Suaranusantara.com – Surya Paloh telah memberikan klarifikasi terkait pernyataannya yang beredar di media online mengenai rencananya membubarkan Partai NasDem jika ada kader yang terlibat dalam tindakan korupsi.
Dalam klarifikasinya, Surya Paloh membantah bahwa pesan tersebut bermakna bahwa partai NasDem akan dibubarkan. Surya Paloh menegaskan bahwa pesannya bukan untuk membubarkan partai NasDem.
Menurutnya, tidaklah masuk akal jika seorang ketua umum partai menyatakan bahwa partai akan dibubarkan jika ada kader yang terlibat dalam tindakan korupsi.
Baca Juga :Â Kaesang Ketum PSI, NasDem: Kurang Pantas
“Engak demikian miningnya, gak ada lebih tolol ketua umum partai menyatakan kalau ada kader partai yang korupsi partai dibubarkan, bodoh dia” ujar Surya Paloh di Kantor DPP Nasdem, Kamis 5 Oktober 2023.
Lebih lanjut, Surya Paloh menjelaskan bahwa pesan sejati dari pernyataannya adalah semangat untuk melawan korupsi. Ia menekankan pentingnya semangat dan tekad untuk menentang korupsi dalam semua bentuknya. Menurutnya, tidak ada alasan bagi kader partai untuk terlibat dalam perbuatan yang tercela seperti korupsi.
Surya Paloh juga menyoroti fakta bahwa tidak ada jaminan bahwa semua kader partai akan berperilaku sesuai dengan nilai-nilai yang dipegang oleh partai.
Baca Juga :Â Politikus Nasdem Ragu Anies Jadi Capres di Pilpres 2024
Terkadang, kata Surya Paloh, mungkin ada individu yang menyusup ke dalam partai dengan motif yang tidak tepat. Dengan klarifikasinya ini, Surya Paloh ingin menegaskan bahwa semangat untuk melawan korupsi tetap menjadi fokus utama, dan partai NasDem akan terus berjuang untuk memegang teguh nilai-nilai tersebut, meskipun tidak ada jaminan bahwa semua individu akan selalu berperilaku sesuai dengan harapan.(red)

















Discussion about this post