Suaranusantara.com- Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memerintahkan jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) untuk operasi modifikasi cuaca (OMC) hujan buatan pada Jumat 22 Agustus 2026.
Pramono memerintahkan demikian, lantaran menyakini Jumat ini ada awan sehingga modifikasi cuaca hujan buatan bisa dilakukan.
“Kalau enggak ada awan, enggak mungkin bisa untuk di OMC. Dalam melakukan OMC contohnya nanti hari Jumat besok itu akan ada awan kembali. Saya udah perintahkan untuk hari Jumat karena ada awan, maka segera dipersiapkan untuk besok diterbangkan,” kata Pramono di Jakarta Selatan, Kamis 20 Agustus 2026.
Kendati demikian, Pramono tak menjamin bahwa hujan bisa turun pada Jumat ini meski sudah melakukan upaya modifikasi cuaca. Sebab, Pemprov beberapa kali melakukan OMC, namun hujan tetap tidak turun, karena semua kembali lagi ke Tuhan yang menciptakan hujan.
“Kalau diterbangkan apakah terjadi hujan atau enggak itu pun belum jaminan. Kami sudah berkali-kali juga menerbangkan, enggak ada hujan. Bahwa hujan itu ciptaan Tuhan, ya, pasti saya setuju ciptaan Tuhan,” katanya.
Namun, Pramono mengatakan Pemprov tetap akan melakukan OMC pada Jumat besok. Ia mengatakan hujan akan membawa manfaat untuk masyarakat asal tidak sampai banjir.
“Tetapi kalau kemudian tidak ada apa upaya untuk itu, menurut saya juga enggak baik. Jadi saya tetap besok. Kebetulan besok itu ada awan. Di ramalan cuaca juga diramalkan akan ada hujan gerimis. Kan, lebih baik kalau kemudian dari hujan gerimis tambahi garam dan atau apapun itu menjadi hujan yang lebih deras dan bermanfaat bagi masyarakat, yang paling penting jangan banjir, itu saja,” ujarnya.
Adapun modifikasi cuaca hujan buatan dilakukan lantaran dalam beberapa bulan ini Jakarta belum diguyur hujan. Hal ini membuat polusi udara semakin meningkat di Ibu Kota.


















Discussion about this post