Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Nasional

Profil Gus Dur, Mantan Presiden yang Kini Jadi Pahlawan Nasional

snc4 by snc4
10 November 2025
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
Gus Dur (Dok ist)

Gus Dur (Dok ist)

1
SHARES
12
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaranusantara.com- Presiden Joko Widodo resmi menetapkan Presiden ke-4 Republik Indonesia, Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, sebagai Pahlawan Nasional atas kontribusinya dalam perjuangan politik dan pendidikan Islam. Penganugerahan tersebut diserahkan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto kepada Sinta Nuriyah, istri almarhum Gus Dur, di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin (10/11/2025).

Penetapan gelar itu didasarkan pada Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 116/TK/Tahun 2025 yang ditandatangani di Jakarta pada 6 November 2025. Dalam keputusan tersebut, pemerintah menyebut penganugerahan diberikan sebagai bentuk penghormatan atas jasa luar biasa Gus Dur dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.

“Menganugerahkan gelar pahlawan nasional kepada mereka yang namanya tersebut dalam lampiran keputusan ini sebagai penghargaan dan penghormatan yang tinggi, atas jasa-jasanya yang luar biasa, untuk kepentingan mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa,” bunyi kutipan Keppres.

BACAJUGA

Silaturrahim Nasional Pesantren di Padang, HNW : Di Abad 21, Pesantren Penting Lanjutkan Legacy Sukses Ubah Tantangan Jadi Peluang

HNW Apresiasi Pemberian Gelar Pahlawan Nasional Kepada Rahmah El Yunusiyah

Dalam prosesi di Istana, narator membacakan rangkaian jasa para tokoh penerima gelar, termasuk Gus Dur yang dikenal sebagai figur pejuang demokrasi dan pluralisme. Gus Dur dinilai telah memberikan kontribusi besar dalam memajukan pemikiran Islam yang moderat serta memperjuangkan nilai-nilai kemanusiaan di Indonesia.

Pengakuan negara ini sekaligus menegaskan kembali peran Gus Dur sebagai tokoh yang mewariskan semangat toleransi dan persaudaraan lintas agama di Tanah Air.

“KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur adalah tokoh bangsa yang sepanjang hidupnya mengabdikan diri memperjuangkan kemanusiaan, demokrasi, dan pluralisme di Indonesia,” ungkap narator.

Profil Gus Dur

Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, lahir di Denanyar, Jombang, pada 4 Agustus 1940, tumbuh di tengah keluarga ulama besar. Ayahnya, KH Wahid Hasyim, dikenal sebagai tokoh pendiri Nahdlatul Ulama, sementara ibunya, Sholehah, merupakan putri KH Bisri Syansuri, pendiri Pesantren Denanyar. Sejak kecil, Gus Dur hidup dalam suasana religius sekaligus intelektual.

Kegemarannya membaca menjadikannya sosok dengan wawasan luas. Ia kerap menghabiskan waktu di perpustakaan ayahnya maupun perpustakaan umum di Jakarta. Kecintaannya pada ilmu melahirkan pandangan yang terbuka terhadap dunia.

Masa remajanya dihabiskan di pesantren-pesantren ternama, seperti Tambakberas dan Tegalrejo, sebelum menempuh studi ke Timur Tengah di Universitas Al-Azhar, Kairo, lalu Universitas Baghdad.

Setelah menyelesaikan studinya, Gus Dur pulang ke tanah air dan mengabdikan diri di dunia pendidikan serta sosial. Ia mengajar di Universitas Tebu Ireng, menjadi sekretaris pesantren, dan aktif di berbagai lembaga pengembangan masyarakat seperti LP3ES dan P3M. Dari ruang-ruang inilah pemikirannya tentang Islam yang humanis dan progresif mulai tumbuh.

Peran besar Gus Dur mulai menonjol setelah ia memimpin PBNU pada 1984. Di bawah kepemimpinannya, NU tampil sebagai kekuatan moral yang menjembatani dialog lintas agama dan memperjuangkan nilai kemanusiaan. Ia memperkenalkan wajah Islam yang damai, terbuka, dan menghargai perbedaan.

Puncak kiprahnya tiba ketika ia menjadi Presiden ke-4 RI, menggantikan BJ Habibie. Meski hanya menjabat selama 21 bulan, kebijakannya mencerminkan keberanian moral. Salah satunya dengan mencabut larangan perayaan Imlek dan menjadikannya hari libur nasional—langkah simbolik yang membuka ruang bagi toleransi beragama.

