Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Nasional

Melchias Markus Mekeng Kecam Keras Dugaan Kekerasan Oknum Polisi yang Tewaskan Dua Debt Collector

Drt by Drt
14 December 2025
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI Melchias Markus Mekeng

Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI Melchias Markus Mekeng

2
SHARES
17
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaranusantara.com- Ketua Fraksi Partai Golkar MPR RI sekaligus Anggota DPR RI Daerah Pemilihan NTT I, Melchias Markus Mekeng, mengecam keras dugaan tindakan brutal yang dilakukan oknum anggota Kepolisian Republik Indonesia terhadap dua warga negara yang berprofesi sebagai mata elang (debt collector) hingga meninggal dunia di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan.

Mekeng menilai peristiwa tersebut sebagai tindakan yang tidak manusiawi dan mencederai nilai-nilai hukum serta kemanusiaan. Ia menegaskan bahwa kekerasan yang berujung hilangnya nyawa tidak dapat dibenarkan dalam kondisi apa pun, terlebih jika dilakukan oleh aparat penegak hukum.

“Saya mengecam keras tindakan brutal, tidak manusiawi, dan main hakim sendiri yang dilakukan oleh oknum anggota Polri terhadap dua warga negara hingga meninggal dunia,” kata Melchias Markus Mekeng dalam keterangannya di Jakarta, dikutip pada Minggu (14/12/2025).

BACAJUGA

Sarasehan Nasional Obligasi Daerah di Palembang: Dorong Terobosan Pembiayaan Daerah di Tengah Tekanan Fiskal

Mengusut Penyebab Kecelakaan Kereta Api di Stasiun Bekasi Timur, Polisi Kerahkan Alat TAA

Menurut Mekeng, tindakan tersebut merupakan pelanggaran serius terhadap hukum dan etika profesi kepolisian. Ia menilai ada ironi besar ketika aparat yang seharusnya menegakkan hukum justru melakukan tindakan main hakim sendiri, sementara di sisi lain Polri kerap mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan kekerasan serupa.

Ia mengingatkan bahwa paradoks semacam ini berbahaya karena dapat memicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat secara luas, terutama di tengah menurunnya tingkat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Mekeng menegaskan bahwa latar belakang profesi korban sebagai mata elang tidak boleh dijadikan alasan pembenar atas tindakan kekerasan. Menurutnya, sorotan publik terhadap profesi tertentu tidak bisa dijadikan legitimasi untuk menghilangkan nyawa seseorang, apalagi dilakukan oleh aparat negara.

“Tidak ada satu pun alasan yang dapat membenarkan pengeroyokan hingga menyebabkan kematian, siapapun korbannya dan apapun profesinya,” ujarnya.

Lebih lanjut, Mekeng mendesak agar kasus tersebut diproses secara tegas, terbuka, dan tanpa kompromi. Ia meminta penegakan hukum dikawal secara serius agar tidak berubah menjadi sandiwara hukum yang membuka ruang pembenaran atau pembebasan pelaku di kemudian hari.

Ia menekankan pentingnya prinsip equality before the law ditegakkan secara konsisten tanpa pengecualian, termasuk terhadap aparat penegak hukum.

Kasus ini, menurut Mekeng, juga menjadi catatan penting bagi agenda reformasi Polri. Ia menyoroti perlunya pembenahan serius, mulai dari pembinaan mental dan etika anggota sejak proses rekrutmen, evaluasi menyeluruh terhadap pengawasan internal, hingga penegasan peran Polri dalam mengawasi praktik penagihan utang.

Mekeng juga mengingatkan bahwa Polri memiliki nota kesepahaman dengan perusahaan pembiayaan dan perbankan terkait pelaksanaan fidusia dan hak tanggungan, sehingga tanggung jawab pembinaan terhadap praktik mata elang tidak bisa dilepaskan.

Di atas segalanya, Mekeng menilai peristiwa ini menunjukkan lemahnya perlindungan negara terhadap warganya sendiri ketika aparat yang seharusnya menjadi pelindung justru beralih menjadi pelaku kekerasan.

