SuaraNusantara.com-Presiden Joko Widodo mengajak para CEO perusahaan untuk segera berinvestasi di kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). IKN merupakan proyek besar yang sedang dibangun di Indonesia dan telah menarik perhatian banyak pihak.
Jokowi menekankan bahwa harga tanah di kawasan IKN saat ini masih tergolong terjangkau, yaitu di bawah Rp 1 juta per meter persegi. Namun, ia juga memperingatkan bahwa harga tanah tersebut mungkin akan segera naik seiring dengan berlanjutnya pembangunan IKN.
“Harga tanah di sini masih di bawah Rp 1 juta. Tapi mungkin ini minggu depan sudah naik. Karena memang harganya naik terus. Kalau peminatnya banyak masa dijual murah?” ujar Jokowi dalam acara Kompas 100 CEO Forum di IKN.
Baca Juga:Â Presiden Jokowi Rem Investasi Asing demi Prioritaskan Investor Lokal di IKN
Presiden juga memberikan perbandingan harga tanah di IKN dengan kawasan lain di Jakarta. Harga tanah di Menteng dan SCBD, misalnya, sudah mencapai ratusan juta per meter persegi. Di Kota Balikpapan yang berdekatan dengan IKN, harga tanah telah mencapai puluhan juta per meter.
Selain itu, Presiden menegaskan bahwa IKN tidak akan sepenuhnya selesai dibangun pada tahun 2024, seperti yang banyak orang kira. Yang pasti akan selesai pada tahun tersebut adalah lokasi upacara HUT RI pada 17 Agustus 2024. Pembangunan IKN membutuhkan waktu yang lebih lama, dan Jokowi ingin menghindari miskomunikasi terkait hal ini.
Baca Juga:Â Menteri Investasi, Bahlil Lahadalia : Investasi di Pulau Rempang Akan Tingkatkan Kesejahteraan
Namun, Jokowi optimis bahwa pembangunan IKN dapat lebih cepat selesai jika sektor swasta ikut mempercepat penanaman investasi di kawasan tersebut. Ia mendesak para CEO perusahaan untuk berperan aktif dalam mendukung pembangunan IKN sebagai salah satu proyek strategis Indonesia.


















Discussion about this post