Suaranusantara.com – Jelang tahun politik Pemilu 2024, agenda penokohan kandidat calon presiden (Capres) dan calon wakil presiden (Cawapres) kepada masyarakat kian massif. Lembaga survei pun cukup sering mealporkan hasil survei terkait suara pemilih.
Terbaru, Litbang Kompas melakukan survei dan mencatat munculnya perubahan arah dukungan pemilih Joko Widodo dan Ma’ruf Amin pada Pemilu 2019 kepada tokoh nasional yang digadang-gadang menjadi kandidat terkuat capres 2024, yaitu Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto.
Secara kasat mata, mayoritas pendukung Jokowi yang berhimpun dalam organisasi relawan memiliki kecenderungan mendukung Ganjar Pranowo. Meski demikian, pada periode survei yang dilakukan bulan Januari 2023, pemilih Jokowi yang mendukung Prabowo Subianto sebanyak 21%, kemudian pada survei bulan Mei 2023 meningkat menjadi 26,2%.
Sementara untuk Ganjar Pranowo, dari yang awalnya 61% pada survei bulan Januari 2023, kini turun menjadi 56,3% di survei Litbang Kompas bulan Mei 2023.
“Aliran suara dari pemilih Jokowi yang semakin besar kepada Prabowo Subianto bisa menjadi ancaman cukup serius bagi posisi Ganjar pada hari-hari mendatang,” demikian dikutip dari Kompas.id, Rabu (24/5/2023).
Selain itu, berdasarkan catatan survei Litbang Kompas terkait suara pemilih untuk pasangan Prabowo-Sandiaga Uno pada Pemilu Presiden 2019 cenderung menyebar kepada Anies dan Prabowo Subianto serta Ganjar Pranowo untuk pemilu 2024 mendatang.
Berikut ini rincian perolehan suara berdasarkan survei Litbang Kompas periode bulan Mei 2023 :
Arah suara pemilih Jokowi-Ma’ruf Amin pada Pemilu 2019
a.Ganjar Pranowo = 56,3%
b.Prabowo Subianto = 26,2%
Arah suara pemilih Prabowo-Sandiaga Uno Amin pada Pemilu 2019
a.Ganjar Pranowo = 9,4%
b.Prabowo Subianto = 54%
c.Anies Baswedan = 36,6%
Survei Litbang Kompas ini dilakukan terhadap 1.200 responden dari 38 provinsi se-Indonesia selama periode 29 April sampai 10 Mei 2023. Metode yang digunakan dalam survei nasional ini adalah pencuplikan sistematis bertingkat, dengan tingkat kepercayaan 95%.
Diketahui margin of error dari survei ini lebih kurang 2,83% dalam kondisi penarikan sampel acak sederhana sehingga kesalahan diluar pemilihan sampel dimungkinkan terjadi.(ADT)


















Discussion about this post