Suaranusantara.com- Tiga provinsi di Indonesia yakni Sumatera Utara, Sumatera Barat dan Aceh pada 25 November 2025 lalu mengalami bencana banjir dan tanah longsor.
Bencana banjir dan tanah longsor telah memporak-porandakan tempat tinggal warga, merusak fasilitas publik hingga ribuan nyawa melayang, serta menjadi pengungsi.
Pemerintah pun turun ke lapangan mengecek langsung korban bencana banjir dan wilayah-wilayah terdampak.
Menariknya, para pejabat atau tokoh publik saat melakukan kunjungan, mereka kerap foto-foto. Presiden RI Prabowo Subianto melontarkan sindiran pedas terkait para pejabat yang foto-foto di tengah bencana banjir Sumatera.
Sindiran itu diucapkan Prabowo saat tengah sidang kabinet paripurna yang digelar Senin 15 Desember 2025.
Prabowo meminta kepada para pejabat atau tokoh publik untuk tidak foto-foto sebagai daftar hadir meninjau lokasi bencana.
“Sebaliknya juga saya mohon, jangan pejabat-pejabat, tokoh-tokoh datang ke daerah bencana hanya untuk foto-foto dan untuk dianggap hadir, ya. Mohon sebaliknya,” kata Prabowo, dalam paparannya, Senin, 15 Desember 2025.
Prabowo menegaskan dirinya tak ingin ada budaya wisata bencana di balik foto-foto itu.
“Kita tidak mau ada budaya wisata bencana. Jangan,” tegas dia. Menurut Prabowo, pejabat yang datang ke Sumatera harus betul memberikan solusi atas masalah rakyat.
Prabowo meminta agar jangan ada pejabat yang menjadikan rakyat sebagai obyek. “Kalau datang, benar-benar harus ada tujuan untuk membantu mengatasi masalah. Saya kira kalau unsur pimpinan datang, yang punya tugas dan portofolio ke situ,” ucap dia.
Ia mengatakan, kecenderungan wisata bencana ini tidak baik. Sebab, rakyat hanya menjadi obyek semata.
“Mohon ini, saya lihat ada kecenderungan wisata bencana ini tidak bagus. Ya, rakyat di situ jangan dijadikan obyek. Kita datang ke situ untuk benar-benar ingin mencari masalah, melihat kesulitan, dan bertindak,” kata Prabowo.
Prabowo meminta kepada pejabat untuk memperhatikan apa yang menjadi kebutuhan para korban dengan tindakan bukan sekedar foto.
“Kita lihat di sini kurang air bersih, apa tindakannya? Di situ kurang BBM, masih terisolasi, bagaimana tindakannya? Dan sebagainya itu,” sambung dia.


















Discussion about this post