Suaranusantara.com- Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meninjau langsung pengerukan kali Cakung Lama di Kawasan Rawa Indah, Jakarta Utara pada Selasa 27 Januari 2026.
Pengerukan merupakan langkah normalisasi kali sebagai upaya pencegahan banjir di Ibu Kota. Mengingat hujan akan masih terus berlangsung yang diprediksi sampai 1 Februari 2026 mendatang.
Normalisasi Kali Cakung Lama dinilai dapat mencegah banjir di sejumlah titik di Jakarta Utara seperti Cilincing, Kelapa Gading, Pluit.
Kali Cakung Lama sendiri memiliki panjang aliran lebih dari 8 kilometer dengan lebar 7 meter dan kedalaman mencapai 3 meter.
Dalam proses pengerukan ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Sumber Daya Air (SDA) mengerahkan dua unit alat berat.
Pramono menegaskan bahwa normalisasi sungai menjadi prioritas Pemprov DKI saat ini sebagai solusi jangka menengah dalam penanganan banjir Jakarta. Ia menargetkan proyek ini dapat rampung sepenuhnya pada akhir tahun depan.
“Seperti yang saya sampaikan minggu lalu, bahwa kita akan meneruskan normalisasi Sungai Cakung Lama ini. Mudah-mudahan sampai dengan akhir tahun 2027 selesai,” ujar Pramono.
Lebih lanjut, Pramono memaparkan detail teknis pengerjaan tersebut. Pengerukan akan dilakukan secara bertahap di belasan titik.
“Panjangnya kurang lebih secara total 8,5 kilometer. Kemudian volumenya kurang lebih 45 ribu meter kubik yang terbagi dalam 17 segmen. Ini merupakan bagian yang saya prioritaskan untuk diputuskan,” jelasnya.


















Discussion about this post