Suaranusantara.com – Pasca kabar memfasilitasi dan mendorong pertemuan Prabowo Subianto dengan Relawan Joko Widodo, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka mulai mendapat serangan dari Relawan Ganjar Pranowo. Gibran dituduh sebagai pemberontak karena disebut mendukung Prabowo Subianto dan mengabaikan instruksi ketua umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.
Dilihat dari akun Twitter @hennydya_l, Relawan Ganjar Pranowo ini menyebut Gibran telah melakukan sebuah tindakan yang menggembosi PDI Perjuangan dan hanya mengutamakan popularitas dirinya semata.
“Anak-anak Pak @jokowi ini jiwa pemberontaknya tinggi baru jadi walikota saja si @gibran_tweet
Sudah manuver kasar demi popularitas dia kami relawan Ganjar yang berdarah-darah 2 tahun dikencingin sama bocah baru kemarin sore Gembosin @PDI_Perjuangan dari dalam,” tulisnya.
Cuitan ini adalah respon dari pernyataan Ketua Dewan Pengurus Cabang PDI Perjuangan Solo, FX Hadi Rudyatmo yang menuduh adanya pengkhianatan dari dalam tubuh partainya. Isu yang beredar mengatakan bahwa salah satu aksi pengkhianatan dari dalam tersebut diduga terkait dukungan Relawan Jokowi yang digeser kepada Prabowo Subianto.
“Siapa yang mengkhianati Ibu Ketua Umum, siapa yang lahir dari rahim PDI Perjuangan, mengkhianati beliau, Tuhan akan melaknat beliau, setuju?,” ungkap Rudy dalam video yang beredar.
Gibran yang membaca cercaan tersebut hanya bisa meminta maaf. Masih belum jelas maksud permintaan maaf Gibran, apakah mengkonfirmasi tuduhan atau karena telah membuat relawan Ganjar Pranowo berprasangka buruk.
“Ya pak, maaf saya salah,” balasnya.(ADT)


















Discussion about this post