Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Nasional

Silaturrahim Nasional Pesantren di Padang, HNW : Di Abad 21, Pesantren Penting Lanjutkan Legacy Sukses Ubah Tantangan Jadi Peluang

snc4 by snc4
17 November 2025
in Nasional, Pendidikan
Reading Time: 2 mins read
A A
Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW) bicara soal langkah Presiden RI Prabowo Subianto yang jadi mediator di tengah konflik Iran-Israel-AS

Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid (HNW) bicara soal langkah Presiden RI Prabowo Subianto yang jadi mediator di tengah konflik Iran-Israel-AS

2
SHARES
19
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaranusantara.com- Wakil Ketua MPR RI yang juga Ketua Badan Wakaf Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor Dr. KH. M. Hidayat Mur Wahid MA, atau HNW menyampaikan apresiasi terhadap keputusan Presiden Prabowo Subianto memberi gelar pahlawan nasional kepada tiga ulama. Ketiganya merupakan bagian dari sepuluh orang yang mendapat kehormatan tersebut pada 2025. Ketiga tokoh ulama dari “Pesantren” itu adalah KH. Abdurrahman Wahid (Bidang Perjuangan Politik dan Pendidikan Islam), Syaikhona Cholil (bidang perjuangan pendidikan Islam) serta Hajjah Rahmah El Yunusiyyah (Bidang Perjuangan Pendidikan Islam).

Hal itu disampaikan HNW saat menjadi pembicara pada Silaturahim Nasional Pengasuh Pesantren, dengan tema Peluang dan Tantangan Pesantren di Masa Depan. Acara tersebut berlangsung di Kota Padang, Sumatera Barat, Minggu (16/11/2025) malam. Anugerah yang diberikan kepada ketiga tokoh ulama dari kalangan Pesantren itu menurut Hidayat adalah bukti pengakuan negara terhadap jasa yang telah diberikan para ulama, bahwa dunia Pesantren dapat mengubah berbagai tantangan yang ada menjadi peluang yang berguna dan diapresiasi bahkan oleh Negara.

“Baru kali ini, seorang kyai yang pernah jadi presiden dianugerahi gelar pahlawan, yaitu Gus Dur. Dan baru kali ini salah satu soko guru para kyai besar baik dari kalangan NU maupun Muhammadiyah diberi gelar pahlawan, yaitu Syaikhona Muhammad Kholil. Juga baru kali ini, di sini di Sumatera Barat seorang pendiri pendidikan khusus untuk perempuan Rahmah El Yunusiyyah diakui sebagai pahlawan Nasional. Ketiga tokoh ini membuktikan kemampuannya sekaligus kemampuan Pesantren mengubah tantangan dunia pesantren menjadi peluang yang menghadirkan kreasi dan prestasi unggul yang diakui bahkan oleh Negara,” ungkap HNW.

BACAJUGA

HNW Apresiasi Terbitnya Perpres Ditjen Pesantren, Untuk Maju dan Unggulnya Pesantren

HNW Serukan Komunitas Internasional Segera Bertindak Selamatkan Masjid Al Aqsha dari Israel

Rangkaian sejarah, itu menurut HNW memperlihatkan bahwa dunia pesantren, baik masa lalu, kini maupun masa depan selalu bersentuhan dengan dunia publik yang ada tantangannya tapi bisa diubah jadi peluang termasuk melalui dunia politik, termasuk penganugrahan gelar Pahlawan Nasional itu juga terkait dengan keputusan instansi Politik. Dan dalam era Reformasi yang terjadi karena perjuangan politik, hadirlah amandemen UUDNRI 1945 yang memposisikan hal-hal yang sangat terkait dengan dunia Pesantren yaitu Agama serta peningkatan keimanan ketaqwaan serta akhlaq mulia, berbarengan dengan mencerdaskan kehidupan bangsa, pada posisi yang sangat dipentingkan sebagai tujuan pendidikan nasional. Itu dengan jelas termaktub dalam pasal 31 ayat 3 dan 5. Dan apalagi dengan sudah disahkannya perjuangan dunia Pesantren oleh dua lembaga Politik berkewenangan yaitu DPR dan Pemerintah dengan disahkannya UU no 18 tahun 2019 yang merupakan ketentuan hukum khusus tentang Pesantren yang mengakui eksistensi, legitimasi dan peran ke depan Pesantren saat Pesantren memasuki abad ke 21 dengan globalisasi dan berbagai tantangannya. Agar Pesantren makin maksimal melanjutkan peran menjaga dan mengawal capaian-capaian positif perjuangannya agar tidak diubah oleh kepentingan-kepentinhan politik negatif, dan terus mampu mengubah tantangan menjadi peluang.