Ia mengajak seluruh elemen bangsa, mulai dari masyarakat sipil, media, DPR, hingga lembaga pengawas, untuk bersama-sama mengawal proses hukum secara transparan dan tuntas.

“Negara hukum hanya akan bermakna jika hukum ditegakkan secara adil, tegas, dan tanpa pandang bulu,” pungkasnya.

Tags: Debt CollectorMata ElangMelchias Markus MekengPolisi
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Nasional

500 Pelajar-Mahasiswa “Masuki Istana Negara”, Lihat Langsung Pusat Kekuasaan Indonesia

by SNC 7
19 May 2026

Suaranusantara.com - Istana Negara kembali menggelar Program “Istana untuk...

Tahun 2026, Kemenhub Fokus Tingkatkan Akses Transportasi bagi Penyandang Disabilitas dan Lansia 
Nasional

Tahun 2026, Kemenhub Fokus Tingkatkan Akses Transportasi bagi Penyandang Disabilitas dan Lansia 

by SNC 7
19 May 2026

Suaranusantara.com – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) terus memperkuat komitmen menghadirkan...

Kementerian PANRB Gandeng DPR RI dan Ombudsman untuk Tingkatkan Pelayanan Publik 

Kementerian PANRB Gandeng DPR RI dan Ombudsman untuk Tingkatkan Pelayanan Publik 

19 May 2026

KAI Daop 1 Jakarta Mulai Tutup 40 Perlintasan Liar, Target Selesai Agustus 2026

19 May 2026
Lestari Moerdijat

Lestari Moerdijat: Perkuat Komitmen Bersama dalam Implementasi Regulasi Perlindungan Anak

19 May 2026
Mantan Kasat Narkoba Polres Kutai Barat AKP Deky Jonathan Sasiang resmi mendekam di rumah tahanan (rutan) Bareskrim Polri pada Selasa, 19 Mei 2026.

AKP Deky Jonathan Masuk Rutan Bareskrim, Kasus TPPU Narkoba Didalami

19 May 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan jadi Dewan Pembina PSI (instagram @yusufmuhammad)

Lama Tak Terlihat, Begini Kondisi Terbaru Jokowi

10 months ago

Berangkat Juli, Ajib Tours Fasilitasi 25 Jamaah Umroh Empat Lawang Urus Paspor dan Vaksinasi

4 days ago
Bakso Grobak Putih (Doc. Pribadi)

Punya Usaha Sendiri Walau Gaji UMR, ini kiatnya

3 years ago
Antisipasi Ajakan Golput, Puluhan Polisi Jaga PSU di Desa Bunar

Antisipasi Ajakan Golput, Puluhan Polisi Jaga PSU di Desa Bunar

7 years ago
New England vs Inter Miami

Prediksi Skor New England vs Inter Miami: Messi dan Suarez Siap Amankan Tiga Poin!

10 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

Habiburokhman: Sistem Peradilan Kita Masih Berat Sebelah

BERITA TERKINI

Maruli Simanjuntak
Nasional

KSAD Maruli Tegaskan TNI Tak Perintahkan Pembubaran Nobar Film Pesta Babi

by Drt
19 May 2026

Suaranusantara.com- Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal Maruli Simanjuntak membantah adanya keterlibatan TNI dalam pembubaran kegiatan nonton...

Dasco Beberakan Alasan Prabowo yang Bacakan Arah Ekonomi 2027 di Paripurna DPR

19 May 2026

Paripurna DPR Besok, Prabowo Dijadwalkan Hadir untuk Paparkan Kebijakan Fiskal 2027

19 May 2026
Eddy Soeparno bertemu dengan Kepala Kebijakan Internasional dan Tata Kelola Temasek Ashok Mirpuri.

Bertemu Petinggi Temasek, Eddy Soeparno Tegaskan Komitmen Kerjasama Sektor EBT

19 May 2026
HNW

HNW Desak Pemerintah Segera Bergerak Selamatkan 2 Wartawan Indonesia yang Ditahan lsrael

19 May 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com