Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Nasional

Edhie Baskoro: Kreativitas Anak Muda Harus Jadi Kekuatan Ekonomi Indonesia

snc4 by snc4
10 September 2026
in Nasional
Reading Time: 4 mins read
A A
1
SHARES
9
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

Suaranusantara.com — Wakil Ketua MPR RI sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (iBas) mengajak generasi muda Indonesia untuk tidak hanya menjadi penonton di tengah perubahan teknologi dan ekonomi global, tetapi tampil sebagai pemain, pencipta, dan penggerak perubahan.

Hal itu disampaikan dalam Seminar Kebangsaan Fraksi Partai Demokrat bersama Kementerian Ekonomi Kreatif bertema “Muda Berkarya, Ekonomi Berdaya, Indonesia Maju”, Senin (7/9/2026).

Seminar tersebut mempertemukan unsur parlemen, pemerintah, pelaku ekonomi kreatif, komunitas, serta mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi untuk membahas masa depan ekonomi kreatif, perkembangan teknologi, politik, dan demokrasi.

BACAJUGA

Desil Tak Sesuai dengan Kondisi Ekonomi, Mau Diubah? Begini Caranya cuma Pakai Hp

Edhie Baskoro: Pendidikan Bukan Sekadar Anggaran, tapi Investasi Peradaban

Menurut Ibas, Indonesia memiliki modal besar berupa generasi muda yang kreatif, inovatif, dan mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Potensi tersebut harus diarahkan menjadi kekuatan ekonomi yang menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Kreativitas bukanlah sekadar konten. Kreativitas adalah kekuatan ekonomi.”

Ia mengatakan, tantangan generasi muda saat ini bukan semata-mata kekurangan ide. Justru, banyak anak muda memiliki gagasan besar tetapi ragu untuk memulai.

Karena itu, Edhie Baskoro mendorong mahasiswa dan generasi muda untuk berani mengubah ide menjadi karya dan karya menjadi nilai ekonomi.

“Ide harus bisa menjadi karya. Karya harus bisa menjadi nilai. Dan nilai harus menciptakan kesempatan. Inilah kerja dari ekonomi kreatif.”

*Jangan Takut Memulai*

Wakil Ketua MPR RI menilai perkembangan teknologi digital telah membuka kesempatan yang jauh lebih luas bagi generasi muda untuk membangun usaha dan menciptakan profesi baru.

Seseorang, katanya, tidak selalu harus memiliki modal besar untuk memulai. Kemampuan menggunakan laptop, kamera, keterampilan teknologi, seni, desain, maupun kemampuan membuat konten dapat dikembangkan menjadi usaha apabila dikerjakan secara serius dan berkelanjutan.

Ia juga mendorong anak muda untuk tidak terjebak dalam pola pikir bahwa sebuah gagasan hanya bisa diwujudkan setelah memiliki jabatan, posisi, atau modal besar.

“Jangan kita cukup berhenti berpikir besar, tetapi tidak mulai memulai. Setelah memulai, mari kita percepat agar apa yang kita jalankan bisa lebih banyak manfaatnya untuk masyarakat luas.”

*AI Bukan Musuh*

Perkembangan kecerdasan artifisial atau AI menjadi salah satu tantangan sekaligus peluang yang tidak dapat dihindari.

Ibas menilai AI sudah menjadi bagian dari kehidupan manusia dan akan terus memengaruhi cara belajar, bekerja, membuat konten, hingga menjalankan bisnis.

Karena itu, generasi muda tidak boleh menganggap AI dan digitalisasi sebagai musuh.

“Kalau kita menganggap AI dan teknologi digitalisasi adalah musuh, tentunya kita tidak akan bisa bergerak lebih cepat dan lebih maju.”

Namun, ia mengingatkan agar pemanfaatan AI tetap disertai kemampuan berpikir kritis. Teknologi harus digunakan untuk memperkuat manusia, bukan membuat manusia berhenti belajar.

Menurutnya, manusia harus terus meningkatkan kompetensi agar mampu beradaptasi dengan perubahan teknologi.

