Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Nasional

Imbas Tarif Trump, Indonesia Diprediksi Bakal Dihantam Badai PHK

Feri Spt by Feri Spt
7 April 2025
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
Presiden AS Donald Trump dituding manipulasi pasar usai umumkan tunda sementara tarif impor tinggi (instagram @thetrillionairealife)

Trump umumkan tarif resiprokal atau timbal balik ke seluruh negara termasuk Indonesia (instagram @thetrillionairealife)

2
SHARES
17
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaranusantara.com- Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump diketahui pada Rabu 2 April 2025 mengumumkan tarif timbal balik atau resiprokal yang diberlakukan ke seluruh negara termasuk Indonesia.

Adapun tarif Trump ini akan mulai berlaku pada 9 April 2025 mendatang.

Indonesia dikenakan tarif resiprokal oleh Trump sebesar 32 persen. Hal ini bakal berdampak negatif pada perusahaan-perusahaan di Indonesia. Malah bisa-bisa, imbas dari tarif Trump Indonesia bakal dihantam badai PHK.

BACAJUGA

Trump Peringatkan China, Jika Ketahuan Bantu Iran Siap-siap Beijing Dihantam Tarif 50 Persen

Trump Lempar Ide Pungutan Selat Hormuz, Iran Sudah Lebih Dulu Klaim Kendali

Hal ini dikatakan oleh Presiden Konferensi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal yang mengatakan bahwa sebelum Lebaran pihaknya telah menemukan fakta di lapangan bahwa sejumlah perusahaan berada dalam kondisi goyah dan sedang mencari format untuk menghindari PHK.

Dan dengan ditambahnya diberlakukan tarif timbal balik 32 persen, pihaknya memprediksi perusahaan-perusahaan akan terjerembab lebih dalam.

Di tingkat perusahaan, Said mengatakan beberapa serikat pekerja sudah diajak berunding oleh pihak manajemen mengenai rencana PHK.

Namun, belum ada kejelasan soal jumlah buruh yang akan terkena dampak, waktu pelaksanaannya, maupun pemenuhan hak-hak mereka. Perundingan masih dalam tahap awal.

“Dalam kalkulasi sementara Litbang KSPI dan Partai Buruh, diperkirakan akan ada tambahan 50 ribu buruh yang ter-PHK dalam tiga bulan pasca diberlakukannya tarif baru tersebut,” papar Said Iqbal dalam keterangannya, Minggu 6 April 2025.

Said Iqbal menjelaskan tarif impor sebesar 32 persen membuat produksi Indonesia menjadi lebih mahal di pasar Amerika.

Konsekuensinya, permintaan menurun, produksi dikurangi, dan perusahaan terpaksa melakukan efisiensi, termasuk PHK. Bahkan, dalam beberapa kasus, perusahaan memilih menutup operasionalnya.

Dia memaparkan industri-industri yang paling rentan dihantam gelombang PHK meliputi industri tekstil, garmen, sepatu, elektronik, makanan dan minuman yang berorientasi ekspor ke Amerika Serikat.

Industri minyak sawit, perkebunan karet, dan pertambangan juga kemungkinan akan terdampak.

Kemudian, perusahaan-perusahaan yang bergerak di sektor tekstil, garmen, sepatu, elektronik, dan makanan-minuman umumnya adalah milik investor asing, bukan domestik.

Maka dari itu, Said Iqbal meyakini jika situasi ekonomi tidak menguntungkan, investor asing dengan mudah bisa memindahkan investasinya ke negara lain yang memiliki tarif lebih rendah dari Amerika.

“Sebagai contoh, sektor tekstil kemungkinan akan pindah ke Bangladesh, India, atau Sri Lanka yang tidak terkena kebijakan tarif dari AS,” beber Said Iqbal.

Ironisnya, hingga saat ini, belum ada langkah konkret dari pemerintah untuk mengantisipasi dampak kebijakan tarif AS tersebut.

Bahkan tidak ada kepastian atau strategi nasional yang disiapkan untuk mencegah pengurangan produksi, penutupan perusahaan, atau PHK massal.

KSPI kata Iqbal telah memperingatkan agar Indonesia juga tidak menjadi sasaran empuk perpindahan pasar dari negara-negara lain ke Indonesia.

Contohnya, ketika China kehilangan pasar ekspornya ke Amerika, maka mereka bisa membanjiri Indonesia dengan produk murah.

“Jika hal ini dibiarkan, maka pasar domestik akan dikuasai barang impor murah, industri dalam negeri tertekan, dan PHK semakin tak terhindarkan,” tegas Said Iqbal.

