
Jakarta-SuaraNusantara
Wabah penyakit Difteri saat ini tengah melanda berbagai daerah di Indonesia. Setidaknya 23 provinsi melaporkan penyakit itu sebagai kejadian luar biasa (KLB). Sejauh ini sudah ada 663 pasien yang terinfeksi difteri di seluruh wilayah Indonesia. Sebanyak 38 di antaranya meninggal dunia.
Untuk mengantisipasi penyebaran wabah difteri, Kementrian Kesehatan telah menyiapkan 3,5 juta vaksin. “Logistik kami siap karena vaksin difteri ini bisa dibuat di PT Biofarma, kami memang siap dalam hal ini dan sudah berkoordinasi,” kata Menkes Nila F Moeloek di Jakarta, beberapa saat lalu.
Menurut Nila, pihaknya menemukan banyak anak usia di bawah lima tahun mudah terserang wabah difteri lantaran tidak memiliki kekebalan atau antibodi, juga disebabkan rendahnya kesadaran orang tua untuk memberikan imunisasi.
“Antibodinya ternyata memang rendah dan kita coba lagi menelusuri kenapa, dan ternyata memang banyak yang tidak dilakukan imunisasi,” katanya.
Dia mengatakan, Outbreak Respon Immunization (ORI) akan digalakkan
untuk mencegah eskalasi difteri. “Kami tentu akan mengatasi dengan ORI ini terutama di Provinsi yang lebih kami jaga untuk mencegah,” jelas Nila.
Penulis: Yon K

















