Suaranusantara.com- Kasus kematian Arya Daru, diplomat muda Kementerian Luar Negeri RI, terus menyita perhatian masyarakat. Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Sari Yuliati, menegaskan pentingnya semua pihak menghormati proses hukum yang saat ini sedang dilakukan oleh Polda Metro Jaya.
Sari menyampaikan bahwa aparat penegak hukum perlu diberikan ruang untuk menyelidiki kasus ini tanpa tekanan maupun intervensi. Ia menekankan agar penyidikan dilakukan secara menyeluruh, objektif, dan berdasarkan prinsip profesionalitas.
“Kami mendorong semua pihak untuk memberi ruang kepada aparat penegak hukum, khususnya Polda Metro Jaya, agar dapat bekerja secara profesional, objektif, dan menyeluruh dalam mengungkap kasus ini,” ujar Sari Yuliati dalam keterangannya, Rabu (16/7/2025).
Lebih lanjut, ia mengimbau publik untuk tidak terjebak pada spekulasi yang bisa memperkeruh suasana. Menurutnya, masyarakat perlu bersikap proporsional dalam menyikapi pemberitaan terkait kasus ini, dan menunggu hasil resmi dari pihak kepolisian.
Sari juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama mendoakan agar proses hukum berjalan dengan lancar dan transparan. Ia menyebut bahwa kejelasan dalam kasus ini akan sangat penting untuk menghapus kegelisahan yang timbul di tengah publik.
“Kita semua tentu berharap agar kasus ini segera menemukan titik terang. Mari bersama-sama kita doakan agar proses penyelidikan berjalan lancar, transparan, dan bisa menjawab keresahan publik,” paparnya.
Diketahui, Arya Daru ditemukan tewas dalam kondisi mengenaskan di tempat kosnya di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, pada 8 Juli 2025. Hingga saat ini, penyebab pasti kematiannya masih dalam tahap penyelidikan.


















Discussion about this post