Melihat hal itu, Iqbal menyarankan agar Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) No. 8 Tahun 2023 harus segera dicabut dalam waktu dekat.

Jika tidak, impor akan makin tak terkendali, produk dijual murah, dan pasar dalam negeri terancam. Pada akhirnya, hal ini hanya akan memperburuk gelombang PHK yang sudah ada.

Tags: KSPIPartai Buruhtarif resiprokalTrump
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Kepala Bakom RI Muhammad Qodari (Instagram @nowdots)
Nasional

Qodari Ajak Homeless Media Jadi Mitra Pemerintah, Sebarkan Program Prabowo

by Feri Spt
7 May 2026

Suaranusantara.com- Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI Muhammad Qodari...

Nasional

PT Ajib Tours Halal Bihalal dan Syukuran Kantor Baru di Cibubur, Didoakan Penuh Berkah

by SNC 7
7 May 2026

Suaranusantara.com – PT Ali Jaber International Berkah (Ajib Tours)...

Presiden RI Prabowo Subianto dijadwalkan hadiri KTT ke 48 ASEAN yang digelar di Filipina, Kamis 7 Mei 2026 (Instagram @pedoman.id)

Prabowo Bersama Pemimpin ASEAN Hadiri KTT ke 48 di Filipina, Apa yang Dibahas?

7 May 2026
Presiden RI Prabowo Subianto bertolak ke Cebu Filipina hadiri KTT ke 48 ASEAN (Instagram @mediasosial_milikrakyat)

Prabowo Bertolak ke Filipina Hadiri KTT ke 48 ASEAN, Presiden Berangkat dari Lanud Halim

7 May 2026
KA Argo Bromo Anggrek ganti nama jadi KA Anggrek (Instagram @kai121_)

KA Argo Bromo Anggrek Tak Lagi Istimewa, Pecinta Kereta Api Kecewa Usai KAI Merombak Jadi KA Anggrek

7 May 2026
KA Argo Bromo Anggrek ganti nama jadi KA Anggrek (Instagram @kai121_)

KA Argo Bromo Anggrek Ganti Nama Jadi KA Anggrek Usai Insiden Kecelakaan Bekasi Timur, KAI Beberkan Alasannya

7 May 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan jadi Dewan Pembina PSI (instagram @yusufmuhammad)

Lama Tak Terlihat, Begini Kondisi Terbaru Jokowi

10 months ago
Golkar saat Jumpa Pers, Sabtu (13/5/2023), (Maya)

Golkar Daftar Bacaleg, Sachrudin : Target Kursi Jadi Pemenang

3 years ago
LPS – OJK Perbaharui Juklak Pertukaran Data dan Informasi

Perkuat Tugas Pengawasan, Penjaminan dan Resolusi Bank, LPS – OJK Perbaharui Juklak Pertukaran Data dan Informasi

1 year ago
Puan Maharani saat Rapat Pimpinan dan Rapat Konsultasi pertama pasca pelantikan (Dok FB/ Puan Maharani)

Prabowo Panggil Pramono Anung ke Kartanegara, Puan: Sampaikan Pesan Megawati

2 years ago
MK putuskan kabulkan permohonan empat mahasiswa UIN Sunan Kalijaga, putuskan hapus Presidential Threshold (instagram @mahkamahkonstitusi)

Apa Itu Presidential Threshold yang Dihapus MK, Parpol Bisa Usul Pasangan Capres dan Cawapres

1 year ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

Habiburokhman: Sistem Peradilan Kita Masih Berat Sebelah

BERITA TERKINI

AS dan Iran siap damai (Instagram @stokwise.id)
Internasional

Axios ungkap AS dan Iran Sepakat Teken MoU Damai, Potensi Perang Berakhir

by Feri Spt
7 May 2026

Suaranusantara.com- Akhirnya perang antara Amerika Serikat (AS) vs Iran akan segera berakhir. Sebab, kedua negara ini sepakat...

Lestari Moerdijat

Lestari Moerdijat: Butuh Transformasi Pendidikan Hadapi Tuntutan Perkembangan Zaman

7 May 2026
Johan Rosihan bicara soal ancaman Cs-137

NKRI dan “EFISIENSI”

7 May 2026
Lestari Moerdijat

Lestari Moerdijat: Krisis di Sayung, Demak adalah Bagian Krisis Nasional yang Harus segera Diatasi 

7 May 2026

DPR Kritik UKP Pariwisata Minta Konten Gratis: Tak Hargai Kreator

6 May 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com