28 Juni di Bandung, Catat Lokasinya!

23 June 2026
Viral Warga Cilincing Sukses Raup Puluhan Juta dari Tulang Ikan

Viral Warga Cilincing Sukses Raup Puluhan Juta dari Tulang Ikan

17 June 2026
Harga Emas Perak

Update Harga Emas Antam Rabu: Harga Per Gram Rp 2.733.000, Buyback Rp 2.514.000

17 June 2026
Harga BBM Pertamina per Agustus 2026 (Instagram @ntvnews.id)

Harga Pertamax Melonjak, Pertamina Pastikan Pasokan Pertalite Tetap Aman

14 June 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira (Instagram @andreaspareira)

Prabowo Akan Tertibkan Pengamat Tak Suka Pemerintahannya, PDI Perjuangan: Ini Risiko Rakyat yang Telah Memilih

5 months ago
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani tanggapi soal kebijakan WFH (Instagram @shibtawidjajakamdani)

Begini Kata Pengusaha Soal Opsi WFH Demi Hemat BBM Imbas Perang Timur Tengah

5 months ago
Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

5 months ago
Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan jadi Dewan Pembina PSI (instagram @yusufmuhammad)

Lama Tak Terlihat, Begini Kondisi Terbaru Jokowi

1 year ago
Salah satu twibbon Lebaran 2026 (twibbonize.com)

Idulfitri 1447 H Segera Tiba, Berikut Link Twibbon Lebaran 2026 Download Gratis Langsung Pejeng Status di Medsos

5 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Andreas Hugo Pareira Minta Revisi UU HAM Tetap Jaga Kemandirian Komnas HAM

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

BERITA TERKINI

Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat
Nasional

Atasi Kesenjangan Sosial, Lestari Moerdijat Minta Sistem Pendidikan Ditata Ulang

by snc4
11 August 2026

Suaranusantara.com- Pendidikan tidak bisa hanya berorientasi pada logika pasar semata, tetapi harus mampu melahirkan manusia yang kritis,...

Lestari Moerdijat dorong bahasa Inggris mapel wajib sejak SD

Lestari Moerdijat: Reformasi Budaya Sekolah Harusi Diikuti Perbaikan Tata Kelola dan Kesejahteraan Guru

11 August 2026
Upacara 17 Agustus di Istana Merdeka (Instagram @wantimpres.ri)

Yeay! Pemerintah Buka Lagi Pendaftaran Peserta Upacara 17 Agustus di Istana, Ini Link dan Cara Daftarnya

11 August 2026
Presiden ke 6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) absen dua agenda kenegaraan (Instagram @merindink)

SBY Dipastikan Tak Hadiri 2 Agenda Kenegaraan, Demokrat Jawab Begini

11 August 2026
Ilustrasi makan dan minuman promo kemerdekaan sambut 17 Agustus HUT ke 81 RI (Instagram @promohunterpwt)

Sambut 17 Agustus! Merdeka Makan Minum Sepuasnya Tanpa Kuras Isi Dompet, Ini Daftarnya Cek Syarat dan Ketentuannya di Sini

11 August 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com