Suara Nusantara
Advertisement
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks
No Result
View All Result
  • Login
Suara Nusantara
Home Nasional

Antusias Presiden Korsel Dengarkan Kisah Bung Karno dari Anak dan Cucunya

Suara Nusantara by Suara Nusantara
10 November 2022
in Nasional
Reading Time: 3 mins read
A A
2
SHARES
16
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

SuaraNusantara.com – Ketua DPR RI Puan Maharani bertemu dengan Presiden Korea Selatan, Yoon Suk-yeol. Ia datang bersama Presiden ke -5 RI Megawati Soekarnoputri.

Puan dan Megawati diterima Presiden Yoon Suk-yeol di Istana Kepresidenan Korea Selatan atau Blue House yang terletak di Seoul, Kamis (10/11/2022). Megawati sendiri menjadi salah satu tokoh yang diundang saat pelantikan Yoon Suk-yeol sebagai Presiden Korea Selatan bulan Mei lalu.

“Annyeonghaseyo, terima kasih atas sambutan hangat bapak Presiden Yoon Suk-yeol, yang telah menerima kunjungan saya di Seoul,” kata Puan dalam pertemuan.

BACAJUGA

Kemesraan Prabowo dan Megawati Gandengan Tangan, Pengamat Perkirakan Berujung Koalisi 2029

Prabowo Gandeng Mesra Tangan Megawati, Adi Prayitno: Hubungan Melampaui Urusan Persaingan Politik

Perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu pun lalu menyampaikan belasungkawanya atas Tragedi Itaewon yang menewaskan 156 orang. Sebelum bertemu Presiden Yoon, Puan baru saja mengunjungi lokasi Tragedi Itaewon untuk memberi penghormatan kepada korban dengan memanjatkan doa dan meletakkan bunga.
 
“Saya berharap pertemuan ini dapat menjadi momentum yang tepat bagi kita untuk memperkuat kerja sama Indonesia dengan Republik Korea,” tuturnya.
 
Menurut Puan, hubungan diplomatik Indonesia dan Korea Selatan yang sudah terjalin sejak tahun 1973 harus semakin ditingkatkan. Hubungan bilateral kedua negara pun telah memasuki babak baru sejak November 2017, melalui Joint Vision Statement for Co-Prosperity and Peace di mana kedua pemimpin negara sepakat untuk meningkatkan status kemitraan menjadi special strategic partnership.
 
“Kerjasama antar parlemen Indonesia dan Korea Selatan juga perlu terus dikembangkan agar tidak tertinggal dari yang dilakukan pemerintah dan pihak swasta. Hubungan kedua negara akan semakin solid jika terdapat hubungan erat antar parlemen kedua negara,” ujar Puan.
 
Lebih lanjut, Puan mendorong agar Indonesia dan Korea Selatan terus memperkuat kerja sama dalam menghadapi tantangan global. Khususnya dalam isu perdamaian, tingginya inflasi, tingginya harga energi dan pangan, perubahan iklim, mengatasi pandemi, dan lain-lain.
 
“Saya juga mengapresiasi pada awal Covid-19 pemerintah dan rakyat Korea Selatan telah membantu Indonesia berupa obat-obatan, hingga peralatan medis,” sebutnya.

Puan lantas mendorong agar dilakukan pengembangan people-to-people contact penting dalam mendukung kerja sama kedua negara yang lebih kokoh. Sebab hubungan pemerintah disebut dapat mengalami pasang surut, namun kerjasama antar negara dapat berlangsung solid jika terdapat hubungan erat antar masyarakatnya.

“Saya berharap pemerintah Korea dapat memberikan kemudahan visa masuk bagi WNI yang akan berkunjung ke Korea. Tingginya intensitas hubungan kedua negara menyebabkan banyaknya kunjungan WNI ke Korea,” ungkap Puan.

Pertemuan tersebut juga membahas soal hubungan ekonomi, pertahanan, hingga pendidikan antara Indonesia dengan Korea Selatan. Puan mengapresiasi peningkatan tren perdagangan kedua negara di tahun 2021 yang mencapai USD 18 miliar di mana investasi Korea di Indonesia juga tumbuh dua kali lipat.
 
Puan berharap nilai perdagangan dan investasi Korea Selatan di Indonesia tahun 2022 akan tumbuh lebih besar yang ditunjang oleh tingginya angka pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III 2022 lalu sebesar 5,72%. Untuk itu, Puan mendorong implementasi konkret dari IK-CEPA agar dapat menciptakan kesejahteraan rakyat kedua negara.

Beberapa perkembangan hubungan ekonomi kedua negara lainnya yang turut dibahas dalam pertemuan seperti investasi Korea dalam pengembangan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara yang akan menyerap banyak tenaga kerja. Puan juga menyinggung soal investasi strategis industri mobil listrik dan baterai.
 
