Suaranusantara.com- Situasi dan kondisi di Timur Tengah memanas pasca perang yang dilancarkan oleh Amerika Serikat (AS)-Israel ke Iran pada Sabtu 28 Februari 2026 lalu.
Akibatnya, serangan balasan terus terjadi, bahkan Iran menutup Selat Hormuz, selat yang merupakan jalur utama pengiriman bahan bakar minyak global.
Alhasil dampak dari geopolitik yang memanas, harga minyak dunia mengalami lonjakan. Hal ini tentu akan berdampak pada perekonomian dunia, bahkan termasuk Indonesia.
Kendati demikian, Presiden RI Prabowo Subianto meminta kepada seluruh rakyat Indonesia untuk bersiap hadapi kesulitan imbas perang di Timur Tengah.
“Akibat perang di Timur Tengah, kita harus siap menghadapi kesulitan. Tetapi sekali lagi, kita bersyukur bahwa sebenarnya bangsa Indonesia punya kekuatan. Kita punya kekuatan yang besar,” kata Prabowo saat meresmikan 218 jembatan di seluruh wilayah RI, termasuk di daerah terpencil yang digelar secara daring, Senin 9 Maret 2026.
Prabowo mengatakan Indonesia merupakan negara yang kaya. Untuk itu, dia menekankan soal pentingnya pengelolaan kekayaan dan kekuatan nasional secara lebih baik agar dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kepentingan rakyat.
“Dalam kesempatan ini, saya hanya ingin menyampaikan bahwa kekuatan kita, kekayaan kita yang luar biasa sesungguhnya harus lebih baik lagi kita kelola, lebih baik lagi kita kendalikan,” ujarnya.
Prabowo menekankan bahwa upaya tersebut harus dibarengi dengan komitmen kuat untuk memerangi korupsi. Ia menyoroti praktik penyalahgunaan wewenang yang berakibat pada kekayaan negara.
“Untuk itu, saya tegaskan kembali lagi bahwa kita harus memerangi korupsi di setiap tingkat. Korupsi, penyalahgunaan wewenang, penipuan, kolusi dengan pengusaha-pengusaha nakal, ini yang mengakibatkan kebocoran negara,” katanya.
Padahal, kata dia, kekayaan tersebut seharusnya dapat digunakan untuk memperkuat ketahanan nasional dan menghadapi berbagai potensi bencana.
“Ini yang mengakibatkan kekayaan kita banyak yang hilang. Kekayaan yang bisa kita gunakan untuk menghadapi bencana apa pun,” ujarnya.


















Discussion about this post