Suaranusantara.com – Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau yang sering disapa Gus Ipul mengungkapkan, hampir delapan ribu siswa Sekolah Rakyat (SR) sudah mengikuti tes pemeriksaan kesehatan yang menjadi salah satu syarat wajib bagi siswa.
Hal itu diungkapkan Gus Ipul saat menghadiri Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah Rakyat Menengah Atas 34 Kabupaten Lebak yang dipusatkan di Aula Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Banten, di Rangkasbitung, Lebak, Senin (1/8/2025)
“Hampir delapan ribu siswa Sekolah Rakyat termasuk yang di sini sudah mengikuti pemeriksaan kesehatan,” kata Gus Ipul.
Menurut Gus Ipul, pemeriksaan kesehatan terhadap siswa pada awal ajaran penting dilakukan agar bisa melihat bagaimana kondisi kesehatan pada tahun ajaran berikutnya.
“Biar bisa diketahui bagaimana kondisi kesehatan anak-anak kita, mungkin ada yang anemia, sakit gigi dan lain-lain. Kita pastikan akan dibantu supaya jadi sehat, jadi anak-anak jangan kecil hati justru sebaliknya karena diketahui sejak dini apa yang kurang dalam tubuh kita selama satu tahun ke depan maka keadaan akan lebih baik,” tuturnya.
Jika terdapat anak yang mengalami penyakit menular, Gus Ipul memastikan anak tersebut akan mendapatkan penanganan sampai sembuh dari tenaga medis.
“Karena Sekolah Rakyat kan asrama, kalau ada yang mengalami penyakit menular tentu bekerja sama dengan Dinas Kesehatan akan disembuhkan terlebih dahulu. Setelah sembuh bisa kembali lagi ke sekolah,” ucapnya.
Lebih lanjut Mensos menyampaikan, selain di Kabupaten Lebak, Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah Rakyat juga diselenggarakan di Kabupaten Ponorogo dan Kota Pasuruan, Jawa timur.
“Alhamdulillah hari ini kita bisa bersama-sama menandai dimulainya penyelenggaraan sekolah rakyat di 37 titik. Pada 14 Juli lalu kita memulai di 63 titik, dan insya Allah pada bulan September nanti 59 titik,” pungkasnya.(Def)


















Discussion about this post