Suaranusantara.com- Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus mendorong masyarakat untuk memaksimalkan penggunaan transportasi umum, terutama saat hujan lebat. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menilai langkah tersebut efektif menekan kemacetan yang kerap meningkat di tengah cuaca ekstrem.
Pramono menyampaikan bahwa jaringan transportasi publik Jakarta saat ini telah terintegrasi dengan baik. Moda seperti MRT, LRT, Transjakarta, dan Mikrotrans dapat saling terhubung sehingga memudahkan warga berpindah tanpa harus menggunakan kendaraan pribadi.
“Kalau dengan naik transportasi umum pasti kemacetan di Jakarta juga turun secara signifikan,” ucap Pramono saat ditemui di kawasan Cilangkap, Jakarta Timur, Senin.
Ia menekankan pentingnya peran kelompok usia produktif dalam mengurangi kepadatan lalu lintas. Dengan fasilitas transportasi yang semakin lengkap dan terjangkau, Pramono berharap masyarakat bersedia beralih ke moda umum sebagai pilihan utama mobilitas.
Selain peningkatan layanan, Pemprov DKI juga memberikan insentif berupa transportasi gratis bagi 15 kategori warga. Program ini dibuka secara berkala, termasuk saat kegiatan Car Free Day di kawasan Bundaran HI.
Menurut Pramono, antusiasme warga terhadap kebijakan tersebut cukup tinggi. Ia menyebut kelompok lansia dan penyandang disabilitas mulai aktif memanfaatkan fasilitas gratis yang disediakan pemerintah daerah.
Pramono meyakini, jika penggunaan transportasi umum terus meningkat, maka dampak positifnya akan terasa langsung, terutama dalam menekan kemacetan Jakarta saat hujan deras melanda.
“Yang lansia banyak yang belum memanfaatkan. Kemarin saya lihat sendiri, sudah mulai banyak masyarakat yang datang, lansia dan difabel. Karena kebetulan kemarin untuk lansia dan difabel mereka memanfaatkan itu,” ujar Pramono.


















Discussion about this post