Suaranusantara.com- Andrew Garfield dan Florence Pugh memiliki chemistry yang begitu kuat di lokasi syuting film terbaru mereka yakni “We Live in Time”, sehingga mereka bahkan tidak mendengar aba-aba untuk berhenti saat merekam adegan cinta yang panas.
Dalam penampilannya di 92nd Street Y pada hari Jumat untuk mempromosikan film “We Live in Time,” Garfield mengenang dengan penuh warna saat syuting adegan yang ia sebut sebagai “adegan seks yang sangat intim dan penuh gairah” bersama Pugh, di mana keduanya gagal mendengar sutradara berteriak “cut,” yang menyebabkan momen canggung.
Menurut rekaman yang diunggah di media sosial dari acara tersebut, Garfield mengatakan kepada penonton bahwa hal ini terjadi selama pengambilan gambar pertama adegan cinta, yang dilakukan di “set tertutup” dengan hanya dirinya, Pugh, operator kamera, dan operator boom yang hadir.
“Adegan itu menjadi penuh gairah, seperti yang sudah kami koreografikan,” kata Garfield. “Dan kami mulai semakin larut, melebihi batas yang seharusnya, hanya karena kami tidak mendengar ‘cut’.”
John Crowley, sang sutradara, berada di ruangan lain, di sebelah lokasi syuting, jelas Garfield.
Seiring berjalannya waktu, “Aku merasa seperti kami berdua secara telepati saling mengatakan, ‘ini rasanya seperti pengambilan gambar yang lebih lama’,” kenang aktor tersebut.
Menurut Garfield, mereka baru menyadari kesalahan tersebut saat melihat kru yang ada di lokasi syuting, di mana keduanya memalingkan wajah ke tembok sebagai tanda kesopanan.
Meskipun Garfield mengakui adegan itu berlangsung sedikit lebih lama dari yang direncanakan, dia dan Pugh sama-sama merasa “aman” di lingkungan syuting, sehingga berpikir, “biarkan saja ini berlanjut dan kita teruskan.”
“We Live In Time” dibintangi oleh Garfield dan Pugh, yang dalam film tersebut dipertemukan dalam pertemuan tak terduga yang mengubah hidup mereka, menurut sinopsis resminya.


















Discussion about this post