Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Kesehatan

Dianggap Sepele, Kenali Ini Tanda-tanda Ginjal Mulai Bermasalah

Feri Spt by Feri Spt
3 July 2026
in Kesehatan
Reading Time: 2 mins read
A A
Ilustrasi sakit ginjal, kenali tandanya (Instagram @win_bodyslim)

Ilustrasi sakit ginjal, kenali tandanya (Instagram @win_bodyslim)

1
SHARES
12
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaranusantara.com- Penyakit ginjal bukan datang secara tiba-tiba, namun sebenarnya tubuh sudah memberikan tanda bahwa sedang mengalami penurunan fungsi ginjal.

Adapun gejala-gejalanya sering kali diabaikan dan dianggap biasa. Tanda awal ginjal mulai mengalami kerusakan sangat mudah dikenali hanya melalui warna urine.

Warna urine kuning pekat bahkan sampai ke coklat dan terus-menerus demikian, bisa jadi ginjalmu mulai mengalami masalah.

BACAJUGA

Waspada! Cek Warna Urinemu Sekarang, Jika Warnanya seperti Ini Tandanya Ginjalmu Rusak

Terlalu Banyak Minum Air Bisa Bahaya Buat Ginnjal, Ini Kata Dokter Urologi

Di Indonesia, jumlah penderita penyakit ginjal terus meningkat. Data tahun 2023 mencatat sekitar 1,5 juta orang mengalami gagal ginjal, dengan biaya pengobatan mencapai Rp 2,92 triliun.

Angka tersebut mencakup pasien yang menjalani hemodialisis (cuci darah) dan kasus gagal ginjal akut, termasuk pada anak.

Karena itu, mengenali gejala sejak dini menjadi langkah penting agar penyakit tidak berkembang menjadi gagal ginjal kronis.

Selain warna urine, berikut lima tanda ginjal mulai bermasalah yang sering tidak disadari, seperti dikutip dari Times of India.

1. Mudah Lelah dan Sulit Berkonsentrasi

Sering merasa cepat lelah meski tidak banyak beraktivitas? Atau belakangan sulit berkonsentrasi saat bekerja?

Kondisi ini dapat menjadi salah satu tanda fungsi ginjal mulai menurun. Saat ginjal tidak mampu menyaring limbah dengan baik, racun akan menumpuk di dalam darah.

Penumpukan tersebut bisa membuat tubuh kehilangan energi dan mengganggu kemampuan untuk fokus.

Selain itu, penyakit ginjal juga dapat memicu anemia, yaitu kondisi kekurangan sel darah merah yang turut menyebabkan tubuh mudah lemas dan kelelahan

2. Kulit Kering dan Gatal

Kulit yang terasa kering atau sering gatal tidak selalu disebabkan kurang memakai pelembap atau masalah kulit.

Ginjal berperan menjaga keseimbangan cairan dan mineral dalam tubuh. Ketika fungsinya terganggu, keseimbangan tersebut ikut berubah sehingga dapat memicu kulit menjadi kering dan terasa gatal.

Keluhan ini sering muncul bersamaan dengan penurunan fungsi ginjal dan sebaiknya tidak diabaikan apabila berlangsung terus-menerus.

3. Sulit Tidur

Gangguan tidur yang terus berulang juga bisa menjadi tanda adanya masalah pada ginjal.

Ketika ginjal tidak mampu membuang racun secara optimal, zat-zat sisa metabolisme tetap berada di dalam darah. Kondisi ini dapat memengaruhi kualitas tidur.

Sebuah tinjauan sistematis yang dipublikasikan dalam jurnal *Kidney Medicine* pada 2022 menunjukkan kualitas tidur yang buruk dan insomnia cukup sering dialami pasien penyakit ginjal kronis stadium lanjut.

4. Mata Bengkak Saat Bangun Tidur

Mata yang tampak bengkak setiap pagi sering dianggap akibat kurang tidur. Padahal, kondisi ini juga dapat menjadi pertanda ginjal mengalami gangguan.

Pembengkakan terjadi karena ginjal membuang terlalu banyak protein ke dalam urine (proteinuria), padahal protein seharusnya dipertahankan di dalam tubuh. Kehilangan protein tersebut dapat memicu munculnya bengkak, terutama di sekitar mata.

5. Pergelangan Kaki dan Kaki Bengkak

Pembengkakan pada kaki atau pergelangan kaki juga perlu diwaspadai.

Saat fungsi ginjal menurun, tubuh menjadi lebih sulit membuang kelebihan natrium dan cairan. Akibatnya terjadi retensi cairan atau edema yang menyebabkan kaki tampak membengkak.

Meski begitu, edema juga dapat disebabkan oleh penyakit lain, seperti gangguan jantung, penyakit hati, atau gangguan pembuluh darah vena. Karena itu, pemeriksaan dokter tetap diperlukan untuk mengetahui penyebab pastinya.