“Saya harapkan kerja sama bidang mobil listrik akan berkontribusi untuk penanganan perubahan iklim. Ke depan diharapkan dapat dilakukan kerja sama riset dan pengembangan ekosistem kendaraan listrik tersebut,” ujar mantan Menko PMK
 
Ditambahkannya, Indonesia dan Korea Selatan perlu juga menjajaki lebih banyak kerja sama pendidikan. Apalagi, kata Puan, jumlah pelajar Indonesia di Korea Selatan yang baru hanya 2.000 orang saja masih kecil dibandingkan pelajar negara Asia lain di negeri ginseng tersebut.
 
Sementara itu beberapa bidang riset yang dapat dikerjasamakan oleh kedua negara antara lain Green Economy, Blue Economy, Technology and Medical Device, Penerapan Technology, dan science, technology, engineering, dan mathematics (STEM).
 
Sama seperti yang disampaikan ketika melakukan pertemuan bilateral dengan Ketua Majelis Nasional Korea Selatan Kim Jin-pyo, Puan meminta Presiden Yoon memberi perhatian lebih terhadap sekitar 39.000 warga Indonesia yang berada di Korea Selatan.

“Mohon perhatian dan dukungan bapak Presiden Yoon Suk-yeol terhadap para WNI di Korea Selatan, agar mereka dapat beraktivitas dengan baik, dan hak-haknya terjamin,” ucapnya.

 
Puan berharap  Indonesia dan Korea dapat terus menjalin kerja sama yang berguna bagi kemakmuran rakyat kedua negara.

“Momentum tahun 2023 sebagai peringatan 50 tahun hubungan Korea-Indonesia perlu untuk dimaknai dengan kerja sama konkret yang bermanfaat bagi kesejahteraan rakyat kedua negara. Terima kasih, kamsahamnida,” sambung Puan.

Hal senada juga disampaikan oleh Presiden Yoon Suk-yeol. Ia berharap hubungan kerja sama Indonesia dan Korea Selatan yang sudah terjalin sejak 50 tahun lalu harus terus ditingkatkan.

Pertemuan Puan dan Megawati bersama Presiden Yoon sebemarnya dijadwalkan hanya berlangsung 30 menit. Namun karena pembicaraan hangat yang akrab, pertemuan menjadi semakin lama hingga mencapai lebih dari satu jam.

“Pembicaraan bukan hanya tentang masalah kenegaraan saja tapi juga soal keluarga masing-masing. Berbagai persoalan internasional pun ikut dibahas dalam pertemuan Ibu Puan, Ibu Megawati, dan Presiden Yoon,” jelas Dubes RI untuk Korea Selatan, Gandi Sulistiyanto yang ikut hadir dalam pertemuan.

Menurut Gandi, Presiden Yoon sangat antusias mendengarkan kisah-kisah tentang Bung Karno, khususnya mengenai hubungan Presiden Pertama RI itu dengan Bangsa Korea. Bung Karno memang menjadi tokoh yang cukup dihormati, baik oleh Korea Selatan maupun Korea Utara. Hubungan erat Bung Karno dengan Korea berlanjut sampai ke Megawati dan Puan.

“Kepada Presiden Yoon, Ibu Mega mengutip pesan Bung Karno yang mengatakan bangsa Asia sebenarnya lebih kaya dari bangsa lain dari sisi sumber daya alam (SDA) dan sumber daya manusia (SDM), tapi harus bersatu,” terang Gandi. (edw)

Tags: Megawati SoekarnoputriPresiden Korea Selatan Yoon Suk-yeolPuan Maharani
ADVERTISEMENT

BERITA Lainnya

Nasional

Menkes Lapor ke Prabowo: CKG, Penanganan TBC, hingga RSUD Tunjukkan Tren Positif

by Fifi
10 June 2026

Suaranusantara.com - Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemun dengan Menteri...

Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat bicara soal pendidikan di Indonesia
Nasional

Lestari Moerdijat: Sistem Ketenagalistrikan Handal Penopang Stabilitas Ekonomi dan Ketahanan Nasional

by snc4
10 June 2026

Suaranusantara.com- Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan bahwa...

Doktif menggelar konferensi pers mengenai kasus Richard Lee di Jakarta pada Selasa, 9 Juni 2026 (suaranusantara.com)

Dibalik Proses Hukum, Doktif Menyoroti Penampilan Richard Lee yang Menggunakaan Wig

10 June 2026
Mahfud MD soroti soal Nanik S Deyang yang belum diperiksa Kejagung (Instagram @terusterangmedia)

Mahfud MD Minta Kejagung Jelaskan Soal Belum Periksa Nanik S Deyang Terkait Korupsi MBG

10 June 2026

Mahfud MD Desak Kejagung Turut Periksa Nanik S Deyang Terkait Korupsi MBG

10 June 2026
Chatib Basri bertemu Presiden RI Prabowo Subianto di Istana, Jakarta pada Selasa 9 Juni 2026 (Instagram @chatibbasri)