“Manusia harus terus beradaptasi dan belajar menggunakan AI agar tidak digantikan fungsinya oleh teknologi.”

Politik Berpengaruh Langsung pada Anak Muda

Di hadapan mahasiswa, Wakil Ketua MPR RI juga mengingatkan agar generasi muda tidak apatis terhadap politik.

Ia mengatakan, berbagai persoalan yang bersentuhan langsung dengan kehidupan anak muda pada dasarnya berkaitan dengan kebijakan publik dan proses politik.

Mulai dari pendidikan, lapangan pekerjaan, ekonomi digital, hak cipta, kebijakan AI hingga arah anggaran negara, semuanya membutuhkan keputusan politik.

“Jangan sampai kalian merasa politik ini bukan urusan kalian. Karena politik juga ada dalam kehidupan kalian sehari-hari.”

Menurutnya, partisipasi generasi muda dalam demokrasi diperlukan agar kebijakan publik dapat semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Ia sekaligus menekankan bahwa demokrasi tidak mengharuskan setiap orang memiliki pemikiran yang sama. Perbedaan pilihan, gagasan, dan pandangan merupakan bagian dari demokrasi yang sehat selama tetap dibangun dengan etika dan penghormatan terhadap sesama.

Pertumbuhan Ekonomi Harus Dirasakan Rakyat

Dalam forum tersebut, EBY juga menekankan pentingnya memastikan pertumbuhan ekonomi memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak cukup hanya dilihat dari besarnya angka pertumbuhan ekonomi atau besarnya anggaran negara.

Yang lebih penting adalah apakah masyarakat mendapatkan pekerjaan, memiliki daya beli, memperoleh akses pendidikan dan kesehatan, serta mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan kesejahteraannya.

“Ukuran keberhasilan pembangunan bukan hanya berapa besar pertumbuhan ekonomi yang dihasilkan, tetapi apakah rakyat benar-benar merasakan manfaatnya.”

Ia meminta agar kebijakan pemerintah dan penggunaan anggaran terus dikawal sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat luas, termasuk UMKM dan pelaku ekonomi kreatif.

Demokrat Dorong Penguatan UMKM

Dalam kegiatan tersebut juga disampaikan pengalaman program Mitra Sehati, program pembinaan UMKM yang dikelola Persaudaraan Istri Anggota (PIA) Fraksi Partai Demokrat dan diketuai oleh Aliya Baskoro Yudhoyono.

Program tersebut telah berjalan sekitar satu dekade dan berkembang dari sekitar 300 UMKM menjadi lebih dari 600 UMKM binaan di berbagai wilayah Indonesia.

Pendampingan mencakup pengelolaan keuangan, pembukuan, permodalan, pemasaran, pengemasan produk, hingga perluasan akses pasar.

Menurut Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, pengalaman Mitra Sehati menunjukkan pentingnya ekosistem yang mampu mendampingi pelaku usaha secara berkelanjutan, khususnya agar UMKM tidak hanya mampu bertahan tetapi juga berkembang dan memperluas pasar.

Ia mendorong agar kolaborasi antara pemerintah, parlemen, pelaku usaha, komunitas, serta generasi muda terus diperluas untuk memperkuat ekonomi kerakyatan dan menciptakan lebih banyak kesempatan.

Perspektif Pelaku Ekonomi Kreatif

Semangat tersebut mendapat respons positif dari Merry Riana, entrepreneur, investor, dan content creator yang turut menjadi salah satu narasumber dalam seminar tersebut.

Merry mengaku bersyukur dan senang dapat berpartisipasi dalam forum yang mempertemukan pemerintah, parlemen, pelaku ekonomi kreatif, dan generasi muda. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada EBY dan Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya atas diskusi yang dinilainya berlangsung cair, substantif, dan dua arah.

“Bersyukur dan senang bisa menjadi narasumber serta ikut berpartisipasi dalam forum ini. Terima kasih dan apresiasi untuk Pak EBY dan Pak Menteri Ekraf atas diskusi yang cair, substantif, dan dua arah. Antusiasme mahasiswa memberi harapan besar bagi masa depan ekonomi kreatif Indonesia: Muda Berkarya, Ekonomi Berdaya, Indonesia Maju.”

