Suaranusantara.com- Usai sepekan lawatan ke sejumlah negera-negara, Presiden RI Prabowo Subianto pada Minggu malam 28 September 2025 memanggil sejumlah menterinya ke kediamannya di Kertanegara, Jakarta Selatan.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan pemanggilan sejumlah menteri ke Kertanegara lantaran untuk update terkait pekerjaan para pembantu Presiden itu.
“Hari ini (Minggu malam) Pak Presiden memanggil beberapa menteri untuk beliau mendapatkan update. Karena Bapak Presiden sebagaimana kita ketahui, melakukan lawatan perjalanan ke luar negeri selama tujuh hari,” kata Prasetyo Hadi, kepada wartawan, Minggu malam 28 September 2025.
Adapun menteri yang dipanggil Prabowo salah satunya Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin.
Menkes melaporkan pogram cek kesehatan gratis. Kemudian Kepala Bulog Mayjen Ahmad Rizal yang menyampaikan cadangan beras dan program cetak sawah.
“Kemudian juga ada Menteri Kesehatan melaporkan mengenai salah satu program kita yaitu cek kesehatan untuk masyarakat yang sampai hari ini sudah mencapai 36 juta,” jelasnya.
Lalu Menteri Koordinator (Menko) Pangan Zulkifli Hasan yang melaporkan soal pangan dan Makan Bergizi Gratis (MBG). Rapat koordinasi dilakukan, termasuk menyelesaikan beberapa masalah yang muncul.
“Kemudian Menteri ESDM melaporkan dari sisi program di Kementerian ESDM kaitannya dengan masalah lifting Minyakita. Kemudian yang akan segera ada groundbreaking, yaitu untuk pabrik metanol maupun pembangunan pabrik etanol yang selama ini kita masih impor. Jadi harapan kita dalam waktu 2 tahun ke depan, bisa mengurangi ketergantungan kita terhadap impor metanol maupun etanol,” bebernya.
Selanjutnya Menteri Kelautan juga melaporkan beberapa program salah satunya revitalisasi 20 hektare tambak di Jawa Barat. Kemudian progres pembangunan kampung nelayan.
“Pembangunan kampung nelayan yang sejak awal sudah direncanakan dan masuk di dalam skema pembiayaan, baik dari APBN, maupun skema pembiayaan dari sisi investasi, jadi banyak sekali hari ini, hampir tiga jam,” imbuhnya.


















Discussion about this post