Suaranusantara.com- Tiga prajurit TNI kini telah usai menjalankan tugasnya di dunia. Sebab, ketiga prajurit TNI itu gugur saat menjalankan tugas sebagai pasukan perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) akibat serangan dari Israel di Lebanon.
Presiden RI Prabowo Subianto mengecam keras atas tindakan keji itu yang merusak perdamaian dunia hingga membuat tiga prajurit TNI gugur.
“Kami, saudara-saudara sebangsa dan setanah air, mengecam keras setiap tindakan keji yang merusak perdamaian dan menyebabkan gugurnya para prajurit terbaik bangsa,” tulis Prabowo dalam unggahan di akun Instagram resmi, @prabowo, dilihat Senin 6 April 2026.
Prabowo turut menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas gugurnya prajurit TNI.
Prabiwo juga berjanji memastikan negara akan selalu hadir untuk menghormati jasa pahlawan.
“Negara akan selalu hadir untuk menghormati jasa para pahlawan, menjaga kehormatan prajurit kita, serta memastikan pengorbanan mereka tidak pernah dilupakan,” tulis Prabowo lagi.
Adapun nama-nama prajurit TNI yang gugur di Lebanon di antaranya Mayor Inf (Anumerta) Zulmi Aditya Iskandar, Serka (Anumerta) M. Nur Ichwan, dan Kopda (Anumerta) Farizal Rhomadhon.
Mereka menjadi bagian dari pasukan perdamaian Indonesia yang bertugas di bawah United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).
Prabowo kemudian mengajak seluruh bangsa Indonesia untuk melanjutkan semangat menjaga perdamaian.
“Mari kita lanjutkan semangat dan tekad untuk menjaga perdamaian, serta tidak memberi ruang bagi siapa pun yang berusaha memecah belah kebersamaan dan kerukunan bangsa,” tulis Prabowo.
Dalam unggahannya itu, Prabowo mengunggah sejumlah foto prosesi persemayaman jenazah di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Sabtu 4 April 2026
Prabowo tampak memberi penghormatan terakhir terhadap tiga prajurit TNI yang gugur. Pada foto lain, tampak Prabowo juga mencium kepala seorang bayi yang merupakan anak dari salah satu prajurit.
Adapun momen Prabowo mencium kening bayi prajurit itu terjadi ketika dia menghampiri keluarga Sersan Kepala Anumerta Muhammad Nur Ichwan.
Ketika itu, istri dari Serka Anumerta Muhammad Nur Ichwan duduk sambil menggendong bayi yang terus menangis di tengah suasana duka.
Dalam prosesi persemayaman, tiga jasad prajurit TNI tersebut dibaringkan dalam peti jenazah berbalut bendera Merah Putih.
Tepat di depan peti terdapat foto diri masing-masing prajurit dengan latar logo PBB. Ada pula karangan bunga, prajurit yang bersiaga, dan perwakilan keluarga atau ahli waris duduk tepat di depan peti jenazah, yakni para istri dari tiga prajurit TNI yang gugur.


















Discussion about this post