Suaranusantara.com – Presiden Republik Indonesia , Prabowo Subianto, dan Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer, berkomitmen memperkuat kemitraan strategis kedua negara, khususnya di bidang maritim dan pendidikan.
Komitmen tersebut disampaikan dalam pertemuan bilateral yang berlangsung di 10 Downing Street, London, Selasa (20/1/2026) siang waktu setempat.
Perdana Menteri Keir Starmer menyatakan hubungan Indonesia– Inggris terus berkembang pesat sejak kunjungan pertama Presiden Prabowo. Perkembangan tersebut kini bermuara pada strategi kemitraan yang semakin konkret. Salah satu sektor yang dinilai mengalami kemajuan signifikan adalah kerja sama maritim, terutama setelah disepakatinya Program Kemitraan Maritim (MPP) pada November lalu.
Program MPP bertujuan meningkatkan kapasitas angkatan laut serta kapal nelayan Indonesia sebagai bagian dari upaya memperkuat keamanan dan kerja sama maritim antara kedua negara.
“Itu adalah hal yang kita bicarakan pada pertemuan sebelumnya, jadi saya sangat bahagia Anda bisa kembali ke sini,” ujar Starmer.
Selain sektor maritim, Starmer menegaskan bahwa bidang pendidikan juga menjadi agenda penting dalam kerja sama bilateral Indonesia–Inggris ke depan. Ia menyebut pendidikan sebagai isu yang mendapat perhatian khusus dari Presiden Prabowo sejak kunjungan sebelumnya.
“Anda memiliki banyak hal untuk didiskusikan, termasuk pendidikan, yang sangat Anda perhatikan pada kunjungan terakhir, dan sekali lagi saya sangat senang bahwa kita terus membuat kemajuan,” tegasnya.
Sementara itu, Presiden Prabowo menyampaikan apresiasi atas kerja sama yang terjalin. Menurutnya, komitmen tersebut mencerminkan hubungan Indonesia dan Inggris yang semakin erat.
“Juga dengan para pimpinan dari kelompok universitas Russell Group, saya rasa ini sangat produktif dan saya sangat menghargai hubungan kami dengan Perdana Menteri. Terima kasih banyak,” imbuh Prabowo.

















Discussion about this post