Menurut Merry, antusiasme mahasiswa yang hadir memberikan harapan besar bagi perkembangan ekonomi kreatif Indonesia di masa depan.

Dari Future Leader Menjadi Current Leader

Pesan lain yang disampaikan Edhie Baskoro adalah pentingnya anak muda tidak sekadar bercita-cita menjadi pemimpin masa depan.

Wakil Ketua MPR RI mendorong generasi muda mulai mengambil peran kepemimpinan sejak hari ini.

Menurutnya, kepemimpinan tidak selalu dimulai dari jabatan formal. Kepemimpinan dapat tumbuh melalui bisnis, komunitas, kampus, organisasi, desa, maupun gagasan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Jangan hanya bermimpi menjadi future leader. Mari bermimpi dan menjalankannya sebagai current leader—pemimpin hari ini.”

Ia berharap seminar tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial. Para peserta diharapkan membawa pulang gagasan, jejaring, keberanian, dan peluang kolaborasi baru.

Negara Harus Siap Menghadapi Tantangan

Selain ekonomi kreatif dan generasi muda, Ibas juga mengingatkan berbagai tantangan yang dihadapi Indonesia, mulai dari bencana alam, perubahan iklim, ketahanan pangan dan energi hingga dinamika geopolitik global.

Ia meminta pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan memperkuat mitigasi serta kesiapsiagaan bencana.

“Negara yang kuat bukan negara yang tidak pernah menghadapi bencana. Negara yang kuat adalah negara yang siap menghadapi bencana dan mampu melindungi rakyatnya.”

Ia menegaskan bahwa berbagai tantangan tersebut tidak boleh membuat Indonesia hanya menjadi penonton.

Indonesia harus mampu mengambil peluang di tengah perubahan dunia dengan memperkuat sumber daya manusia, inovasi, ekonomi kreatif, teknologi, serta partisipasi generasi muda.

Kolaborasi untuk Indonesia Maju

Menutup sambutannya, Wakil Ketua MPR RI menegaskan bahwa Indonesia tidak kekurangan anak pintar, orang kreatif, maupun generasi muda berbakat.

Yang dibutuhkan adalah keberanian untuk bergerak dan berkolaborasi.

“Ketika kreativitas bertemu dengan kebijakan, insyaallah kita akan melahirkan ekosistem. Dan ketika anak muda bertemu kesempatan, kita bisa melahirkan masa depan yang insyaallah akan cemerlang.”

Ia mengajak generasi muda untuk menjadi bagian aktif dari pembangunan Indonesia.

“Mari kita maju, bergerak bersama-sama. Menjadi pemain, pencipta, dan penggerak untuk kemajuan bangsa. Muda berkarya, ekonomi berdaya, Indonesia maju.”

Seminar Kebangsaan Fraksi Partai Demokrat bersama Kementerian Ekonomi Kreatif tersebut menghadirkan Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya serta sejumlah narasumber dari berbagai latar belakang, yakni Prof. Dr. Horas Julius, Guru Besar Ilmu Ekonomi konsentrasi Ekonomi Kreatif Universitas Pasundan; Dr. Dra. Ika Yuni Purnama, M.Hum, Wakil Rektor Institut Kesenian Jakarta sekaligus Senior Interior Designer; Nailul Huda, S.E., M.E, Direktur Ekonomi Digital Center of Economic and Law Studies; Dr. (Cand) Giok Kinski, S.H., LLM, Puteri Indonesia Intelegensia 2023; Eki Puradireja, penyanyi, produser rekaman, dan praktisi industri kreatif; serta Merry Riana. Diskusi tersebut dimoderatori oleh Dede Yusuf.

Kegiatan turut dihadiri sejumlah anggota Fraksi Partai Demokrat DPR RI, di antaranya Marwan Cik Asan, Anton Sukartono Suratto, Dina Lorenza, Zulfikar Suhardi, Iman, Rinto Subekti, Bramantyo Suwondo, Anita, Hillary Brigitta Lasut, dan Fathi.