Apabila mengalami gejala-gejala di atas serta diiringi dengan keluhan, sebaiknya segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.

Deteksi dini dapat membantu menemukan penyebab gangguan sejak awal sehingga penanganan bisa dilakukan lebih cepat dan risiko berkembang menjadi gagal ginjal kronis dapat ditekan.

Tags: DeteksigejalaGInjalKulit keringWarna urine
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Kesehatan

Bukan Cuma Serangan Jantung, Dokter Ungkap Penyebab Pelari Maraton Meninggal Mendadak

by Fifi
15 June 2026

Suaranusantara.com - Praktisi Kesehatan Masyarakat sekaligus Kepala Seksi Pelayanan...

Hari Dharma Karya Dhika, Kalapas Rangkasbitung dan Jajaran Ikut Donor Darah
Kesehatan

Momen Penting 14 Juni: Sejarah dan Makna di Balik Hari Donor Darah Sedunia

by snc4
14 June 2026

Suaranusantara.com - Pada hari Minggu tanggal 14 Juni 2026...

Ilustrasi usia 35 tahun tampak awet muda berkat rutin olahraga dan pola hidup sehat agar awet muda (Instagram @jtclinicsid)

Mau Awet Muda Bersinar di Usia 35 Tahun? Simak Lima Kebiasaan Sederhana Cegah Penuaan

23 April 2026
Ilustrasi bergerak di usia muda untuk hidup lebih sehat dan umur panjang (Instagram @coachyuhana.kh)

Ingin Sehat dan Umur Panjang? Ayo Lakukan Lima Kebiasaan Sederhana Ini di Usia 20 Sampai 30 Tahun, Dijamin Kurangi Risiko Kematian Muda

23 April 2026
Kebijakan WFH akan segera diumumkan hari ini Selasa 31 Maret 2026 (Instagram @moncongpublik)

Bukan Sekedar Efisiensi Energi, Ini Manfaat WFH ASN Setiap Jumat Bagi Kesehatan Lingkungan Pakar Beberkan

13 April 2026
Kurma menjadi salah satu makanan takjil berbuka puasa yang menyehatkan (Instagram @kurma_jogja)

Nikmatnya Kurma Disantap Saat Buka Puasa Ramadan 1447 H, Hati-hati! Jangan Kebanyakan Bisa-bisa Timbulkan Efek Samping Berikut Ini

25 February 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira (Instagram @andreaspareira)

Prabowo Akan Tertibkan Pengamat Tak Suka Pemerintahannya, PDI Perjuangan: Ini Risiko Rakyat yang Telah Memilih

4 months ago
Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

4 months ago
Salah satu twibbon Lebaran 2026 (twibbonize.com)

Idulfitri 1447 H Segera Tiba, Berikut Link Twibbon Lebaran 2026 Download Gratis Langsung Pejeng Status di Medsos

4 months ago
Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani tanggapi soal kebijakan WFH (Instagram @shibtawidjajakamdani)

Begini Kata Pengusaha Soal Opsi WFH Demi Hemat BBM Imbas Perang Timur Tengah

4 months ago
Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan jadi Dewan Pembina PSI (instagram @yusufmuhammad)

Lama Tak Terlihat, Begini Kondisi Terbaru Jokowi

12 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Andreas Hugo Pareira Minta Revisi UU HAM Tetap Jaga Kemandirian Komnas HAM

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

BERITA TERKINI

Menkeu Purbaya bicara soal IKN jadi PFI (instagram @menkeuri)
Nasional

Purbaya Ogah IKN Jadi Pusat Finasial Internasional: Tempatnya Terlalu Sepi

by Feri Spt
3 July 2026

Suaranusantara.com- Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa menolak untuk Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur dijadikan Pusat...

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap Presiden Prabowo ancam bubarkab Bea Cukai (YouTube @curhatbang)

Prabowo Ancam Bubarkan Bea Cukai, Purbaya: Kalau Nggak Ada Perbaikan Setahun Dibubarin, Ganti SGS

3 July 2026
B50 akan diresmikan oleh Presiden RI Prabowo Subianto (Instagram @totalpoltikcom)

Bakom Bilang Prabowo Akan Resmikan B50 Pekan Depan: Rencananya 9 Juli

3 July 2026
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bicara soal gaji PJLP (Instagram @pramonoanungw)

Alhamdulilah! Pramono Janji Kenaikan Gaji PJLP yang Belum Dibayar Bakal Dirapel Sesuai UMP

3 July 2026
Ilustrasi galian di Jakarta yang menyebabkan kemacetan jalan (Instagram @lintascondetupdate)

Berkaca dari Kawasan TB Simatupang, Pramono Anung Terapkan Satu Galian Terpadu: Biar Nggak Overlapping

3 July 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com