Suaranusantara.com- Presiden RI Prabowo Subianto mempersilakan ketiga menteri Kabinet Merah Putih yakni Menko Perekonomian, Menteri Luar Negeri (Menlu) dan Menteri Keuangan (Menkeu) untuk menyampaikan komentar terkait kebijakan tarif Trump.
Namun, Prabowo mengingatkan agar ketiga menterinya itu dalam menyampaikan komentar sesuai dengan porsinya.
Hal ini bertujuan untuk menjaga keamanan dan stabilitas situasi yang kondusif terutama di bidang ekonomi dalam negeri.
Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Prasetyo Hadi dalam keterangannya
“Menko Perekonomian, Menteri Luar Negeri, dan Menteri Keuangan dipersilakan menyampaikan komentar sesuai porsinya dengan tujuan untuk, sekali lagi, menjaga stabilitas dan situasi tetap kondusif, utamanya bidang ekonomi di dalam negeri,” kata Prasetyo pada Minggu 6 April 2025.
Selain itu, kata Prasetyo, Prabowo memberikan kepada arahan kepada menteri-menteri Kabinet Merah Putih yang tidak bersinggungan langsung dengan tarif Trump untuk menahan diri untuk tidak memberikan komentar.
“Bapak Presiden menekankan agar kita semua menahan diri untuk tidak memberikan komentar ataupun pendapat atas penerapan kebijakan tarif yang dilakukan oleh Amerika Serikat tersebut,” ujar Prasetyo kepada wartawan.
Hal ini bertujuan menjaga situasi yang kondusif di dalam negeri.
Adapun Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengumumkan tarif timbal balik atau resiprokal yang diberlakukan ke sebanyak lebih dari 180 negara.
Salah satu yang kena tarif resiprokal Trump adalah Indonesia yang dikenakan sampai 32 persen.
Pengumuman itu disampaikan Trump di Gedung Putih dan terlihat di laman media sosial Instagram pribadinya @potus, dia memegang daftar negara-negara yang diterapkan kebijakan tarif resiprokal atau timbal balik.


















Discussion about this post