Gus Dur wafat pada 30 Desember 2009 di Jakarta, namun jejak pemikirannya tetap hidup. Baginya, agama adalah jembatan kemanusiaan, bukan tembok pemisah. Kini, setelah resmi dianugerahi gelar Pahlawan Nasional, bangsa Indonesia menegaskan kembali bahwa Gus Dur bukan sekadar pemimpin, melainkan teladan abadi dalam memperjuangkan kemanusiaan, demokrasi, dan pluralisme.

Tags: Gus DurPahlawan NasionalProfil Gus Dur
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Jelang Puncak Haji 2026, Jemaah Diminta Hemat Tenaga dan Jaga Kesehatan 
Nasional

PPIH Bentuk Timsus Mina untuk Lindungi Jemaah Lansia dan Sakit saat Puncak Haji 

by SNC 7
18 May 2026

Suaranusantara.com - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi...

Menteri Agama (Menag), Nasaruddin Umar (Dok Instagram Nasaruddin Umar)
Nasional

Menag Yakin Pesantren Akan jadi Lembaga Pendidikan Paling Dicari di Era AI

by SNC 7
18 May 2026

Suaranusantara.com - Menteri Agama Nasaruddin Umar menyatakan rasa optimisnya...

Rudianto Lallo Tegaskan Penunjukan Kapolri Harus Tetap Lewat DPR

Komdigi Catat 200 Ribu Anak Indonesia Terpapar Judol, DPR Desak Pemerintah Bertindak Tegas

18 May 2026

Menteri PANRB Dorong Kampus Siapkan Talenta Digital untuk ASN Masa Depan

18 May 2026
Bambang Noroyono Jurnalis Republika Ditangkap Tentara Israel

Bambang Noroyono Minta Bantuan Pemerintah RI Usai Mengaku Ditahan Tentara Israel

18 May 2026
Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni saat diwawancarai di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (21/4/2025) terkait Sirkus OCI (Ilham F/Suaranusantara).

Ahmad Sahroni Dukung Masa Jabatan Kapolri Maksimal 3 Tahun, Singgung Regenerasi di Tubuh Polri

18 May 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan jadi Dewan Pembina PSI (instagram @yusufmuhammad)

Lama Tak Terlihat, Begini Kondisi Terbaru Jokowi

10 months ago

Berangkat Juli, Ajib Tours Fasilitasi 25 Jamaah Umroh Empat Lawang Urus Paspor dan Vaksinasi

3 days ago
UU TNI baru digugat ke MK oleh sebanyak tujuh orang mahasiswa UI (foto : setkab.go.id)

Putusan MK Menolak Pemilu Proporsional Tertutup

3 years ago
Ini Hambatan Pemkab Tangerang Soal Pengelolaan Gerai Tangerang Gemilang

Ini Hambatan Pemkab Tangerang Soal Pengelolaan Gerai Tangerang Gemilang

7 years ago
Antisipasi Ajakan Golput, Puluhan Polisi Jaga PSU di Desa Bunar

Antisipasi Ajakan Golput, Puluhan Polisi Jaga PSU di Desa Bunar

7 years ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

Habiburokhman: Sistem Peradilan Kita Masih Berat Sebelah

BERITA TERKINI

Pesan dan Kesan MPLS Siswa SD: Ceria, Seru, dan Penuh Semangat
Pendidikan

Bahasa Inggris akan Jadi Mata Pelajaran Wajib Siswa SD pada 2027

by SNC 7
18 May 2026

Suaranusantara.com - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) akan menjadikan pelajaran Bahasa Inggris menjadi mata pelajaran wajib...

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengumumkan kenaikkan UMP 2026 (Dok Pemprov DKI)

Pramono Ungkap Polda Metro Kelola 3.362 CCTV di Jakarta, Integrasi Sistem Didorong

18 May 2026

Ahmad Sahroni Dukung Tim Pemburu Begal Polda Metro, Minta Seluruh Polda Bentuk Tim Serupa

18 May 2026
Komarudin Watubun selaku Ketua DPP PDI Perjuangan angkat bicara soal Budi Arie Setiadi yang menuding PDIP terlibat pusara judol (dok Suaranusantara.com/Ilwan Nehe)

Komarudin Watubun: Pelemahan Rupiah Tetap Berimbas ke Kehidupan Masyarakat Desa

18 May 2026
Ilustrasi harga emas mulai dari Antam mengalami kenaikan (instagram @sukabumikuid)

Emas Jatuh ke Titik Terendah Sejak Maret, Pasar Khawatir Inflasi Memanas

18 May 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com