Suaranusantara.com – Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menegaskan bahwa dirinya tidak mendapatan tawaran jabatan sebagai direktur utama (dirut) maupun komisaris dari Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Hal itu disampaikan Ahok usai bertemu Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (20/8/2025).
Diketahui, Ahok pernah mendukung dan menjadi bagian dari tim sukses (Timses) Pramono-Rano di Pilkada DKI 2024.
“Enggaklah, aku kan sekarang enakan gini free man,” kata Ahok.
Menurut Ahok, dirinya akan tidak leluasa apabila menduduki suatu jabatan di perusahaan baik sebagai direktur utama (Dirut) atau komisaris.
Bahkan, Ahok mengaku akan susah ke luar negeri jika terikat dengan sebuah perusahaan.
Ahok mengatakan, bahwa dirinya lebih menikmati waktu tanpa memegang jabatan tertentu.
“Waktunya juga susah, saya banyak jadi pembicara keliling kan. Kadang mau ke luar negeri, ke mana, kalau kita terikat satu PT agak susah,” ujar dia.
Adapun dalam pertemuan dengan Pramono, Ahok membicarakan banyak isu strategis mulai dari evaluasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), digitalisasi pembayaran dan pelayanan publik, dan peningkatan kualitas pendidikan di Jakarta.

















Discussion about this post