Pada kesempatan itu HNW juga menyampaikan mengapa penting bagi dunia Pesantren menjaga capaian-capaian positif yang saat ini berlaku termasuk untuk pondok Pesantren. Karena faktanya dalam sejarah dari dulu sampai sekarang kerap muncul upaya-upaya dari pihak tertentu yang ingin menjatuhkan peluang dan capaian-capaian positif yang dimiliki Pesantren.

“Pernah ada beberapa kelompok yang ingin memangkas eksistensi pesantren. Salah satunya melalui revisi uu. Tetapi beruntung, di DPR masih ada pihak-pihak yang memiliki kepedulian sangat besar terhadap dunia kepesantrenan, sehingga rencana jahat terhadap Pesantren tersebut bisa digagalkan. Karena itu kehadiran santri di dunia politik penting dimaknai dan dimaksimalkan untuk menjaga agar peluang dunia kepesantrenan yang positif itu selalu terjaga, bahkan terus bertambah dimasa yang akan datang, saat Pesantren memasuki abad ke 21, saat Pesantren dengan 3 jenisnya yang diakui UU Pesantren, diberi kesempatan luas ikut mengawal dan menjemput kesyukuran Indonesia Emas 2045,” pungkas ketua MPR RI periode 2004-2009.

Tags: Gus DurHNWPahlawanPendidikan
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Nasional

Perpres ILO 188 Resmi Diteken, Nasib Nelayan Siap Berubah

by SNC 7
1 May 2026

Suaranusantara.com - Presiden Prabowo Subianto resmi menandatangani Peraturan Presiden...

Nasional

Prabowo Instruksikan Percepatan RUU Ketenagakerjaan, Target Selesai 2026

by SNC 7
1 May 2026

Suaranusantara.com - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan percepatan penyelesaian Rancangan...

Prabowo Pastikan Potongan Ojol Dipangkas Jadi di Bawah 10 Persen

1 May 2026

Prabowo: UU PPRT Jadi Sejarah Baru Perlindungan Pekerja di Indonesia

1 May 2026

Hadiri May Day, Prabowo Tegaskan Komitmen Bela Kepentingan Rakyat

1 May 2026
Marinus Gea (Foto Suaranusantara)

Marinus Gea: Jadi Aktivis HAM Tidak Perlu Minta Izin dari Negara

1 May 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan jadi Dewan Pembina PSI (instagram @yusufmuhammad)

Lama Tak Terlihat, Begini Kondisi Terbaru Jokowi

10 months ago
Kabid Perparkiran Dishub Lebak, Asep Topik.(Def)

Tahun Ini, Target PAD Retribusi Parkir di Lebak Rp 407 Juta

3 years ago
Kediaman Prabowo Subianto di Kertanegara IV Jakarta Selatan didatangi sejumlah calon menteri ada 35 orang hingga petang ini (instagram @netizenindonesiaid)

Penuhi Undangan Prabowo, hingga Petang Ini Sudah Ada 35 Calon Menteri yang Hadir di Kertanegara, Berikut Daftar Nama-namanya

2 years ago
Ini Hambatan Pemkab Tangerang Soal Pengelolaan Gerai Tangerang Gemilang

Ini Hambatan Pemkab Tangerang Soal Pengelolaan Gerai Tangerang Gemilang

7 years ago
instagram deolipa_project

Walikota Depok Dipolisikan, Deolipa : Saya Melaporkan Atas Nama Pribadi

3 years ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

Habiburokhman: Sistem Peradilan Kita Masih Berat Sebelah

BERITA TERKINI

Nasional

Keamanan Penerbangan Haji 2026 Diperketat, Kemenhub Siapkan Regulasi Khusus

by SNC 7
30 April 2026

Suaranusantara.com – Direktur Keamanan Penerbangan Kementerian Perhubungan, Capt. Sigit Hani Hadiyanto, mengungkapkan kesiapan sektor keamanan penerbangan dalam...

Braga vs Freiburg

Prediksi Braga vs Freiburg: Duel Sengit Menuju Final Istanbul, Siapa Lebih Tangguh?

30 April 2026
Nottingham Forest vs Aston Villa

Prediksi Nottingham Forest vs Aston Villa: Duel Klasik Inggris Berebut Tiket Final Istanbul!

30 April 2026

Ombudsman Soroti Dugaan Maladministrasi di Balik Kecelakaan Kereta Bekasi

30 April 2026
Lestari Moerdijat saat hadiri acara BRIN

Lestari Moerdijat: Dorong Pemanfaatan Hasil Riset dan Inovasi untuk Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat

30 April 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com