Suaranusantara.com- Kapolri Jenderal Listyo Sigit pada Selasa 5 Agustus 2025 resmi melakukan rotasi jabatan para perwira tinggi (Pati). Salah satunya adalah Komjen Wahyu Widada.
Komjen Wahyu Widada diketahui sebelumnya mengemban tugas sebagai Kabareskrim Polri. Namun, posisinya itu kini berganti menjadi Irwasum Polri.
Adapun Komjen Wahyu Widada jadi Irwasum Polri menggantikan posisi Dedi Prasetyo yang menjadi Wakapolri.
Sementara itu, posisi Kabareskrim Polri kini dipegang oleh Komjen Pol Syahardiantono.
Rotasi Polri itu tertuang dalam surat telegram bernomor ST/1764/VIII/KEP/2025 tertanggal 5 Agustus 2025.
Surat telegram itu ditandatangani oleh As SDM Polri Irjen Anwar atas nama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
“Komjen Pol Wahyu Widada diangkat dalam jabatan baru sebagai Irwasum Polri,” kata Kadivhumas Polri, Irjen Pol Sandi Nugroho, lewat keterangannya, Selasa 5 Agustus 2025.
Wahyu Widada sendiri sebelumnya menjabat sebagai Kabareskrim Polri sejak 26 Juni 2023. Posisinya digantikan oleh Komjen Pol Syahardiantono, yang sebelumnya menjabat sebagai Kabaintelkam Polri.
Lantas bagaimana profil lengkap Komjen Wahyu Widada?
Komjen Wahyu Widada diketahui lahir di Sleman Yogyakarta pada 11 September 1969. Itu artinya saat ini usai Wahyu 55 tahun.
Komjen Pol. Wahyu Widada telah memiliki istri yang bernama Sri Wahyuswinta.
Wahyu merupakan lulusan Akademi Polisi (Akpol) tahun 1991 dan tercatat menerima penghargaan bintang Adhi Makayasa atau lulusan terbaik Akpol
Komjen Pol. Wahyu Widada merupakan lulusan terbaik Akademi Kepolisian (Akpol) pada 1991.
Selama menimba ilmu di Akpol, ia memiliki pengalaman dalam bidang reserse. Wahyu Widada juga pernah menempuh pendidikan kejuruan di Sekolah Penerbang pada 1995.
Sementara untuk pendidikan kedinasan, Wahyu menempuh pendidikan di PTIK pada 1998, Sespim Polri pada 2006 dan Sespimti pada 2014.
Bicara karir, Wahyu mengawalinya dengan menjadi Pama Subdit Poludara Ditsamapta Polri pada 1992. Lalu pada tahun 1998, ia mengikuti sekolah Pama PTIK. Â Setelah itu, karier Wahyu mulai melesat.
Mulai dari menjabat sebagai Kapolsek Metro Pademangan (2001), Wakapolres Bekasi (2004), Kapolres Pekalongan (2008), Kapolres Tangerang (2010), Direktur Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Banten (2013).
Wahyu Widada juga pernah menjabat sebagai Staf Kepresidenan (2015), Wakapolda Riau (2018), Kapolda Gorontalo (2019), dan Kapolda Aceh (2020).
Kariernya masih terus menanjak ke tahun-tahun berikutnya, mulai dari menjabat sebagai Asisten Kapolri bidang SDM (2021), Kepala Badan Intelijen dan Keamanan (Kabaintelkam) (2023).
Lalu pada tahun 2023, ia ditunjuk oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo sebagai Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri.
Kasus yang Pernah Ditangani Wahyu Widada
Dilansir dari berbagai sumber, berikut adalah sejumlah kasus yang pernah ditangani oleh Wahyu Widada:
1. Jaringan Narkotika Internasional
Selama menjabat sebagai Kapolda Aceh, Wahyu pernah berhasil menggagalkan kasus penyelundupan narkotika jenis sabu sebanyak 61 kilogram milik jaringan internasional.
Selain sabu, polisi juga menyita satu unit kapal yang digunakan untuk menyelundupkan narkoba ke Aceh Timur.
2. Korupsi Pajak Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Baru
Saat menjabat sebagai Kapolres Metro Tangerang, Wahyu berhasil membongkar dugaan korupsi penerimaan setoran pajak Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor Baru (BBNKB) R2 senilai Rp1,7 miliar pada tahun 2009-2022.
3. Korupsi Pembangunan di Sungai Ciujung
Ia berhasil membongkar dugaan korupsi ini setelah menemukan penyimpangan dana pada laporan pembayaran.
Laporan tersebut menyatakan pembayaran sudah 100% lunas, padahal pembangunan fisik proyek baru sekitar 60-70% selesai


















Discussion about this post