Suaranusantara.com – Juru Bicara Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Haryo Limanseto mengatakan Presiden, Prabowo Subianto menyiapkan Rp50 triliun untuk Tunjangan Hari Raya (THR) Pegawai Negeri Sipil (PNS) di 2025.
Dia menuturkan, pencairan THR itu bakal dibayarkan paling cepat tiga minggu sebelum lebaran IdulFitri1446 Hijriah.
“Pencairan THR bagi aparatur sipil negara (ASN) dan pekerja swasta akan dicairkan tepat waktu, dengan ketentuan pencairan bagi ASN paling cepat tiga minggu sebelum lebaran,” kata Haryo dalam keterangannya.
Menurut Haryo, anggaran Rp50 triliun itu disediakan dengan tujuan untuk meningkatkan daya beli masyarakat.
“Percepatan pencairan THR untuk ASN dengan alokasi sekitar Rp50 triliun bertujuan untuk meningkatkan daya beli masyarakat secara signifikan, memperkuat konsumsi domestik, serta mendorong perputaran ekonomi di berbagai sektor, terutama perdagangan dan jasa,”katanya.
Sementara itu, pemerintah meminta THR para pekerja swasta bisa dibayarkan perusahaan paling telat seminggu sebelum lebaran 2025.
Haryo menegaskan pembayaran THR bakal meningkatkan daya beli masyarakat.
“Dari sisi permintaan, puncak konsumsi rumah tangga selama ramadan 2025 menjadi salah satu motor penggerak utama (perekonomian Indonesia),” katanya.
“Kebijakan tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap stabilitas makroekonomi dan mendukung pencapaian target pertumbuhan ekonomi pada kuartal I 2025,” tutup Haryo.


















Discussion about this post