Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Nasional

Eddy Soeparno Dorong Pembenahan Subsidi dan Percepatan Transisi Energi Berjalan Seiring

snc4 by snc4
22 July 2026
in Nasional
Reading Time: 2 mins read
A A
Wakiil Ketua MPR RI Eddy Soeparno

Wakiil Ketua MPR RI Eddy Soeparno

2
SHARES
20
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaranusantara.com- Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi PAN Eddy Soeparno menegaskan bahwa reformasi subsidi energi tdan transisi energi merupakan dua hal berbeda, namun harus berjalan beriringan.

Menurut Eddy, jika reformasi subsidi bertujuan menciptakan keadilan sosial, transisi energi adalah strategi dekarbonisasi dan penguatan ketahanan energi nasional

Hal ini disampaikan Eddy Soeparno saat menjadi pembicara dalam Diskusi Kompas Institute dengan tema Reformasi Subsidi Energi: Mewujudkan Kebijakan yang Tepat Sasaran untuk Ketahanan Energi dan Transisi Energi Indonesia.

BACAJUGA

Pemerintah Stop Ekspor Gas ke Singapura, Eddy Soeparno: Ketahanan Energi Nasional Harus Jadi Prioritas di Tengah Gejolak Global

Ibas Dorong UMKM dan Batik Kendal Naik Kelas, Perluas Akses Permodalan dan Pasar

Eddy menjelaskan bahwa selama ini subsidi energi masih menghadapi persoalan mendasar berupa ketidaktepatan sasaran, di mana sebagian besar justru dinikmati oleh kelompok masyarakat mampu.

“Di sinilah pentingnya melihat reformasi subsidi bukan soal mengurangi perliundungan, tetapi mengubah cara negara melindungi rakyatnya, sehingga kelompok rentan bena-benar mendapatkan haknya secara adil dan efisien” ujar Eddy.

Ia menegaskan bahwa reformasi subsidi harus diarahkan pada prinsip right-sizing dan right-targeting, sehingga anggaran negara dapat digunakan secara lebih efektif untuk melindungi kelompok rentan sekaligus mendukung investasi di sektor energi masa depan.

Menurut Waketum PAN ini, salah satu opsi adalah merubah subsidi dari berbasis komoditas menjadi subsidi langsung kepada penerima manfaat berbasis data yang akurat. Opsi ini akan menjadi kunci untuk membuka ruang fiskal yang lebih luas.

“Reformasi subsidi adalah strategi untuk mengalihkan sumber daya negara dari konsumsi yang tidak tepat sasaran menuju investasi produktif, termasuk untuk mempercepat transisi energi,” jelasnya.

Eddy menekankan bahwa ketika subsidi energi fosil yang tidak tepat sasaran berhasil ditekan, maka pemerintah memiliki kapasitas yang lebih besar untuk mendorong pengembangan energi terbarukan, memperkuat infrastruktur energi, dan mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Ia juga mengingatkan bahwa tanpa reformasi subsidi, transisi energi berisiko menjadi tidak berkelanjutan secara fiskal dan tidak adil secara sosial. Sebaliknya, tanpa arah transisi energi yang jelas, reformasi subsidi hanya akan menjadi langkah penghematan jangka pendek tanpa dampak struktural.

“Kalau reformasi subsidi berjalan sendiri tanpa transisi energi, kita hanya menghemat tanpa mengubah struktur. Tapi kalau transisi energi berjalan tanpa reformasi subsidi, kita akan menghadapi tekanan fiskal yang berat. Keduanya harus berjalan beriringan,” tegas Eddy.

Lebih jauh, ia menyoroti bahwa dinamika geopolitik global semakin memperkuat urgensi integrasi kedua agenda tersebut. Ketergantungan Indonesia terhadap impor energi membuat ekonomi nasional rentan terhadap gangguan pasokan dan fluktuasi harga internasional.

“Dalam situasi seperti ini, reformasi subsidi dapat mengurangi beban fiskal, sementara transisi energi memperkuat kemandirian energi dalam jangka panjang. Kita juga harus memperbaiki struktur kebijakan, termasuk subsidi. Di situlah titik temu urgensi pembenahan subsidi dan transisi energi,” ujarnya.

Eddy menambahkan bahwa Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadikan transisi energi sebagai mesin pertumbuhan baru dan tidak sekedar mereduksi kebutuhan impor energi nasional semata.

“Kita memiliki peluang besar untuk membangun industri hijau yang menyerap tenaga kerja hijau. Jadi, green industries dan green jobs bukan sekedar jargon, tetapi mampu kita realisasikan melalui transisi energi yang berbasis pengembangan industri nasional,” pungkasnya.

