Suaranusantara.com- Beredar kabar awal Agustus 2026, Presiden RI Prabowo Subianto akan melakukan reshuffle atau perombakan Kabinet Merah Putih.
Hal ini menyusul sejumlah jabatan di kabinet kosong, salah satunya Wamen Imipas, pasca Silmy Karim ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena kasus korupsi.
Lalu, posisi Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) juga kosong pasca Sudaryono bergeser menjadi Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) menggantikan Nanik S Deyang.
Pihak Istana pun angkat bicara terkait isu reshuffle yang beredar. Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan Prabowo belum melakukan perombakan dalam waktu dekat.
“Reshuffle? Sementara belum ada. Kalaupun, mohon maaf ya, kalaupun misalnya ada, barangkali untuk mengisi kekosongan-kekosongan dari beberapa posisi yang karena perubahan yang kemarin ditinggalkan oleh pejabat yang lama,” ujar Prasetyo, saat ditemui di gerbong KA Nusantara Explorer, saat sedang melintas di kawasan Tegal, Jawa Tengah, Kamis 30 Juli 2026.
Ya contohnya seperti Wamentan gitu,” sambung dia.
Meski demikian, Prasetyo kembali menekankan bahwa Presiden Prabowo belum berdiskusi mengenai rencana reshuffle.
“Tapi memang, terus terang kita belum, Bapak Presiden juga belum berdiskusi mengenai rencana adanya pergantian atau reshuffle kabinet,” imbuh Prasetyo.


















Discussion about this post