Seminar tersebut menjadi bagian dari upaya Fraksi Partai Demokrat memperkuat ruang dialog antara parlemen, pemerintah, pelaku ekonomi kreatif, dan generasi muda untuk mendorong ekosistem ekonomi kreatif yang semakin inklusif dan berkelanjutan.

Tags: Edhie BaskoroEkonomiKreativitas Anak Muda
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

BSI menjadi salah satu dari dua bank yang ditunjuk Presiden Prabowo untuk buatkan rekening bank warga RI (Instagram @jabodetabek24info)
Nasional

BSI Siap Jalankan Perintah Prabowo: Saldo Rp 50 Ribu Utuh Diterima Masyarakat, Bebas Biaya Admin Bulanan

by Feri Spt
10 September 2026

Suaranusantara.com- PT Bank Syariah Indonesia (BSI) Tbk menyatakan kesiapannya...

Presiden Prabowo minta BRI-BSI persiapkan pembukaan rekening bank warga RI (Instagram @sahamtalk)
Nasional

Prabowo Perintahkan BRI-BSI Buatkan Rekening Warga RI, Kalau yang Sudah Punya Gimana? Begini Penjelasan Airlangga

by Feri Spt
10 September 2026

Suaranusantara.com- Presiden Prabowo Subianto pada Senin 7 September 2026...

Affandi Eka Putra

Polri Dukung RUU Perampasan Aset Disahkan Desember 2026: Diharapkan Beri Efek Jera Koruptor

10 September 2026
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa bicara soal potensi lonjakan harga minyak (Instagram @menkeuri)

Eskalasi Geopolitik, Purbaya Wanti-wanti Potensi Lonjakan Harga Minyak 2027

10 September 2026
Menkeu Purbaya angkat bicara soal pembukaan rekening bank warga RI pakai APBN (Instagram @menkeuri)

Airlangga Ungkap Dana Pembuatan Rekening Bank Warga RI Bersumber dari APBN: Butuh Anggaran Rp 11 Triliun

10 September 2026
Menkeu Purbaya angkat bicara soal pembukaan rekening bank warga RI pakai APBN (Instagram @menkeuri)

Prabowo Minta Bukakan Rekening Bank Warga RI Pakai Duit APBN, Purbaya Angkat Bicara

10 September 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

No Content Available

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Andreas Hugo Pareira Minta Revisi UU HAM Tetap Jaga Kemandirian Komnas HAM

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

BERITA TERKINI

Edhie Baskoro: Kreativitas Anak Muda Harus Jadi Kekuatan Ekonomi Indonesia
Nasional

Edhie Baskoro: Kreativitas Anak Muda Harus Jadi Kekuatan Ekonomi Indonesia

by snc4
10 September 2026

Suaranusantara.com — Wakil Ketua MPR RI sekaligus Ketua Fraksi Partai Demokrat DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono (iBas) mengajak...

Cek bansos cuma dari hp (Instagram @pusatdatinkesos)

Bansos September 2026 Cair, Coba Cek Ada Nama Kamu Nggak Begini Caranya

10 September 2026
Presiden Prabowo Subianto hadiri acara HUT ke 25 Partai Demokrat, Rabu 9 September 2026 (Instagram @sekretariat.kabinet)

Prabowo Puji Sikap Partai Demokrat: Tak Berkuasa, Tidak Mencaci Maki

10 September 2026
Presiden Prabowo Subianto menanggapi pidato AHY di momen puncak perayaan HUT ke 25 Partai Demokrat, Rabu 9 September 2026 (Instagram @sekretariat.kabinet)

Prabowo Akui Pidato Politik AHY Bernuansa Kritik Pemerintahan: Terimakasih Atas Koreksinya

10 September 2026
Momen Presiden Prabowo Subianto bersalaman dengan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono saat puncak perayaan HUT ke 25 Partai Demokrat (Instagram @sekretariat.kabinet)

Kelakar Prabowo di Hadapan SBY: Satu Angkatan, Beliau Taruna Terbaik tapi Saya Taruna yang Bisa Diperbaiki

10 September 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com