Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Nasional

BAP Penyelidik KPK Sebut Hasto Kristiyanto sebagai Aktor Intelektual di Balik Kasus Harun Masiku, Kubu Sekjen Auto Habis-habisan Kuliti di Sidang

Feri Spt by Feri Spt
16 May 2025
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
Sidang lanjutan, kuasa hukum Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Patra M Zen cecar penyelidik KPK yang menyebut Sekjen adalah aktor intelektual dalam kasus Harun Masiku (instagram @gunromli)

Sidang lanjutan, kuasa hukum Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Patra M Zen cecar penyelidik KPK yang menyebut Sekjen adalah aktor intelektual dalam kasus Harun Masiku (instagram @gunromli)

2
SHARES
15
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaranusantara.com- Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto disebut-sebut sebagai aktor intelektual di balik kasus Harun Masiku, mantan kader PDIP yang buron terlibat dalam skandal suap pergantian antarwaktu (PAW) Anggota DPR RI.

Hal ini tertuang dalam Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Penyelidik KPK yang dibacakan oleh kuasa hukum Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, Patra M Zen yang digelar Jumat 16 Mei 2025 di Pengadilan Tipikor, Jakarta.

Pembacaan BAP tersebut dibacakan Patra M Zen lantaran menanyakan keterangan saksi yang dihadirkan dalam sidang lanjutan Hasto yakni Penyelidik KPK Arif Budi Raharjo.

BACAJUGA

Lagu Bung Karno Bapak Marhaenisme Menggema di Bimtek, PDI Perjuangan: Pelurusan Sejarah

Kehangatan Pertemuan Prabowo dan Megawati di Peringatan Hari Lahir Pancasila, Hasto Kristiyanto Berharap Bahas Masa Depan RI

“Sekarang masuk ke BAP, berita acara pemeriksaan 6 Januari 2025 Nomor 20 halaman 12. Itu, Bapak tegas bilang, aktor intelektual, nah ini ngeri, saya bacakan biar nggak salah karena sadis ini, ngeri. ‘Dalam kasus penyuapan terhadap Wahyu Setiawan menurut pendapat saya adalah Hasto Kristiyanto’, begitu yang Bapak bilang kan?,” tanya Patra dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Jumat (16/5).

Arif merespon dengan menyatakan bahwa berdasarkan hasil penelaahan tim bahwa pihak-pihak yang sebelumnya terbukti melakukan suap terhadap mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan, di antaranya Donny Tri Istiqomah, Saeful Bahri, dan Agustiani Tio Fridelia berada dalam satu lingkup.

Menurutnya, mereka nama-nama itu kerap melaporkan setiap aktivitas kepada Hasto.

“Jadi, ketika penyidik kepada saya terkait dengan pertanyaan hal itu, saya yang merefer kepada Tupoksi yang saya lakukan pada saat itu. Jadi, dari hasil yang kami temukan dalam proses penyelidikan bahwa masing-masing pihak yang melakukan penyuapan, dalam hal ini adalah Donny, Saeful, Tio itu memang berada di dalam satu kesatuan dengan terdakwa. Karena dia menerima arahan dan kemudian mereka melaporkan,” timpal Arif.

Patra kemudian menanyakan apakah Arif melihat langsung Hasto mengarahkan.

“Jadi saudara bilang Pak Hasto mengarahkan berdasarkan bukti petunjuk? Tapi saudara melihat langsung Pak Hasto mengarahkan?,” ucap Patra

“Nggak,” jawab Arif.

Patra pun menegaskan kembali atas jawaban dari Arif tersebut.

“Nah enggak mendengar langsung kan?,” kata Patra.

“Dari beberapa bukti petunjuk yang saya amati,” jawab Arif.

Mendengar penjelasan dari Arif, Patra kemudian meminta Penyelidik KPK itu untuk memberikan keterangan bukan berdasarkan pendapat melainkan fakta.

“Pak jangan berpendapat, gara-gara pendapat bapak nih orang ditangkap, dipenjara, gausah dikomentari. Intinya bapak lihat gak Pak Hasto mengarahkan kusnadi? mengarahkan harun masiku? mengarahkan saeful bahri? Lihat gak?,” kata Patra.

Dia pun menegaskan kembali kepada Arif apakah melihat langsung.

“Itu tadi saya bilan kan petunjuk pak, gausah bapak komentari. tapi intinya bapak lihat langsung gak? gak lihat kan?,” kata Patra.

“Nggak,” ujar Arif.

Patra kemudian menegaskan bahwa pernyataan Arif Budi terkait Hasto adalah aktor elektual hanya berdasarkan keterangan orang lain dan tidak melihat secara langsung.

