Suaranusantara.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi membuka acara Papua Street Carnival pada hari Jumat (7/7). Festival ini akan menampilkan karya-karya dari anggota Papua Youth Creative Hub (PYCH), sebuah kelompok pemuda kreatif di Papua.
Jokowi telah melihat sejumlah produk yang telah dibuat oleh pemuda di PYCH, termasuk kopi, ikan asap, dan produk fashion. Menurut Jokowi, para pemuda di Papua telah membuat kemajuan yang signifikan dalam bidang kreativitas. Ia memberikan pujian atas desain-desain yang sangat baik dan pengemasan produk yang terbaik.
“Betul-betul lompatannya kelihatan sekali. Desain-desain sangat bagus, dikemas dalam kemasan yang brandnya didesain dengan sangat baik,” kata Jokowi dalam saluran resmi Sekretariat Presiden, Jumat (7/7).
Tidak hanya itu, Jokowi juga memberikan apresiasi kepada pemuda di PYCH yang telah berhasil memproduksi ponsel dan laptop. Menurut data dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, PYCH telah berhasil menjual lebih dari 215 unit ponsel dan lebih dari 100 unit laptop.
Presiden RI ke 7 itu melihat pencapaian ini sebagai sebuah lompatan besar, karena produksi tersebut dilakukan di bagian timur Indonesia, yaitu di Tanah Papua.
PYCH sendiri telah diresmikan oleh Jokowi pada bulan Maret 2023. Ia menyadari pentingnya infrastruktur seperti ini untuk mendukung bonus demografi yang diperkirakan akan terjadi pada tahun 2035.
Bonus demografi tersebut telah terjadi di Papua, dengan sekitar 2,6 juta orang atau sekitar 60% dari penduduk Papua dan Papua Barat adalah generasi muda. Oleh karena itu, Jokowi mengundang 23 pemuda dari Papua untuk bertemu di Istana Merdeka pada tahun 2022. Pertemuan tersebut bertujuan untuk membahas pemberdayaan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di Papua.
“Bonus demografi ini memerlukan wadah, memerlukan kesempatan kerja, memerlukan peluang kerja, dan jangan berpikir semua ingin jadi Pegawai Negeri Sipil,” kata Presiden Jokowi dalam saluran resmi Sekretariat Presiden, Selasa (21/3).
Berdasarkan data dari Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri, jumlah penduduk Indonesia mencapai 275,36 juta jiwa pada bulan Juni 2022.
Dari jumlah tersebut, sekitar 190,83 juta jiwa atau sekitar 69,3% merupakan usia produktif (15-64 tahun), sementara 84,53 juta jiwa atau sekitar 30,7% merupakan usia tidak produktif. Terdapat sekitar 67,16 juta jiwa (24,39%) penduduk usia belum produktif (0-14 tahun), dan sekitar 17,38 juta jiwa (6,31%) merupakan kelompok usia yang sudah tidak produktif (65 tahun ke atas).(KML)


















Discussion about this post