Suaranusantara.com – Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKB, Syafiuddin menekankan kepada Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk melakukan kajian yang mendalam sebelum merealisasikan rencana perubahan jadwal Kereta Rel Listrik (KRL) menjadi 24 jam.
Dia menegaskan pentingnya koordinasi intensif antara Kemenhub dan PT Kereta Api Indonesia (KAI) sebagai operator layanan.
Hal itu disampaikan Syafiuddin dalam merespon pernyataan Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi yang menyatakan akan mengkaji opsi pengoperasian KRL menjadi 24 jam.
“Kemenhub perlu berkoordinasi dengan PT KAI dan melakukan perhitungan yang matang, baik dari sisi biaya maupun sisi pelayanan. Ketika waktu sudah lewat tengah malam, jumlah penumpang KRL semakin sedikit. Ini harus menjadi pertimbangan utama,” ujar Syafiuddin dalam keterangannya.
Meski begitu, Syafiuddin menyebutkan bahwa wacana KRL beroperasi 24 jam tetap perlu dipertimbangkan karena masih ada kelompok masyarakat yang membutuhkan layanan transportasi pada jam-jam tersebut.
Menurutnya, tidak semua lintas harus dioperasikan penuh selama 24 jam.
“Bisa saja ada jalur tertentu yang dioperasikan 24 jam, terutama yang masih memiliki kebutuhan mobilitas tinggi pada malam hari. Namun semua itu tentu bergantung pada hasil kajian Kemenhub dan PT KAI,” ucapnya.
Diberitakan sebelumnya, Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi menyatakan akan mengkaji perubahan jadwal operasional layanan KRL menjadi 24 jam.
Hal itu disampaikan oleh Menteri Perhubungan (Menhub), Dudy Purwagandhi dalam merespon fenomena banyaknya penumpang yang terpaksa harus menginap di Stasiun Cikarang lantaran tidak sempat mengejar jadwal terakhir KRL Cikarang menuju Jakarta.
“Perihal itu, nanti saya coba koordinasi dengan KAI dan KAI Commuter ya, apakah perlu KRL dapat beroperasi 24 jam untuk mengakomodir hal itu. Tapi tentunya, mereka perlu pengkajian dan semacamnya,” kata Dudy.
Meski begitu, Dudy menekankan, bahwa pihaknya harus berkoordinasi terlebih dahulu dengan KAI selaku operator prasarana dan KAI Commuter selaku operator KRL Jabodetabek.

















Discussion about this post