Suaranusantara.com- Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto kini tengah terjerat kasus terkait Harun Masiku. Hasto pun diketahui tengah menjalani masa tahanan di rutan KPK sejak Februari 2025 lalu.
Saat ini segala tugas Sekjen PDI Perjuangan sepenuhnya dipegang oleh Ketum PDIP, Megawati Soekarnoputri.
Djarot Saiful Hidayat selaku Ketua DPP PDI Perjuangan mengatakan bahwa partai belum ada niatan untuk mengganti Hasto Kristiyanto dari posisi Sekjen PDI Perjuangan.
Djarot menegaskan bahwa Hasto masih menjadi Sekjen PDI Perjuangan.
“Wah Itu kita tidak bisa menginterpretasi seperti itu, ya. Tetapi yang jelas, Sekjen sekarang masih Pak Hasto Kristiyanto,” kata Djarot seusai peringatan Hari Lahir Pancasila di halaman Masjid At Taufiq, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, dilansir Selasa 3 Juni 2025..
Pengamat politik Agung Baskoro buka suara soal bursa pemilihan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan yang disebut akan berlangsung beberapa waktu mendatang.
Bursa Sekjen PDI Perjuangan ini juga dilakukan untuk mencari pengganti Hasto Kristiyanto, yang saat ini terjerat kasus dugaan suap dan perintangan penyidikan terkait kasus Harun Masiku.
Agung mengatakan, secara personal sosok yang akan mengisi kursi Sekjen PDI Perjuangan nantinya haruslah memiliki kedekatan dengan Ketua Umum partai berlambang banteng tersebut, yakni Megawati Soekarnoputri.
Selain itu, menurutnya, secara institusional, figur sekjen mesti bisa menerjemahkan secara pas peran PDIP sebagai mitra kritis dan mitra strategis agar bisa relasi-berkomunikasi dengan siapapun.
“Utamanya dengan Pemerintahan Prabowo – Gibran,” ujarnya.
Meski demikian, Agung mengatakan, pembahasan soal siapa sekjen terpilih nantinya masih harus menunggu kongres PDI Perjuangan.
“Di luar itu, bahasan soal sekjen masih jauh panggang dari api, karena selama kongres belum digelar selama itu pula Hasto masih Sekjen,” kata Agung.


















Discussion about this post