Chatib Basri Angkat Bicara Soal Diisukan Jadi Menkeu Gantikan Purbaya

10 June 2026

Discussion about this post

POPULER MINGGU INI

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani tanggapi soal kebijakan WFH (Instagram @shibtawidjajakamdani)

Begini Kata Pengusaha Soal Opsi WFH Demi Hemat BBM Imbas Perang Timur Tengah

3 months ago
Rupiah Melemah, Dolar AS Kuat (Dok ilustrasi)

Rupiah Menguat Tipis di Tengah Ketegangan Timur Tengah dan Menjelang RDG BI

3 months ago
Salah satu twibbon Lebaran 2026 (twibbonize.com)

Idulfitri 1447 H Segera Tiba, Berikut Link Twibbon Lebaran 2026 Download Gratis Langsung Pejeng Status di Medsos

3 months ago
Presiden ke 7 RI Joko Widodo atau Jokowi dikabarkan jadi Dewan Pembina PSI (instagram @yusufmuhammad)

Lama Tak Terlihat, Begini Kondisi Terbaru Jokowi

11 months ago
Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

Komisi III DPR RI Soroti Serangan Air Keras terhadap Aktivis HAM Andrie Yunus

3 months ago

TOPIK: PEMILU 2024

PDIP Menang Pemilu Tiga Kali Beruntun, Tapi Citra Publik Menurun?

Rekomendasi Rakernas V PDI Perjuangan: Penyalahgunaan Kekuasaan Jadi Biang Kerok Pemilu 2024 Terburuk Sepanjang Sejarah Indonesia

Ketua KPU RI di Laporkan ke DKPP; Lakukan Pelanggaran Kode Etik dengan Cara Merayu sampai Buat Asusila

Djarot Sebut PDIP Akan Layangkan Gugatan Pemilu 2024 ke PTUN

450 ASN di Laporkan ke Bawaslu Atas Dugaan Pelanggaran Netralitas Pemilu 2024

PILIHAN EDITOR

Andreas Hugo Pareira Minta Revisi UU HAM Tetap Jaga Kemandirian Komnas HAM

Pertahankan Hasil Disertasinya, Marinus Gea Tegaskan ESG Bukan Beban, tapi Sumber Nilai Perusahaan

Bocoran Terbaru Samsung Galaxy S26 Ultra: Pengisian Daya Lebih Cepat, Lebih Cerdas?

Soal Kasus Pandji, Marinus Gea: Demokrasi Tak Boleh Kalah oleh Rasa Tersinggung

Marinus Gea Tanggapi Temuan KPAI: Dugaan Pelecehan oleh Polisi Harus Diusut Tuntas

BERITA TERKINI

Arsenal
Olahraga

Siap Tikung Rival, Arteta Dorong Arsenal Tebus Sandro Tonali Rp1,9 Triliun!

by snc 14
10 June 2026

Suaranusantara.com - Setelah sukses menyudahi puasa gelar Liga Inggris yang berlangsung selama 22 tahun, Arsenal sama sekali...

Inggris vs Kosta Rika

Prediksi Inggris vs Kosta Rika: Kembalinya Kekuatan Utama The Three Lions!

10 June 2026
Portugal vs Nigeria

Prediksi Portugal vs Nigeria: Selecao Tanpa Ronaldo Sejak Menit Awal?

10 June 2026
MD Pictures bersama Umbara Brothers Film menggelar konferensi pers di Grand Indonesia, Jakarta pada Selasa, 9 Juni 2026 (suaranusantara.com)

MD Pictures Rilis Final Poster dan Trailer ‘402 Rumah Sakit Angker Korea’, Ketika Mistis Lokal Meneror Koridor Dunia

10 June 2026
Presiden RI Prabowo bertolak ke Lampung, Rabu pagi 10 Juni 2026 (Instagram @presidenrepublikindonesia)

Bertolak ke Lampung Rabu Pagi, Prabowo Resmikan RSUD dan Hadiri Munas HIPMI

10 June 2026
Load More

Subscribe to our newsletter

Footer-Suara-Nusantara-Logo

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

  • Disclaimer
  • Karier
  • Kode Etik
  • Info Iklan
  • Pedoman Pemberitaan Media Siber
  • Tentang Kami
  • UU Pers

PLATFORM LAINNYA

  • marinus gea
  • storia studio
  • marinus-gea-logo
  • morege

IKUTI KAMI

© 2022 Suara Nusantara. All rights reserved.

 

Welcome Back!

Sign In with Google
OR

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Login
  • Politik
  • Olahraga
  • Daerah
  • Nasional
  • Entertainment
  • Teknologi
  • Otomotif
  • Lainnya
    • Lifestyle
    • Internasional
    • Pendidikan
    • Wisata
    • Indeks

SuaraNusantara.com menerapkan jurnalisme sesuai kaidah jurnalistik dan asas kemanusiaan agar berita disajikan tidak saja objektif dan bermakna, melainkan juga mampu membangkitkan optimisme dan perilaku positif para pembaca.

©2025 SuaraNusantara.com