Tags: Eddy SoeparnoPANWakil Ketua MPR RI
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung terima kedatangan Menkeu Suahasil Nazara di Balai Kota (Instagram @pramonoanungw)
Nasional

Menkeu Suahasil Temui Pramono Anung di Balai Kota, Apa yang Dibahas?

by Feri Spt
27 October 2026

Suaranusantara.com- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung pada Selasa 27...

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bicara soal keterlibatan anak muda dalam merawat dan menjaga Ibu Kota (Instagram @pramonoanungw)
Nasional

Pramono Anung Ajak Anak Muda Terlibat Rawat Ibu Kota: Wujudkan Ibu Kota Inklusif dan Aman

by Feri Spt
27 October 2026

Suaranusantara.com- Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengajak anak muda...

Yusril Ungkap Prabowo Belum Menyetujui Redefenisi Korupsi Usulan Luhut: Presiden Minta Kaji Lebih Dalam

Yusril Ungkap Prabowo Belum Menyetujui Redefenisi Korupsi Usulan Luhut: Presiden Minta Kaji Lebih Dalam

27 October 2026
Yusril Ihza Mahendra bicara soal rencana perubahan definisi korupsi (Instagram @kemensetneg.ri)

Dipanggil Prabowo ke Istana, Yusril: Lapor Soal Rencana Perubahan Defenisi Korupsi

27 October 2026
Presiden Prabowo dijadwalkan akan hadir dalam peluncuran program gentengisasi (Instagram @inforangkasbitung)

Prabowo Akan Luncurkan Program Gentengisasi, Maruarar Sirait: Acara Tanggal 8 November di Majalengka

27 October 2026
Presiden Prabowo Subianto tingkatkan program bedah rumah 2026 (Instagram @arahjakarta)

Program Bedah Rumah, Prabowo Genjot dari 45 Ribu Unit Jadi 400 Ribu di Tahun 2026

27 October 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani tanggapi soal kebijakan WFH (Instagram @shibtawidjajakamdani)

Begini Kata Pengusaha Soal Opsi WFH Demi Hemat BBM Imbas Perang Timur Tengah

7 months ago
Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan jadi Dewan Pembina PSI (instagram @yusufmuhammad)

Lama Tak Terlihat, Begini Kondisi Terbaru Jokowi

1 year ago
Ilustrasi harga emas mulai dari Antam mengalami kenaikan (instagram @sukabumikuid)

Harga Emas Antam Kembali Melemah Buyback Ikut Turun

7 months ago
Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

7 months ago
Ketua DPP PDI Perjuangan Andreas Hugo Pareira (Instagram @andreaspareira)

Prabowo Akan Tertibkan Pengamat Tak Suka Pemerintahannya, PDI Perjuangan: Ini Risiko Rakyat yang Telah Memilih

7 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Andreas Hugo Pareira Minta Revisi UU HAM Tetap Jaga Kemandirian Komnas HAM

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

BERITA TERKINI

Wapres Gibran Rakabuming tengah menjadi sorotan terkait ijazahnya diduga setara SLTA/sederajat (Instagram @srikandi.indonesiaid)
Nasional

Polemik Ijazah Gibran, PSI: Banyak Orang Tak Terima Karir Politik Loncat Kecepatan Maksimal

by Feri Spt
27 October 2026

Suaranusantara.com- Polemik ijazah Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming masih terus bergulir, setelah sebelumnya Mahkamah Konstitusi (MK) menyatakan...

Bendum NasDem Ahmad Sahroni bicara soal ajakan PKS bahas ijazah Gibran ( Instagram @ahmadsahroni88)

PKS Ajak Dialog Bahas Ijazah Gibran, NasDem: Kami Ikut Mekanisme Saja

27 October 2026
Ilustrasi hak angket ijazah Gibran (Instagram @tradity.newsroom_)

Jika Hak Angket Ijazah Gibran Bergulir di DPR, Gibranisti Soroti Pemborosan: Anggaran Besar Urgensinya Apa?

27 October 2026
Presiden Prabowo Subianto perintahkan kaji soal usulan Ketua DEN Luhut (Instagram @sekretariat.kabinet)

Prabowo Perintahkan Kaji Soal Usulan Luhut Kerugian Negara Bukan Korupsi, Yusril: Dicocokan dengan Situasi Negara Saat Ini

26 October 2026
Momen pertemuan Presiden Prabowo dan Gubernur URI, Minggu 25 Oktober 2026 (Instagram @sekretariat.kabinet)

Gubernur URI Sambangi Prabowo di Hambalang, Apa yang Dibahas?

26 October 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com