“Jadi keterangan saksi bahwa sampai ke pendapat bahwa Pak Hasto merupakan aktor intelektual itu dari keterangan saksi Saeful Bahri plus bukti petunjuk. Nah dengan demikian, keterangan saudara yang alami sendiri hanya kaitannya saudara yang melakukan penyelidikan saat itu, tidak langsung lihat, saksikan perbuatan pak hasto?,” kata Patra.

“Betul,” sahut Arif.

Tags: Arif Budi RaharjoBAPHasto KristiyantoPatra M ZenPenyelidik KPK
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Nasional

Anggaran Kementerian PANRB Tahun 2027 Sebesar Rp348,59 Miliar

by Fifi
11 June 2026

Suaranusantara.com - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi...

Presiden RI Prabowo Subianto pidato di acara Munas HIPMI XVIII di Lampung (Instagram @sekretariat.kabinet)
Nasional

Prabowo: Kalo Dipanggil Yang Maha Kuasa, Saya Tetap Monitor Kalian

by Feri Spt
11 June 2026

Suaranusantara.com- Presiden RI Prabowo Subianto dalam pidato di Musyarawarah...

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia bicara di Munas HIPMI Lampung pastikan harga LPG dan BBM subsidi tidak ada kenaikan (Instagram @sekretariat.kabinet)

Bahlil Pastikan Harga LPG dan BBM Subsidi Tidak Ada Kenaikan: Ini Perintah Prabowo

11 June 2026
Presiden RI Prabowo Subianto di acara HIPMI Lampung, Rabu 10 Juni 2026 bicara soal tanggapi kritik soal dirinya kerap ke luar negeri (Instagram @sekretariat.kabinet)

Prabowo Bicara Soal Bolak-balik Kunjungan ke Luar Negeri: Jokowi Jarang Keluar Disalahkan

11 June 2026
Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira kritik soal bansos ke tunai Rp 5,4 juta per kepala, (Instagram @genbanteng)

Prabowo Berencana Ubah Bansos Jadi Tunai Rp 5,4 Juta per Kepala, PDI Perjuangan: Anggarannya dari Mana?

11 June 2026
Presiden RI Prabowo Subianto saat pidato di acara HIPMI di Lampung, Rabu 10 Juni 2026 (Instagram @undercover.id)

Prabowo Tanggapi Kritik Soal Kunker ke Luar Negeri: Jika Diundang Trump, Xi Jinping hingga Putin Berani Nggak Hadir, Ini Risiko Negara Banyak Sahabatnya

11 June 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani tanggapi soal kebijakan WFH (Instagram @shibtawidjajakamdani)

Begini Kata Pengusaha Soal Opsi WFH Demi Hemat BBM Imbas Perang Timur Tengah

3 months ago
Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

3 months ago
Rupiah Melemah, Dolar AS Kuat (Dok ilustrasi)

Rupiah Menguat Tipis di Tengah Ketegangan Timur Tengah dan Menjelang RDG BI

3 months ago
Salah satu twibbon Lebaran 2026 (twibbonize.com)

Idulfitri 1447 H Segera Tiba, Berikut Link Twibbon Lebaran 2026 Download Gratis Langsung Pejeng Status di Medsos

3 months ago
Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan jadi Dewan Pembina PSI (instagram @yusufmuhammad)

Lama Tak Terlihat, Begini Kondisi Terbaru Jokowi

11 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Andreas Hugo Pareira Minta Revisi UU HAM Tetap Jaga Kemandirian Komnas HAM

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

BERITA TERKINI

Bayern Munchen
Olahraga

Bayern Munchen Siap Boyong Bintang PSV dan Frankfurt

by snc 14
11 June 2026

Suaranusantara.com - Bayern Munchen tampaknya berada di posisi terdepan untuk mengamankan tanda tangan penyerang PSV Eindhoven, Ismael...

Nico Williams

Perburuan Sengit Nico Williams: Sinyal Hijau dari Spanyol dan Manuver Senyap Arsenal

11 June 2026
Elliot Anderson

Demi Elliot Anderson, Man City Siap Pecahkan Rekor Transfer Rp2 Triliun Lebih!

11 June 2026
Ketua Umum Apindo Shinta Widjaja Kamdani angkat bicara soal kenaikan harga Pertamax (Instagram @shintawidjajakamdani)

Efek Domino Dimulai, Apindo Wanti-wanti Pertamax Naik: UMKM Menjerit, Dompet Rakyat Kecil Makin Tipis

11 June 2026
Anggota Komisi VI DPR RI Mufti Anam soroti soal kenaikan harga Pertamax yang berlaku mulai Rabu 10 Juni 2026 (Instagram @genbanteng)

DPR RI Kecewa Pertamax Naik Rp 16.250 per Liter: sebagai Lembaga Pengawas Tak Dilibatkan Diskusi

11 June 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com