Suaranusantara.com- Menteri Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia pada Rabu 29 Oktober 2025 resmi memasang sebanyak 112 listrik di Desa Wolaang, Kecamatan Langoan Timur, Kabupaten Minahasa, Sulawesi Utara.
Adapun Bantuan Pemasangan Baru Listrik (BPBL) ini merupakan program bantuan dari pemerintah yang diberikan secara gratis.
Untuk diletahui, Langoan merupakan tanah kelahiran dari garis keturunan ibu Presiden RI Prabowo Subianto, Dora Marie Sigar.
“Pada hari ini kita dapat berkumpul di tempat ini, di Minahasa. Ada salam hangat dari Bapak Presiden Prabowo kepada bapak/ibu semua, masyarakat Minahasa. Saya sebelum berangkat ke sini, menghadap Bapak Presiden Prabowo dan kemudian saya melaporkan saya akan datang meresmikan beberapa listrik desa, karena program listrik besar ini adalah program bapak presiden yang diperintahkan kepada kami sebagai pembantu presiden di Kementerian ESDM. Saya mau ke kampung bapak hari ini. Bapak presiden tanya, kapan? Malam ini juga saya kampung bapak,” katanya.
Kata Bahlil, program listrik gratis ini menjadi bukti nyata bahwa pemerintah hadir secara nyata untuk rakyat.
Selama 80 tahun Indonesia Merdeka, masih saja ada rumah-rumah yang belum teraliri listrik. Diketahui, ada sebanyak 5.700 desa dan 4.400 dusun yang belum teraliri listrik.
Oleh karena itu, pemerintah menargetkan pada 2029-2030 seluruh desa di Indonesia sudah teraliri listrik.
“Bapak presiden mengarahkan untuk ini harus semua dari semua desa, semua kelurahan, itu dusun-dusun harus selesai di 2029 sampai dengan 2030,” katanya.
Paket program BPBL berupa Instalasi Listrik Rumah 3 titik lampu + 1 kotak kontak dan pemasangan, pemeriksaan dan pengujian instalasi Sertifikat Laik Operasi (SLO). Kemudian, penyambungan ke jaringan PLN, Biaya Penyambungan (BP) pelanggan daya 900 VA, dan token perdana Rp 100.000.
Berdasarkan data Kementerian ESDM, BPBL turut memberikan manfaat bagi masyarakat Sulawesi Utara dengan realisasi sambungan listrik bagi 1.000 rumah tangga (RT) pada 2023, 550 rumah tangga pada 2024, dan target 2.700 rumah tangga pada 2025.
Khusus di Kabupaten Minahasa, program BPBL pada 2023-2024 telah dirasakan oleh 20 rumah tangga. Sementara itu, pada tahun 2025 ini direncanakan sebanyak 112 rumah tangga akan menerima manfaat program tersebut.
Secara nasional, realisasi program BPBL pada tahun 2024 sebesar 155.429 rumah tangga dan periode Januari s.d September 2025 sebanyak 135.482 RT telah terpasang dari target 215.000 RT sampai akhir 2025.


















Discussion about this post